https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/issue/feed Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2026-05-31T04:55:05+07:00 Dedi Sufriadi dedisufriadi@gmail.com Open Journal Systems <h2 class="featurette-heading">Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN)</h2> <p> </p> <p><strong><em>"</em><em>Berdaya melalui Abdi, Merdeka dalam Publikasi"</em></strong> sebagai platform bagi para pengabdi, peneliti, praktisi, dan akademisi untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil layanan yang berkontribusi terhadap pengembangan masyarakat di Indonesia. Berisi hasil-hasil kegiatan <strong>pengabdian dan pemberdayaan masyarakat</strong> berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.</p> <p><strong><u>Jurnal AMPOEN</u></strong> diterbitkan selama 3 (<sup>tiga</sup>) kali dalam setahun. Diterbitkan oleh Universitas Serambi Mekkah Aceh.</p> <p>Silahkan masukkan artikel anda dengan Klik <a title="Register jurnal AMPOEN" href="https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/user/register"><strong>REGISTER</strong></a> bagi yang belum pernah submit atau <strong><a title="Klik untuk Submit Artikel" href="https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/about/submissions" target="_blank" rel="noopener">SUBMIT</a></strong> bagi yang sudah pernah dan/atau unduh <a title="Download Template Jurnal AMPOEN" href="https://drive.google.com/drive/folders/10gnFogsQf4M9mrHOjXYr5ERRW0OvEbfb" target="_blank" rel="noopener"><strong>ARTICLE TEMPLATE</strong></a> untuk menyesuaikan artikel anda dengan template jurnal.</p> https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/article/view/4290 MENYEBARKAN NILAI KESABARAN DALAM TAKZIAH: MENGUATKAN HATI DI TENGAH UJIAN KEHILANGAN 2026-04-27T22:24:40+07:00 Fuad Nur fuadnur85@uho.ac.id <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk ceramah takziah di kediaman keluarga yang berduka di Desa Pinaesaan, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Kegiatan ini bertujuan menginternalisasikan nilai-nilai Islam dalam tradisi takziah sekaligus memberikan penguatan iman dan dukungan spiritual bagi keluarga yang ditinggalkan. Pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahap: persiapan, ceramah takziah, dan evaluasi kualitatif. Materi ceramah menekankan tiga nilai utama, yakni takziah (menghibur dan menyabarkan), tazkirah (peringatan dan muhasabah diri), serta ukhuwah (solidaritas dan persaudaraan), disertai panduan praktis menghadapi ujian kehilangan secara Islami. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif para hadirin yang terdorong menjadikan tradisi takziah sebagai momentum penguatan iman, bukan sekadar kewajiban sosial. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa tradisi takziah merupakan media pendidikan Islam yang kaya nilai spiritual, psikologis, dan sosial dalam membangun masyarakat Muslim yang matang secara spiritual dan emosional.</p> 2026-04-27T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Fuad Nur https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/article/view/4292 IMPLEMENTASI METODE DISCOVERY-INQUIRY DALAM KEGIATAN BELAJAR ANAK USIA DINI DI KBIT YA BUNAYYA WRINGINANOM 2026-04-30T12:02:11+07:00 Adrijanti Adrijanti adrijanti7@gmail.com Noor Indahwati adrijanti7@gmail.com Umi Latifah adrijanti7@gmail.com <p>kegiatan pengabdian masyarakat ini difokuskan pada implementasi metode discovery–inquiry dalam kegiatan belajar anak usia dini guna meningkatkan kualitas proses pembelajaran yang dilaksanakan di KBIT Ya Bunayya. Sasaran kegiatan ini&nbsp;&nbsp; Guru KBIT Ya Bunayya Wringinanom dan&nbsp;&nbsp; peserta didik kelompok usia 4–6 tahun &nbsp;Metode pelaksanaan PkM ini dilakukan melalui pendekatan ceramah, diskusi, dan tanya jawab untuk memberikan pemahaman konseptual kepada peserta dilengkapi praktek langsung untuk memperdalam pemahaman terhadap materi yang disampaikan. Penyampaian materi kepada guru dilakukan melalui pengenalan metode discovery–inquiry, dilanjutkan dengan demonstrasi SAP oleh tim pengabdi sebagai contoh penerapan pembelajaran. Selanjutnya, guru melakukan praktik langsung metode discovery–inquiry bersama anak untuk memperkuat pemahaman, yang kemudian diakhiri dengan kegiatan evaluasi dan refleksi bersama guna menilai efektivitas serta perbaikan pembelajaran ke depan. &nbsp;Hasil evaluasi menunjukkan bahwa metode ini efektif meningkatkan keaktifan dan minat belajar anak. Evaluasi PkM dilakukan untuk mengetahui tingkat ketercapaian tujuan kegiatan serta efektivitas implementasi metode discovery–inquiry dalam pembelajaran anak usia dini. Evaluasi dilaksanakan secara kualitatif dengan menekankan pada proses dan hasil pembelajaran. Metode <em>discovery–inquiry</em> terbukti mampu menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan bermakna bagi anak usia dini. Anak menunjukkan peningkatan keaktifan, rasa ingin tahu, serta keberanian dalam mengemukakan pendapat dan hasil pengamatan sederha.