Analisis Motivasi dan Kepercayaan Diri Latihan Atlet Shorinji Kempo PELATDA PON Aceh
Main Article Content
Abstract
Shorinji Kempo adalah salah satu dari seni bela diri yang berasal dari Jepang. Di Indonesia biasa disebut dengan Kempo saja. Shorinji Kempo diciptakan oleh Doshin So pada tahun 1947 sebagai sistem pelatihan dan pengembangan diri. Motivasi dan Kepercayaan diri intrinsik adalah dorongan yang berasal dari dalam individu untuk melakukan sesuatu karena individu tersebut menikmatinya dan tidak memerlukan rangsangan dari luar untuk melakukannya. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui sejauh mana Motivasi Dan Kepercayaan Diri Latihan Atlet Shorinji Kempo Pelatda Pon Aceh. Penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif, Penelitian yang dimaksudkan untuk menyelidiki keadaan, kondisi atau hal-hal lain, yang hasilnya dipaparkan dalam bentuk laporan”. Subjek dalam penelitian ini adalah Atlet Shorinji Kempo PELATDA PON Aceh yang berjumlah 12 orang. dan peneliti mengambil 100% sampel dari keseluruhan jumlah populasi dengan menggunakan Teknik pengumpulan data kuesioner (angket). Jadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode digunakan untuk memperoleh data mengenai kepercayaan diri adalah angket. Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk menjawab. Untuk menjawab permasalahan yang timbul dalam penelitian ini, maka semua data yang diperoleh dianalisis dengan statistik diskriptif, Untuk menjawab permasalahan yang timbul dalam penelitian ini.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Abin Syamsuddin Makmun. 2003. Psikologi Pendidikan. PT Rosda Karya Remaja, Bandung.
Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Dinata ,Marta. 2008.Bola basket : Konsep Dan Teknik Bermain Bola Basket . Jakarta:Cerdas Jaya.
Hadi, Sutrisno. 1986. Metodologi research. Yogyakarta : Andi offset
Hadi, 1992, Dasar-Dasar Tes Pengukuran Olahraga. Jakarta: alfabeta.
Handoko, M. 1992. Daya Penggerak Tingkah Laku. Yogyakarta: Kanisius.
Maksum, 2007. Pendidikan Kesegaran Jasmani. Depdikbud Ditjen Dikti P2TK
Morgan, Dkk. 2018. Kekuatan kondisi Fisik Dalam Olahraga. Semarang: Dahara Prize.
Santrok, John W. Adolescence. 2003. Perkembangan Remaja. Edisi Keenam. Jakarta: Erlangga
Satiadarma, Monti P. 2000. Dasar-dasar Psikologi Olahraga.Jakarta:Pustaka Sinar Harapan.
Slameto, 2003. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung. Alfabeta.
Saifuddin, Azwar. 2010. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sugiyonto, 2013. Dasar-Dasar Tes Pengukuran Olahraga. PT Jakarta, alfabeta
Tidjan.1976:71. Gejala Psikologi, (http:// belajar psikolog.com/pengertian minat/diakses tanggal 19 juli 2013)