Dampak Sertifikasi Guru Terhadap Kompetensi Sosial Guru di Sekolah Dasar Negeri Reukih Kabupaten Aceh Besar

Main Article Content

Delia Afifah
Fadhillah
Putry Julia

Abstract

Tujuan  penelitian adalah mengetahui tentang dampak sertifikasi guru terhadap kompetensi sosial guru di SD Negeri Reukih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.Sampel dalam penelitian ini 5 orang guru yang memiliki sertifikasi.Pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara.Hasil observasi menunjukkan kompetensi sosial guru belum berdampak terhadap teman sejawat,dengan nilai baik yakni 70%.Meskipun demikian guru yang tersertifikasi dapat berkomunikasi dengan baik dengan siswa dikelas maupun diluar kelas dengan nilai sangat baik 90%.Hasil wawancara menunjukkan bahwa dampak sertifikasi guru terhadap kompetensi sosial guru di SD Negeri Reukih Kabupaten  Aceh Besar memiliki dampak sangat dominan terhadap guru itu sendiri yakni meningkatkan kualitas guru dalam memahami karakteristik peserta didik,menjalin komunikasi yang baik terhadap siswa,menambah wawasan untuk guru dalam  mengajar serta dapat membimbing guru menjadi tenaga pengajar  yang lebih profesional.

Article Details

How to Cite
Afifah, D., Fadhillah, & Putry Julia. (2024). Dampak Sertifikasi Guru Terhadap Kompetensi Sosial Guru di Sekolah Dasar Negeri Reukih Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Seramoe Education, 1(1), 85–92. https://doi.org/10.32672/jse.v1i1.1156
Section
Articles
Author Biographies

Delia Afifah, Program Studi PGSD FKIP Universitas Serambi Mekkah

Program Studi PGSD FKIP Universitas Serambi Mekkah, Aceh, Indonesia

Fadhillah, Program Studi PGSD FKIP Universitas Serambi Mekkah

Program Studi PGSD FKIP Universitas Serambi Mekkah, Aceh, Indonesia

Putry Julia, Program Studi PGSD FKIP Universitas Serambi Mekkah

Program Studi PGSD FKIP Universitas Serambi Mekkah, Aceh, Indonesia

References

Ahyanuardi, Ahyanuardi, Hambali Hambali, and KrismadinataKrismadinata. 2018. “Pengaruh Kompetensi Pedagogik Dan Profesional Guru Sekolah Menengah Kejuruan Pasca Sertfikasi Terhadap Komitmen Guru Melaksanakan Proses Pembelajaran.” Invotek: Jurnal Inovasi Vokasional Dan Teknologi 18(1):67–74.

Anon. 2014a.“MGMP Sebagai Upaya Meningkatkan Keprofesionalan Guru IPA SMP Kota Pekanbaru.”BPMP Riau.Retrieved October 21, 2023 (https://bpmpriau.kemdikbud.go.id/2014/04/mgmp-sebagai-upaya-meningkatkan-keprofesionalan-guru-ipa-smp-kota-pekanbaru/).

Anwar. (2017). Kepemimpinan Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Angkasa.

Bogdan. (2016). Metode Penelitian Dalam Teori Dan Praktik. Jakarta:: PT. Rineka Cipta.

Dahwadin. (2019). Motivasi dan Pembelajaran Pendidikan . Jawa Tengah: Mangku Bumi Media.

Djamarah, S. B. (2017). Guru Dan Anak Didik Dalam Interaksi Edukatif. Jakarta: Pt Rineka Cipta.

Munawir. (2022). Sertifikasi Profesi Keguruan di Indonesia. Jakarta: Gaung Persada.

Fadhillah, Fadhillah, RugaiyahRugaiyah, Nurhattati Fuad, and Putry Julia. 2019. “Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Berdasarkan System Thinking.” Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan 7(1):1–14.

Kalu, Muhammad Ridwan. 2016. “Kompetensi Pedagogik Dan Profesional Guru Sekolah Dasar Yang Tersertifikasi Pada Pembelajaran Sains.” JSTT 5(3).

Kunanda. (2017). Guru Profesional Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan . Jakarta: Rineka Cipta.

Saroni. (2021). Dampak Sertifikasi Terhadap Kompetensi Sosial Guru. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 38