Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen <h2 class="featurette-heading">Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN)</h2> <p> </p> <p><strong><em>"</em><em>Berdaya melalui Abdi, Merdeka dalam Publikasi"</em></strong> sebagai platform bagi para pengabdi, peneliti, praktisi, dan akademisi untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil layanan yang berkontribusi terhadap pengembangan masyarakat di Indonesia. Berisi hasil-hasil kegiatan <strong>pengabdian dan pemberdayaan masyarakat</strong> berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.</p> <p><strong><u>Jurnal AMPOEN</u></strong> diterbitkan selama 3 (<sup>tiga</sup>) kali dalam setahun. Diterbitkan oleh Universitas Serambi Mekkah Aceh.</p> <p>Silahkan masukkan artikel anda dengan Klik <a title="Register jurnal AMPOEN" href="https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/user/register"><strong>REGISTER</strong></a> bagi yang belum pernah submit atau <strong><a title="Klik untuk Submit Artikel" href="https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/about/submissions" target="_blank" rel="noopener">SUBMIT</a></strong> bagi yang sudah pernah dan/atau unduh <a title="Download Template Jurnal AMPOEN" href="https://drive.google.com/drive/folders/10gnFogsQf4M9mrHOjXYr5ERRW0OvEbfb" target="_blank" rel="noopener"><strong>ARTICLE TEMPLATE</strong></a> untuk menyesuaikan artikel anda dengan template jurnal.</p> UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH en-US Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 3025-6267 PERAN GURU MADRASAH DALAM PENERAPAN AKHLAQ DI PONDOK PESANTREN TAHFIZDUL QUR’AN ASY-SYADZILI https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/article/view/4092 <p>Pendidikan akhlak merupakan inti dari pendidikan Islam, terutama di pondok pesantren yang bertujuan membentuk generasi berakhlak mulia sesuai ajaran Al-Qur’an dan Sunnah. Di era modern, tantangan globalisasi dan media digital sering melemahkan internalisasi nilai akhlak pada santri. Penelitian pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan partisipatif di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Asy-Syadzili, Malang, Jawa Timur, untuk menggali dan memperkuat peran guru madrasah dalam penerapan akhlak santri. Hasil menunjukkan guru berperan krusial sebagai teladan (uswah hasanah), pembimbing, dan pengawas berbasis prinsip Islam klasik seperti konsep Al-Ghazali dan hisbah. Keteladanan dalam ibadah dan sikap sehari-hari menginternalisasi nilai secara alami, sementara pembimbingan melalui diskusi, ceramah, bakti sosial, serta pengawasan lembut membentuk disiplin intrinsik. Integrasi akhlak dalam kurikulum tahfidz via tadabbur ayat dan pelajaran formal memperkuat transformasi karakter, sehingga santri tidak hanya hafal Al-Qur’an tetapi juga mengamalkannya. Faktor pendukung seperti lingkungan asri, komitmen kepemimpinan Abuya, dan kolaborasi guru saling melengkapi, sedangkan penghambat seperti jadwal padat, variasi latar belakang, serta pengaruh digital diatasi secara adaptif. Pendekatan holistik ini berhasil membentuk santri berakhlak mulia siap menjadi agen perubahan masyarakat.</p> Yuyun Mujidah Aries Musnandar Copyright (c) 2026 Yuyun Mujidah, Aries Musnandar https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-01-04 2026-01-04 3 3 329 343 10.32672/ampoen.v3i3.4092 PENGENALAN ATRIBUT SERVQUAL KEPADA PARA GURU SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PENDIDIKAN https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/article/view/4113 <p>Lembaga pendidikan Pelangi setiap tahunnya menghadapi permasalahan dengan menurunnya jumlah siswa baru yang masuk. Kondisi ini diduga adanya persaingan yang ketat mengenai kualitas layanan pendidikan di lembaga-lembaga pendidikan lain. Untuk itu pengenalan mengenai Atribut Skala <em>Service Quality</em> &nbsp;(SERVQUAL) penting untuk diketahui oleh para guru sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan pada Sekolah Swasta Pelangi yang diharapkan dapat menambah jumlah penerimaan siswa baru. