MANAJEMEN PEMBINAAN PRESTASI OLAHRAGA BOLA VOLI DI KLUB VOLLEY PJVC PUNGE JURONG KOTA BANDA ACEH
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen pembinaan prestasi olahraga bola voli dilaksanakan di Klub Volley PJVC Punge Jurong Kota Banda Aceh, yang meliputi aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi pembinaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 1 pengurus klub, 1 pelatih, dan 3 atlet yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan observasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dan untuk data observasi dianalisis dengan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan dilakukan secara terstruktur dan partisipatif; (2) pengorganisasian melibatkan pembagian tugas yang jelas di antara pengurus dan pelatih; (3) pelaksanaan latihan rutin sesuai jadwal dan mencakup aspek teknik, fisik, serta strategi permainan; dan (4) evaluasi dilakukan secara berkala dan digunakan untuk penyusunan program latihan selanjutnya. Hasil observasi menunjukkan bahwa 90% indikator pembinaan terlaksana dengan sangat baik, meskipun terdapat kendala pada keterbatasan fasilitas. Kesimpulannya, manajemen pembinaan di Klub PJVC telah berjalan efektif dan mencerminkan penerapan prinsip manajerial yang baik dalam pembinaan olahraga berbasis komunitas.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Arifin, M. (2022). Evaluasi kinerja pembinaan olahraga: Strategi dan praktik. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 10(2), 134–141. https://doi.org/10.17977/um040v10i2p134
Arikunto, S. (2022). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (Revisi ed.). Jakarta: Rineka Cipta.
Aziz, M. (2022). Modal sosial dan partisipasi komunitas dalam pengembangan olahraga. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 17(1), 45–53. https://doi.org/10.24176/jik.v17i1.5681
Bompa. (1983). Theory and Methodology of Training. Dubuque, Jowa: Kendal/Hunt Publishing Company.
Daryanto, A. (2022). Manajemen organisasi dalam pendidikan dan olahraga. Bandung: Alfabeta.
Harsono, R. (2021). Latihan dan pengembangan kemampuan individu dalam olahraga. Jurnal Keolahragaan, 9(1), 23–31. https://doi.org/10.21831/jk.v9i1.39541
Maghfiroh. (2011). Persepsi Prestasi Pada Anak Terlambat. Skripsi. Fakultas Psikologi. Universitas Islam Negeri Malang.
Maksum. (2007). Sport Development Indeks. Jakarta: PT. Indeks.
Marzuki, A. (2024). Kedisiplinan dan karakter atlet muda dalam proses pembinaan klub. Jurnal Olahraga Prestasi, 8(2), 57–64. https://doi.org/10.31227/osf.io/y73jv
Mulyadi, S. (2021). Manajemen strategi pembinaan olahraga berbasis tujuan. Jurnal Manajemen Olahraga, 5(1), 88–95. https://doi.org/10.26740/jmo.v5n1.p88-95
Nurhayati, R., & Kurniawan, A. (2023). Motivasi intrinsik atlet muda dalam pembinaan klub olahraga. Jurnal Psikologi Olahraga, 7(2), 101–110. https://doi.org/10.21009/jpo.07206
Ristanto, A. (2021). Kendala sarana dan prasarana dalam pengembangan olahraga komunitas. Jurnal Pendidikan Olahraga, 5(2), 97–105. https://doi.org/10.26740/jpo.v5n2.p97-105
Saputra. (2017). Pencegahan Fraud Dalam Pengelolaan Keuangan Desa. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: CV Alfabeta.
Syahrul, M. (2022). Peran pelatih dalam pembinaan karakter dan prestasi atlet usia muda. Jurnal Keolahragaan dan Pendidikan Jasmani, 4(1), 33–40. https://doi.org/10.31004/jk.v4i1.1382
Wibowo, D. (2023). Manajemen pembinaan olahraga komunitas: Antara teori dan praktik. Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan, 11(1), 21–29. https://doi.org/10.26740/jiok.v11n1.p21-29
Winarno, A. (2023). Evaluasi dan penyesuaian program latihan berdasarkan hasil performa atlet. Sport Science Journal, 9(1), 66–75. https://doi.org/10.29313/ssj.v9i1.42052
Yuliani, L. (2025). Model manajemen pembinaan olahraga berbasis komunitas lokal. Jurnal Keolahragaan Indonesia, 13(2), 88–98. https://doi.org/10.26555/jki.v13i2.56289