Manajemen Risiko Tingginya Kasus Stres Akademik

Main Article Content

Zanuba Arifah
Amirah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis literatur terkini mengenai strategi manajemen risiko terhadap stres akademik pada mahasiswa. Melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR), sebanyak 30 artikel yang dianalisis untuk mengidentifikasi penyebab utama stres akademik, dampaknya terhadap kesehatan mental dan fisik, serta bentuk intervensi yang telah diterapkan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa stres akademik disebabkan oleh tekanan akademik yang berat, kurangnya dukungan sosial, kecanduan teknologi, dan manajemen waktu yang buruk. Dampaknya meliputi gangguan tidur, migrain, penurunan performa akademik, hingga perilaku akademik tidak etis. Berbagai strategi telah terbukti efektif menurunkan stres, seperti coping strategy aktif, konseling sebaya, teknik relaksasi, mindfulness, hingga Cognitive Behavioral Therapy (CBT). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan manajemen risiko harus bersifat integratif, melibatkan institusi pendidikan, intervensi psikologis, serta dukungan sosial agar mahasiswa dapat mengelola stres akademik secara optimal.

Article Details

How to Cite
Zanuba Arifah, & Amirah. (2025). Manajemen Risiko Tingginya Kasus Stres Akademik. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, 3(1), 1184–1193. https://doi.org/10.32672/mister.v3i1.4045
Section
Articles

References

Zahwa, F. K., & Hanif, M. (2024). Strategi efektif mengatasi stres akademik melalui manajemen waktu untuk meningkatkan kesehatan mental mahasiswa. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi.

Distina, P. P. (2021). Intervensi mindful breathing untuk mengatasi stres akademik pada remaja sekolah menengah atas. Psychosophia: Journal of Psychology.

Syawalani, A. S., Sihura, S. S. G., & Rizal, A. (2025). Hubungan stres akademik, kecemasan dan lingkungan belajar dengan severitas insomnia pada mahasiswa. Jurnal Intelek Insan Cendikia.

Fariz, A., Fitriana, L. A., & Puspita, A. P. W. (2025). Strategi coping mahasiswa semester akhir dalam menghadapi stres akademik: Studi kasus di Universitas Pendidikan Indonesia. Jurnal Skolastik Keperawatan.

Atalia, L., Ryzar, I. A., Antomi, A., & Faiz, M. (2025). Stres akademik mahasiswa STIE dalam program merdeka belajar. EKOMA: Jurnal Ekonomi dan Manajemen.

Latifah, N. (2023). Analisis stres akademik pada siswa dan penanganannya (Studi kasus di SMA Negeri 8 Maros). Universitas Negeri Makassar.

Ardi, L. A., & Handayani, P. G. (2025). Fenomena stres akademik dalam penyelesaian tugas akhir pada mahasiswa rantau. Jurnal Konseling Indonesia.

Zar, S. A., & Suryaratri, R. D. (2025). Stres akademik dan solusinya: Tinjauan naratif coping strategy pada mahasiswa skripsi. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan.

Kurniawan, M. A. (2025). Mahasiswa bekerja dan dampaknya terhadap stres kerja, aktivitas belajar, dan prestasi akademik. Universitas Islam Raden Rahmat.

Mardiyanti, D., Kurniawati, I., & Timur, W. W. (2024). Penyuluhan psikoedukasi manajemen stres akademik pada siswa di SMK Islam Sudirman, Kabupaten Semarang. Indonesian Journal of Community Psychology.

Sholih, M. G., Mulki, M. A., Sabrina, L. M., & Nugraha, A. T. (2024). Pengaruh stres akademik terhadap manifestasi klinis migrain: Pendekatan terbaru dalam diagnosis. JCPS (Journal of Current Psychology Studies).

Rahayu, E. W., & Djabbar, M. E. A. (2019). Peran resiliensi terhadap stres akademik siswa SMA. Prosiding Temilnas XI IPPI.

Sumiyarini, R., & Yuliyani, A. (2022). Kecanduan smartphone dan stres akademik di masa pandemi: Sebuah studi potong lintang. Smart Society Empowerment Journal.

Tristiananda, S. (2024). Hubungan tingkat stres akademik terhadap kejadian keputihan (Studi observasional terhadap mahasiswi). Universitas Islam Sultan Agung.