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan metode seminar, dengan menyampaiakan materi dan diskusi kelompok Evaluasi pasca kegiatan melalui kusioner dan wawancara menunjukkan bahwa pengetahuan guru mengenai SERVQUAL meningkat 85% dan lebih siap dalam menerapkan konsep tersebut di sekolah.</p> Tika Nirmala Sari Tabliq Kurniawan Dalimunthe M Rizky Wijaya Yetti Meuthia Hasibuan Copyright (c) 2026 Tika Nirmala Sari, Tabliq Kurniawan Dalimunthe , M Rizky Wijaya, Yetti Meuthia Hasibuan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-01-17 2026-01-17 3 3 344 349 10.32672/ampoen.v3i3.4113 EFEKTIVITAS SISTEM TATA KELOLA ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN DALAM MENDUKUNG PELAYANAN PUBLIK DI KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI RIAU https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/article/view/4126 <p>Pelayanan publik yang efektif dan akuntabel merupakan prasyarat penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (<em>good governance)</em>, khususnya dalam administrasi kepegawaian sebagai penggerak utama operasional birokrasi. Kementerian Agama Provinsi Riau telah mengimplementasikan berbagai sistem digital, seperti SIMPEG, SRIKANDI, e-Office, dan absensi online, guna mendukung tertib administrasi serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem tata kelola administrasi kepegawaian dalam mendukung pelayanan publik di Kementerian Agama Provinsi Riau. Metode pelaksanaan meliputi pra-observasi, koordinasi dengan unit kepegawaian, observasi langsung, pendampingan administrasi, pencatatan dan dokumentasi kegiatan, serta wawancara informal dengan pegawai. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tata kelola administrasi kepegawaian telah berjalan dengan cukup baik dan berbasis sistem digital yang mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas administrasi. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan literasi digital pegawai, sarana prasarana teknologi yang belum optimal, serta ketergantungan pada stabilitas jaringan internet. Secara keseluruhan, pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta memberikan gambaran mengenai faktor pendukung dan penghambat tata kelola administrasi kepegawaian sebagai dasar rekomendasi perbaikan menuju birokrasi yang profesional, responsif, dan berorientasi pelayanan.</p> Dea Trisya Muti Syaprianto Copyright (c) 2026 Dea Trisya Muti, Syaprianto https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-01-19 2026-01-19 3 3 350 357 10.32672/ampoen.v3i3.4126 PENGUATAN NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM MEMBANGUN KARAKTER TOLERAN PESERTA DIDIK DI SMAN 1 BANDA ACEH https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/article/view/4137 <p>Moderasi beragama merupakan konsep fundamental dalam menjaga keharmonisan kehidupan sosial di tengah masyarakat yang plural, termasuk di lingkungan pendidikan. Sekolah sebagai institusi strategis memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai toleransi, keadilan, dan keseimbangan dalam beragama kepada peserta didik. Namun demikian, masih dijumpai kecenderungan pemahaman keagamaan yang eksklusif dan kurangnya kemampuan peserta didik dalam menyikapi perbedaan secara dewasa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat nilai moderasi beragama dalam membangun karakter toleran peserta didik di SMAN 1 Banda Aceh. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu pra-pelaksanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, kegiatan dilakukan melalui sosialisasi moderasi beragama, diskusi interaktif, simulasi studi kasus, serta pendampingan sikap keberagamaan moderat dalam konteks kehidupan sekolah. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen angket pre-test dan post-test serta observasi sikap peserta didik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta didik terhadap konsep moderasi beragama sebesar 34%, serta peningkatan sikap toleransi dan saling menghargai sebesar 30%. Selain itu, kegiatan ini juga berdampak pada terciptanya iklim sekolah yang lebih inklusif dan kondusif. Dengan demikian, pengabdian ini dinilai efektif dalam mendukung penguatan pendidikan karakter dan dapat direplikasi di sekolah menengah lainnya.