&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> 2026-05-02T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Adrijanti Adrijanti, Noor Indahwati, Umi Latifah https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/article/view/4336 PENYULUHAN PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NAPZA MELALUI PENDEKATAN EDUKATIF DAN PARTISIPATIF DI SMAN 1 PANDEGLANG 2026-05-23T08:17:20+07:00 Safiuloh Safiuloh safiulloh017@gmail.com Aris Setyanto Pramono arissetyantopramono@gmail.com <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberikan edukasi dan pemberdayaan kepada masyarakat, termasuk lingkungan sekolah. Salah satu permasalahan yang menjadi perhatian saat ini adalah meningkatnya risiko penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya) di kalangan remaja dan pelajar. Penyalahgunaan NAPZA dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan fisik, mental, perilaku sosial, serta menurunkan prestasi belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif melalui kegiatan edukatif yang mampu meningkatkan kesadaran dan pemahaman pelajar mengenai bahaya NAPZA. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMAN 1 Pandeglang dengan tujuan memberikan sosialisasi tentang pencegahan penyalahgunaan NAPZA melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, tanya jawab, dan pemberian motivasi kepada siswa agar mampu membangun pola hidup sehat serta menjauhi pengaruh negatif lingkungan pergaulan. Pendekatan partisipatif diterapkan dengan melibatkan siswa secara aktif selama kegiatan berlangsung sehingga tercipta komunikasi yang efektif dan suasana pembelajaran yang interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai jenis-jenis NAPZA, dampak penyalahgunaannya, serta pentingnya menjaga kesehatan dan kedisiplinan demi meraih prestasi. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi sekolah dan siswa dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan NAPZA sehingga mampu mewujudkan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berprestasi.</p> 2026-05-23T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Safiuloh, Aris Setyanto Pramono https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/article/view/4335 SOSIALISASI BAHAYA NAPZA BAGI PELAJAR DALAM MEWUJUDKAN GENERASI SEHAT DAN BERPRESTASI DI SMAN 1 PANDEGLANG 2026-05-23T08:17:24+07:00 Aris Setyanto Pramono arissetyantopramono@gmail.com Safiuloh Safiuloh safiulloh017@gmail.com <p>Penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya) di kalangan pelajar menjadi salah satu permasalahan sosial yang memerlukan perhatian serius karena dapat berdampak pada kesehatan fisik, mental, serta menurunnya prestasi akademik peserta didik. Remaja sebagai generasi penerus bangsa memiliki rasa ingin tahu yang tinggi sehingga rentan terhadap pengaruh lingkungan negatif, termasuk penyalahgunaan NAPZA. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi yang mampu meningkatkan pemahaman serta kesadaran pelajar mengenai bahaya NAPZA. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMAN 1 Pandeglang dengan tujuan memberikan pemahaman kepada siswa tentang jenis-jenis NAPZA, dampak negatif terhadap kesehatan dan kehidupan sosial, serta upaya pencegahan penyalahgunaannya. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, dan tanya jawab yang melibatkan siswa secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para siswa memiliki antusiasme tinggi dalam mengikuti sosialisasi serta mengalami peningkatan pemahaman mengenai risiko penggunaan NAPZA dan pentingnya menjaga pergaulan yang sehat. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya kesadaran pelajar untuk menjauhi NAPZA dan membangun pola hidup sehat demi mendukung prestasi akademik maupun nonakademik. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang lebih kondusif, aman, dan bebas dari penyalahgunaan NAPZA sehingga dapat mewujudkan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berprestasi.