PERAN PENDIDIKAN DALAM MEMPERSIAPKAN GENERASI UNGGUL DI ERA SOCIETY 5.0
Main Article Content
Abstract
Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam mempersiapkan generasi yang siap menghadapi era Society 5.0, di mana teknologi memainkan peran sentral dalam interaksi manusia. Fokus utama era ini adalah pada nilai-nilai humanisme dalam menangani tantangan sosial dengan menyatukan aspek realitas dan virtual. Dampak Society 5.0 terhadap sistem pendidikan di Indonesia mencakup peluang dan tantangan bagi semua tingkat pendidikan. Peran pendidikan seni juga diperluas hingga pada level makro, mempersiapkan siswa untuk menangani berbagai masalah masyarakat. Revolusi Industri 4.0 dan sejarah pendidikan di Indonesia menjadi konteks penting untuk memahami bagaimana pendidikan berperan dalam pembangunan peradaban bangsa.Pembelajaran adalah inti dari proses pendidikan, yang melibatkan interaksi antara siswa dengan lingkungannya. Pembentukan lingkungan belajar yang baik membantu dalam perkembangan siswa sesuai dengan kebutuhan zaman. Tinjauan literatur menunjukkan pentingnya pendidikan dalam mengajarkan keterampilan yang relevan dengan era Society 5.0, seperti literasi digital, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan berkolaborasi. Selain itu, pendidikan juga berperan dalam membentuk karakter dan nilai-nilai yang diperlukan untuk berkontribusi dalam masyarakat yang semakin kompleks. Secara kesimpulannya, peran pendidikan sangat signifikan dalam menentukan arah masa depan masyarakat di era Society 5.0. Penting bagi pendidik untuk secara proaktif mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran, menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, dan bekerja sama dengan semua pihak terkait untuk memastikan bahwa pendidikan dapat mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang yang muncul di era ini. Dengan demikian, pendidikan memegang peran sentral dalam membentuk masa depan yang cerah dan berkelanjutan bagi masyarakat di era Society 5.0.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Anitah, S. (2007). Strategi pembelajaran. Jakarta: Universitas Terbuka, 1. https://pustaka.ut.ac.id/lib/wp-content/uploads/pdfmk/PKNI4301-M1.pdf
Arfani, L. (2018). Mengurai hakikat pendidikan, belajar dan pembelajaran. Pelita bangsa pelestari Pancasila, 11(2). Retrived from https://pbpp.ejournal.unri.ac.id/index.php/jpb/article/view/5160.
Cahyono, E. A., Sutomo, N., & Hartono, A. (2019). Literatur review; panduan penulisan dan penyusunan. Jurnal Keperawatan, 12(2), 12-12. https://or cid.org/0000-0002-8499-9194.
Fakhrurrazi, F. (2018). Hakikat pembelajaran yang efektif. At-Tafkir, 11(1), 85-99. Retrived from https://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/at/article/view/529.
Hamsah, M., Nurchamidah, N., & Rasimin, R. (2021). Pemikiran Pendidikan Kh Ahmad Dahlan Dan Relevansinya Dengan Dunia Pendidikan Modern. Risâlah, Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 7(2), 378-390. DOI: https://doi.org/10.31943/jurnal_risalah.v7i2.198
Hermawan, I., Supiana, S., & Zakiah, Q. Y. (2020). Kebijakan Pengembangan Guru Di Era Society 5.0. JIEMAN: Journal of Islamic Educational Management, 2(2), 117-136. Doi https://doi.org/10.35719/jieman.v2i2.33.
Ibrahim, R. (2014). Eksistensi pesantren Salaf di tengah arus pendidikan modern. Analisa Journal of Social Science and Religion, 21(2), 253-263. https://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=3035696&val=27512&title=Eksistensi%20Pesantren%20Salaf%20di%20Tengah%20Arus%20Pendidikan%20Modern
Kahar, M. I., Cika, H., Afni, N., & Wahyuningsih, N. E. (2021). Pendidikan Era Revolusi Industri 4.0 Menuju Era Society 5.0 Di Masa Pandemi Covid 19. Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, 2(1), 58-78.DOI: https://doi.org/10.24239/moderasi.Vol2.Iss1.40
Kurniawan, N. A., & Aiman, U. (2020, October). Paradigma Pendidikan Inklusi Era Society 5.0. In Prosiding Seminar Dan Diskusi Pendidikan Dasar.https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/psdpd/article/view/17736
Sabri, I. (2019). Peran pendidikan seni di era society 5.0 untuk revolusi Industri 4.0. In Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana (Vol. 2, No. 1, pp. 342-347). file:///C:/Users/range/Downloads/editorsnpasca,+7.+Artikel_Indar+Sabri_342-347%20(6).pdf
Soesana, A., Widyastuti, A., Subakti, H., Susanti, S. S., Brata, D. P. N., Walukow, D. S., ... & Simarmata, J. (2022). Pengembangan Media Pembelajaran di Era Society 5.0. Yayasan Kita Menulis. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=CgiKEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=related:bgOEcRWCgEwJ:scholar.google.com/&ots=qhWE4pbNj1&sig=-8eh30qgSpaqwevHk6AIBBBzPK4&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false
Suherman, E. (2007). Hakikat 13(1). http://amikjtc.com/jurnal/in pembelajaran. Educare. Retrived from http://jurnal.fkip.unla.ac.id/index.php/educare/article/view/44
Ridwan, M., Suhar, A. M., Ulum, B., & Muhammad, F. (2021). Pentingnya penerapan literature review pada penelitian Ilmiah. Jurnal 51. Doi https://doi.org/10.36339/jmas.v2i1.427. masohi, 2(1), 42
Rohani, R. (2020). Media pembelajaran. http://repository.uinsu.ac.id/17641/1/Diktat%20Media%20Pembelajaran%20Naik%20Pangkat.pdf