Ni’matuzahroh, N. (2016). Terapi spiritual emotional freedom technique (SEFT) untuk menurunkan tingkat stres akademik pada siswa menengah atas di pondok pesantren. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan.

Sidqi, M. H., Nurdiansah, I. D., & Darmawan, D. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi prokrastinasi akademik mahasiswa: Kejenuhan, kecanduan media sosial, dan stres akademik. Fondatia.

Ramadhani, I. R. (2022). Hubungan antara stres akademik dengan emotional eating pada mahasiswa. Universitas Airlangga.

Fibria, A. Y. (2022). Analisis faktor penyebab stres akademik di kalangan mahasiswa terkait pembelajaran daring: Literature review. STIKES Hang Tuah Surabaya.

Soraya, F. (2020). Pengaruh penyesuaian diri, prokrastinasi akademik, dukungan sosial, dan faktor demografi terhadap stres akademik pada mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah. UIN Jakarta.

Ilmi, Z. F. (2024). Gambaran tingkat stres akademik siswa Gen Z (Penelitian di Kelas X SMK 1 PGRI Salatiga). Universitas PGRI Semarang.

Susanti, A., & Nuraini, I. (2023). Efektivitas peer counseling terhadap penurunan stres akademik pada remaja. Jurnal Bimbingan Konseling.

Hartono, B. (2023). Stres akademik dan hubungannya dengan self-regulated learning pada mahasiswa. Jurnal Pendidikan Psikologi.

Isnaini, N. (2024). Pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap stres akademik mahasiswa keperawatan. Jurnal Keperawatan Indonesia.

Rahmi, M., & Yuliana, S. (2023). Penerapan CBT dalam mengurangi stres akademik pada mahasiswa psikologi. Jurnal Psikologi Terapan.

Pratiwi, D. A. (2022). Penyebab stres akademik pada mahasiswa kedokteran: Studi kualitatif. Universitas Brawijaya.

Hartoyo, A. P. A. (2025). Stres akademik mahasiswa kedokteran dan implikasinya. Universitas Mataram.

Tanna, A. L., Devi, H. M., & Cita, E. E. (2025). Perbandingan tingkat stres antara mahasiswa baru dengan mahasiswa akhir prodi keperawatan FIKES Unitri. Universitas Tribhuwana Tunggadewi.

Zar, S. A., & Suryaratri, R. D. (2025). Stres akademik dan solusinya: Tinjauan naratif coping strategy pada mahasiswa skripsi. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 5(1), 12–21.

Azzalia, D. C., & Amalia, A. A. (2025). Korelasi tingkat stres akademik dengan kadar kolesterol total mahasiswa TLM tingkat akhir Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta. Jurnal Insan Cendekia, 9(2), 45–53.

Christian, H., & Kartarino, D. (2025). Hubungan tingkat stres dengan intensitas dismenore pada mahasiswa program studi akuntansi Universitas Prima Indonesia. Journal of Syntax Literate, 10(1), 30–37.

Alfidyah, M. (2025). Hubungan pola tidur dengan tingkat stres pada mahasiswa kedokteran. Jurnal Ilmu Kesehatan, 6(1), 22–28.

Firgiawan, C. N., Aryasatya, N., & Ramadan, D. F. (2025). Aplikasi pemetaan kegiatan dan tugas mahasiswa berbasis Android. Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika, 4(1), 55–63.

Sarira, I. M., Hammar, R. K. R., & Lambi, M. (2025). Pengaruh pinjaman online terhadap prestasi kuliah mahasiswa penerima KIP-Kuliah di program studi S1 Manajemen Universitas Caritas Indonesia. Innovative: Journal of Social Research, 3(2), 88–96.

Kusnadi, R., & Aulia, N. (2025). Kecemasan dan gangguan tidur meningkatkan risiko burnout akademik pada mahasiswa keperawatan. Caring: Jurnal Keperawatan Al Ikhlas, 5(2), 40–47.

Yutanti, W. T., & Laferani, Y. (2025). Analisis faktor demografi, sosial, dan status gizi terhadap kecemasan pada mahasiswa kesehatan masyarakat tahun 2025. JUKEJ: Jurnal Kesehatan, 8(1), 18–27.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 > >>