</p> Muhammad Iqbal Hanif Maulana Copyright (c) 2026 Muhammad Iqbal, Hanif Maulana https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-01-25 2026-01-25 3 3 358 362 10.32672/ampoen.v3i3.4137 OPTIMALISASI PERAN KADER KESEHATAN DALAM DETEKSI DINI HIPERTENSI MELALUI PENDAMPINGAN BERKELANJUTAN https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/article/view/4140 <p>Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Banyak kasus hipertensi tidak terdeteksi sejak dini, sehingga meningkatkan risiko komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Wilayah kerja Puskesmas Alun-Alun Gresik menunjukkan rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan skrining tekanan darah rutin, meskipun akses layanan kesehatan relatif mudah. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan peran kader kesehatan dalam deteksi dini hipertensi melalui pendidikan, pelatihan, skrining, pendampingan berkelanjutan, mediasi, dan advokasi. Metode pengabdian dilakukan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif. Kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan masyarakat, pelatihan kader posyandu, remaja, dan relawan komunitas, skrining tekanan darah warga dewasa, pendampingan berkelanjutan oleh mahasiswa UMG dan pegawai puskesmas, serta mediasi dan advokasi untuk rujukan kasus hipertensi dan dukungan kebijakan lokal. Partisipasi masyarakat, keterampilan kader, serta efektivitas skrining dievaluasi melalui observasi, pretest-posttest, dan pencatatan data lapangan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi (rata-rata skor pretest 58 menjadi posttest 81), peningkatan keterampilan kader dalam skrining dan edukasi (skor rata-rata 57 menjadi 82), serta deteksi 28% kasus hipertensi dari 450 warga yang diskrining, mayoritas pada kelompok usia &gt;55 tahun. Pendampingan berkelanjutan dan advokasi memastikan tindak lanjut kasus dan keberlanjutan program. Temuan ini menegaskan bahwa pemberdayaan kader kesehatan melalui pelatihan dan pendampingan berbasis komunitas efektif meningkatkan deteksi dini hipertensi, kesadaran masyarakat, dan keberlanjutan intervensi, sejalan dengan tujuan SDG 3</p> A Maya Rupa Anjeli Nugrahadi Dwi Pasca Budiono Zufra Inayah Sestiono Mindiharto Copyright (c) 2026 A Maya Rupa Anjeli, Nugrahadi Dwi Pasca Budiono, Zufra Inayah, Sestiono Mindiharto https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-01-25 2026-01-25 3 3 363 373 10.32672/ampoen.v3i3.4140 PENTINGNYA EDUKASI BELAJAR BERHITUNG DAN MENABUNG ANAK SD NEGERI 8 BOGOR BARU KABUPATEN KEPAHIANG https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/article/view/4148 <p>Pendidikan dasar memiliki peran penting dalam membentuk fondasi kemampuan siswa, termasuk kemampuan berhitung dan literasi keuangan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya edukasi belajar berhitung dan menabung bagi siswa SDN 8 Kepahiang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah edukasi praktek belajar berhitung dan menabung. Kemampuan berhitung yang baik sangat penting sebagi dasar pemahaman siswa terhadap ilmu pengetahuan lain, sementara kebiasaan menabung sejak dini dapat membantu siswa mengembangkan kesadaran tentang pengelolaan keuangan yang bertanggung jawab. Program ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep dasar matematika serta membentuk kebiasaan menabung yang positif. Sebagian besar masalah siswa masih menghadapi tantangan dalam memahami konsep berhitung dasar, serta memiliki kebiasan konsumtif akibat kurangnya literasi keuangan. Program ini memberikan solusi melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan, seperti permainan edukatif simulasi menabung, sehingga siswa dapat belajar dengan lebih interaktif dan efektif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan dalam kemampuan berhitung dan kesadaran siswa untuk menabung setelah mengikuti kegiatan.