PENGUATAN NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM MEMBANGUN KARAKTER TOLERAN PESERTA DIDIK DI SMAN 1 BANDA ACEH

Main Article Content

Muhammad Iqbal
Hanif Maulana

Abstract

Moderasi beragama merupakan konsep fundamental dalam menjaga keharmonisan kehidupan sosial di tengah masyarakat yang plural, termasuk di lingkungan pendidikan. Sekolah sebagai institusi strategis memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai toleransi, keadilan, dan keseimbangan dalam beragama kepada peserta didik. Namun demikian, masih dijumpai kecenderungan pemahaman keagamaan yang eksklusif dan kurangnya kemampuan peserta didik dalam menyikapi perbedaan secara dewasa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat nilai moderasi beragama dalam membangun karakter toleran peserta didik di SMAN 1 Banda Aceh. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu pra-pelaksanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, kegiatan dilakukan melalui sosialisasi moderasi beragama, diskusi interaktif, simulasi studi kasus, serta pendampingan sikap keberagamaan moderat dalam konteks kehidupan sekolah. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen angket pre-test dan post-test serta observasi sikap peserta didik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta didik terhadap konsep moderasi beragama sebesar 34%, serta peningkatan sikap toleransi dan saling menghargai sebesar 30%. Selain itu, kegiatan ini juga berdampak pada terciptanya iklim sekolah yang lebih inklusif dan kondusif. Dengan demikian, pengabdian ini dinilai efektif dalam mendukung penguatan pendidikan karakter dan dapat direplikasi di sekolah menengah lainnya.

Article Details

How to Cite
Iqbal, M., & Maulana, H. (2026). PENGUATAN NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM MEMBANGUN KARAKTER TOLERAN PESERTA DIDIK DI SMAN 1 BANDA ACEH. Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar Dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(3), 358–362. https://doi.org/10.32672/ampoen.v3i3.4137
Section
Articles

References

Anwar, M. R. (2019). Pendidikan karakter di sekolah: Konsep dan implementasi. Prenadamedia Group.

Azra, A. (2020). Moderasi Islam di Indonesia: Dari ajaran, ibadah, hingga perilaku. Kencana.

Hefner, R. W. (2011). Civil Islam: Muslims and democratization in Indonesia. Princeton University Press.

Hidayat, K. (2021). Moderasi beragama dan relevansinya dalam pendidikan multikultural. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 18(2), 123–138.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Moderasi beragama. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020). Penguatan pendidikan karakter di sekolah menengah. Kemendikbud RI.

Mahfud, C. (2016). Pendidikan multikultural. Pustaka Pelajar.

Maksum, A., & Luluk, Y. R. (2018). Paradigma pendidikan universal di era modern dan postmodern. IRCiSoD.

Nasution, S. (2017). Penguatan nilai toleransi melalui pendidikan karakter di sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 7(2), 234–246.

Nisa, Y. F., & Haryanto, J. T. (2020). Pendidikan moderasi beragama bagi generasi milenial. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 15(1), 25–42.

Rahman, F. (2018). Islam and modernity: Transformation of an intellectual tradition. University of Chicago Press.

Setiawan, E., & Mulyani, S. (2021). Implementasi moderasi beragama dalam pembelajaran di sekolah menengah. Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, 18(1), 1–15.

Suryana, Y., & Rusdiana, A. (2019). Pendidikan multikultural: Suatu upaya penguatan jati diri bangsa. Pustaka Setia.

Tilaar, H. A. R. (2015). Pedagogik kritis: Perkembangan, substansi, dan implementasinya dalam pendidikan Indonesia. Rineka Cipta.

Zamroni. (2017). Pendidikan demokrasi pada masyarakat multikultural. Gavin Kalam Utama.