&nbsp;</p> 2026-05-23T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Aris Setyanto Pramono, Safiuloh Safiuloh https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/article/view/4347 PEMBINAAN KLUB ROBOTIKA STEM BERBASIS BUDAYA LOKAL BUGIS-MAKASSAR MELALUI PROYEK SPATIAL REASONING DAN TEKNOLOGI DI SMA NEGERI 5 PAREPARE SULAWESI SELATAN 2026-05-30T03:56:15+07:00 Zaid Zainal zainal.zaid@gmail.com Muhammad Amran zainal.zaid@gmail.com Wawan Krismanto zainal.zaid@gmail.com Nurul Mukhlisah zainal.zaid@gmail.com <p>Penguatan keterampilan abad ke-21 menjadi tantangan utama pendidikan menengah di Indonesia, terutama dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, computational thinking, dan spatial reasoning siswa. Namun, pembelajaran sains dan matematika di sekolah masih didominasi pendekatan teoritis sehingga siswa kurang memperoleh pengalaman belajar berbasis proyek dan teknologi. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa pembinaan Klub Robotika STEM berbasis budaya lokal Bugis-Makassar melalui proyek “Smart Traditional House Project” di SMA Negeri 5 Parepare Sulawesi Selatan. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan Project-Based Learning (PjBL), STEM education, design thinking, dan ethnomathematics. Kegiatan terdiri atas lima tahap, yaitu STEM &amp; Robotics Orientation, eksplorasi budaya lokal, design thinking workshop, robotics project development, dan STEM robotics showcase. Siswa mengembangkan miniatur rumah adat Bugis-Makassar berbasis Arduino dan Internet of Things (IoT) sederhana yang dilengkapi sensor cahaya, ventilasi otomatis, dan sistem keamanan dasar. Program ini menghasilkan peningkatan keterlibatan siswa dalam aktivitas ilmiah, berkembangnya kemampuan spatial reasoning dan computational thinking, terbentuknya klub robotika sekolah, serta terciptanya prototype robotika berbasis budaya lokal. Integrasi budaya lokal dalam pembelajaran STEM terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar, pemahaman konseptual, dan kreativitas siswa dalam menyelesaikan masalah kontekstual. Program ini diharapkan menjadi model pengembangan talenta sains berbasis budaya dan teknologi yang berkelanjutan di sekolah menengah..&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> 2026-05-30T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Zaid Zainal, Muhammad Amran, Wawan Krismanto, Nurul Mukhlisah https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/article/view/4348 BIMBINGAN TEKNIS PRA-SERTIFIKASI BAGI GURU SD DI KABUPATEN BARRU SEBAGAI PERSIAPAN MENGIKUTI PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) GURU TERTENTU 2026-05-31T04:55:05+07:00 Kamaruddin Hasan kamaruddin.hasan@unm.ac.id Nurul Mukhlisa nurullmukhlisaa@unm.ac.id Wawan Krismanto wawan.krismanto@unm.ac.id Mansyur Mansyur mansyurunm@gmail.com Muhammad Asrul Sultan m.asrul.sultan@unm.ac.id <div><span lang="IN">kesiapan guru sekolah dasar di Kabupaten Barru dalam menghadapi Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Guru Tertentu melalui kegiatan Bimbingan Teknis Pra-Sertifikasi. Kegiatan dilaksanakan selama lima hari pada akhir tahun 2025 dan diikuti oleh 40 guru sekolah dasar yang berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Barru. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan bimbingan teknis, pendampingan, demonstrasi, serta praktik terbimbing yang meliputi materi kebijakan PPG Guru Tertentu, tahapan pelaksanaan PPG, penggunaan Learning Management System (LMS), penyusunan perangkat pembelajaran, serta simulasi tugas dan asesmen. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap mekanisme PPG Guru Tertentu, baik dari aspek alur pelaksanaan, penggunaan platform, maupun penyusunan perangkat pembelajaran. Selain itu, kegiatan pendampingan dan peer teaching turut meningkatkan keterampilan pedagogik serta kepercayaan diri guru dalam menghadapi program PPG. Secara umum, peserta menyatakan lebih siap dan memahami persiapan yang harus dilakukan sebelum mengikuti PPG Guru Tertentu. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapan guru sekolah dasar dan memberikan kontribusi positif dalam mendukung profesionalisme guru di Kabupaten Barru.</span></div> 2026-05-31T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Kamaruddin Hasan, Nurul Mukhlisa, Wawan Krismanto, Mansyur Mansyur, Muhammad Asrul Sultan