</p> Chindi Vionita Eki Saputra Copyright (c) 2026 Chindi Vionita, Eki Saputra https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-01-30 2026-01-30 3 3 390 398 10.32672/ampoen.v3i3.4148 SOSIALISASI TENTANG PENCEGAHAN DIARE MELALUI EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA ANAK SD 08 KEPAHIANG https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/article/view/4146 <p>Diare merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang mempengaruhi anak-anak di Indonesia, termasuk Kabupaten Kepahiang. Salah satu cara penting untuk mencegah diare, terutama pada anak-anak di sekolah dasar, adalah dengan mengajarkan kepada mereka perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kepada anak anak pentingya menjaga kebersihan, melalui praktek mencuci tangan. Metode kegiatan ini melalui sosialisasi, pemutaran video edukasi mencuci tangan, simulasi praktik mencuci tangan, serta penyerahan poster edukasi. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dengan durasi 120 menit setiap sesinya, diikuti oleh siswa kelas 3A dan 3B. Hasil edukasi menunjukkan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang cara mencuci tangan yang benar. Setelah edukasi, terjadi peningkatan yang signifikan dalam perilaku cuci tangan siswa, yang diharapkan mampu mengurangi risiko terkena diare</p> Wika Ano Perta Zulyan Zulyan Copyright (c) 2026 Wika Ano Perta, Zulyan Zulyan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-01-30 2026-01-30 3 3 374 382 10.32672/ampoen.v3i3.4146 EDUKASI PENGGUNAAN FINANCIAL TECNOLOGY (E-WALLET) SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN DIGITAL DI DESA BOGOR BARU https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/article/view/4149 <p>Di zaman Digitalisasi saat ini, financial technology bertujuan untuk memberikan kemudahan dan efisiensi dalam berbagai transanksi serta dapat meminimalkan kecurangan dalam proses transaksi tersebut. Akan tetapi masih banyak masyarakat yang kurang akan pengetahuan mengenai teknologi keuangan digital. Salah satunya di Desa Bogor Baru,kecamatan kepahiang, pemahaman dan penggunaaan teknologi ini masih terbilang rendah. Kurangnya pemahaman dan penggunaan financial technology di desa bogor baru membuat pengabdi tertarik untuk melakukan kegiatan pengabdian. Kegiatam in bertujuan untuk mengedukasi pengguna financial technology sebagai alat pembayaran digital. Kegiatan edukasi ini dilakukan di aula balai desa bogor Baru dengan menggunakan metode ceramah(sosialisasi) dan diskusi interaktif. kegiatan pengabdian ini merupakan bentuk kepedulian akan pentingnya memahami penggunaan financial technology khususnya e-wallet dalam kehidupan masyarakat di era digital saat ini. Dengan adanya kegiatan ini masyarakat sudah memahami dan mengerti lebih baik tentang cara menggunakan financial technology sebagai alat pembayaran digital. Hal ini dapat dilihat dari respons yang cukup positif. Banyaknya peserta yang sudah berhasil mengunduh dan melakukan transaksi juga menunjukkan keberhasilan dari edukasi.</p> Lusi Lopitasari Fetriani Fetriani Copyright (c) 2026 Lusi Lopitasari, Fetriani Fetriani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-01-30 2026-01-30 3 3 399 405 10.32672/ampoen.v3i3.4149 PELATIHAN PEMBUKUAN SEDERHANA DAN MENINGKATKAN MANAJEMEN KEUANGAN PADA UMKM DIDESA BOGOR BARU https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/article/view/4147 <p>Pelatihan pembukuan sederhana dan manajemen keuangan yang efektif sangat penting bagi pengembangan UMKM, terutama di Desa Bogor Baru, Kepahiang. Banyak UMKM di desa ini menghadapi tantangan dalam mengelola keuangan mereka secara tertib dan sesuai standar akuntansi. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para pelaku UMKM dalam mencatat dan mengelola keuangan usaha mereka. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi secara interaktif, wawancara dengan peserta, dan praktek langsung pembukuan. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan baru tentang pentingnya pemisahan keuangan pribadi dan bisnis, serta manfaat dari penggunaan teknologi sederhana untuk mempermudah pembukuan. Pelatihan ini juga membantu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan UMKM, yang pada akhirnya mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan usaha mereka. Disarankan agar pelaku UMKM terus melakukan pembukuan secara teratur dan mengikuti pelatihan lanjutan untuk mengatasi tantangan keuangan yang mungkin timbul di masa depan.</p> <p>&nbsp;</p> Diva Sintia Amnah Qurniati Copyright (c) 2026 Diva Sintia, Amnah Qurniati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-01-30 2026-01-30 3 3 10.32672/ampoen.v3i3.4147 PENYULUHAN MEMBANGUN LOYALITAS PELANGGAN UMKM https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/article/view/4155 <p> </p> <p>Kegiatan penyuluhan "Membangun Loyalitas Pelanggan UMKM" dilaksanakan di Kota Bekasi pada Maret 2024 dengan 15 peserta UMKM produk makanan dan minuman sekitar Alun-Alun Kota Bekasi. Program meliputi sosialisasi, pemberian teori dan praktik tentang bisnis dan etika, kiat mendapatkan pelanggan tetap, serta strategi loyalitas pelanggan, diikuti evaluasi dan pendampingan. Hasil evaluasi menunjukkan 5 UMKM kategori baik, 6 cukup, dan 4 kurang; enam pelaku usaha direkomendasikan untuk mendapatkan materi tambahan dan pendampingan intensif. Intervensi meningkatkan pemahaman peserta mengenai kualitas layanan, pencatatan pelanggan, dan implementasi skema reward sederhana yang mendorong kunjungan ulang. Respon UMKM positif, dengan beberapa usaha langsung mengadopsi praktik baik sementara lainnya membutuhkan tindak lanjut untuk konsistensi. Program terbukti aplikatif bagi UMKM berdaya terbatas dan berpotensi meningkatkan loyalitas pelanggan serta pendapatan lokal apabila dilanjutkan dengan monitoring dan coaching berkelanjutan. Rekomendasi meliputi pendampingan lanjutan dan penguatan materi pemasaran digital dasar.</p> <p> </p> Elva Herlianti Retno Nengsi Tri Yuni Susilowati Copyright (c) 2026 Elva Herlianti, Retno Nengsi, Tri Yuni Susilowati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-02-04 2026-02-04 3 3 406 411 10.32672/ampoen.v3i3.4155 PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI PELATIHAN BRANDING DAN DIGITAL MARKETING BERBASIS MEDIA SOSIAL. https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/article/view/4162 <p><em>This community service program aims to enhance the capacity of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) through social media–based branding and digital marketing training. The implementation method employed a participatory approach consisting of needs assessment, hands-on training, mentoring, and evaluation. Program effectiveness was evaluated using a pre–post method to measure participants’ skill improvement. The results indicated significant progress in branding knowledge, social media management, promotional content creation, and digital literacy. The participants’ average competency increased from 33.3% to 75%, demonstrating the positive impact of the training on MSMEs’ digital capabilities. In addition to improving technical skills, the program also fostered a shift in participants’ mindset toward structured digital marketing strategies. Although short-term revenue growth was not yet optimal, increased digital marketing activity suggests strong potential for future business expansion. This program is expected to serve as a sustainable empowerment model for MSMEs in supporting digital economic transformation.</em></p> Rini Sriyanti Firdaus Budhy Saputro Heri Nurranto Bay Haqi Copyright (c) 2026 Rini Sriyanti, Firdaus Budhy Saputro, Heri Nurranto, Bay Haqi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-02-08 2026-02-08 3 3 412 417 10.32672/ampoen.v3i3.4162 EDUKASI MANAJEMEN KEUANGAN RUMAH TANGGA UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/article/view/4163 <p><em>This community service program aims to improve community understanding and skills in managing household finances to support family welfare. The main issues include low financial literacy, lack of structured budgeting, and minimal expense-recording habits. The program applied a participatory educational approach consisting of preparation, training, evaluation, and mentoring stages. Activities included interactive lectures, discussions, and hands-on budgeting practice. Evaluation through pre-tests and post-tests showed increased participant understanding of financial planning, saving habits, and expenditure control. Follow-up mentoring supported the sustainable application of financial management practices. The results demonstrate that household financial education effectively enhances family economic independence and contributes to community welfare.</em></p> Siti Wahyuni Fadjriah Hapsari Mirna Herawati Copyright (c) 2026 Siti Wahyuni, Fadjriah Hapsari , Mirna Herawati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-02-08 2026-02-08 3 3 418 423 10.32672/ampoen.v3i3.4163 GERAKAN LITERASI RT: PENGUATAN KEMAMPUAN BERBAHASA INDONESIA BAGI ANAK DAN REMAJA BERBASIS LINGKUNGAN https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/article/view/4177 <p>Program Gerakan Literasi RT: Penguatan Kemampuan Berbahasa Indonesia bagi Anak dan Remaja Berbasis Lingkungan bertujuan meningkatkan kompetensi berbahasa sekaligus membangun budaya literasi berbasis komunitas pada tingkat RT. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya minat baca, keterbatasan akses bahan bacaan, serta kurangnya pendampingan literasi di lingkungan keluarga dan masyarakat. Kegiatan ini menggunakan metode partisipatif, pendekatan workshop, pendampingan intensif, dan project-based activity yang berorientasi pada produk nyata berupa antologi karya peserta dan pembentukan Pojok Baca RT. Pelaksanaan program dilakukan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan 8–12 pertemuan, evaluasi, dan tindak lanjut keberlanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan membaca pemahaman, keterampilan menulis kreatif, serta kepercayaan diri berbicara di depan umum. Selain itu, terbentuknya Pojok Baca RT menjadi indikator penguatan ekosistem literasi komunitas. Secara sosial, program ini memperkuat interaksi edukatif antarwarga dan membangun kesadaran kolektif akan pentingnya literasi. Secara pedagogis, kegiatan mendukung pembelajaran kontekstual dan integratif dalam penguatan kompetensi berbahasa Indonesia. Program ini dapat direplikasi pada lingkungan masyarakat lain sebagai model pengembangan literasi berbasis komunitas yang berkelanjutan.</p> Loliek Kania Atmaja Septi N J Copyright (c) 2026 Loliek Kania Atmaja, Septi N J https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-02-15 2026-02-15 3 3 424 433 10.32672/ampoen.v3i3.4177 PENYULUHAN DIVERSIFIKASI MAKANAN OLAHAN TEMPE PADA PONPES TAHFIZUL QUR’AN https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/ampoen/article/view/4262 <p>Permasalahan rendahnya variasi pengolahan tempe yang menurunkan selera anak dan belum dimanfaatkannya potensi ekonomi produk olahan lokal mendorong pelaksanaan pengabdian di PONPES Tahfizul Quran Ciputat (Oktober–Desember 2025) dengan tujuan meningkatkan pengetahuan gizi serta keterampilan produksi tempe dan diversifikasi olahan menjadi nugget tempe. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pengumpulan data awal, pelatihan kombinasi penjelasan langsung dan praktik berkelompok (5–6 orang) tentang pembuatan tempe tradisional dan formulasi nugget tempe, serta kegiatan pasca pelatihan berupa evaluasi organoleptik, penilaian keterampilan, dan pelatihan pemasaran sederhana (pengemasan, labeling, penentuan harga). Hasil terukur menunjukkan bahwa 45 santriwati peserta berhasil menguasai tahapan produksi tempe (perendaman, penggilingan, inokulasi, fermentasi) dan menghasilkan nugget tempe dengan penerimaan organoleptik yang baik oleh panel internal serta pengurus pondok; seluruh peserta mampu memproduksi produk akhir secara mandiri pada sesi praktik. Selain peningkatan keterampilan teknis, intervensi menghasilkan dokumentasi prosedur, demonstrasi uji pasar pada acara penutupan, dan keterampilan dasar pemasaran yang memberikan dasar bagi pengembangan usaha skala pondok. Temuan ini mendukung efektivitas pendekatan pelatihan praktik dalam meningkatkan akses pangan bergizi dan potensi pemberdayaan ekonomi berbasis olahan tempe di lingkungan pesantren.</p> Hugo Aries Suprapto Nur Rizkiyah Ukti Lutvaidah Tri Yuni Susilowati Dody Mardanus Cani Elva Herlianti Copyright (c) 2026 Hugo Aries Suprapto, Nur Rizkiyah, Ukti Lutvaidah, Tri Yuni Susilowati, Dody Mardanus Cani, Elva Herlianti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-03-05 2026-03-05 3 3 434 441 10.32672/ampoen.v3i3.4262