PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG PHBS MELALUI CTPS DENGAN MEDIA VIDEO TERHADAP PENERAPAN PRAKTIK CUCI TANGAN DENGAN BENAR DI SDN 1 BISKANG KABUPATEN ACEH SINGKIL
Main Article Content
Abstract
PHBS Merupakan perilaku hidup bersih dan sehat. Salah satu indikator dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat adalah Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) yang merupakan cara cuci tangan dengan sabun untuk mencegah berbagai penyakit. CTPS dilakukan untuk memutus mata rantai penularan penyakit. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang PHBS melalui CTPS dengan media video terhadap praktik cuci tangan dengan benar di SDN 1 Biskang Kabupaten Aceh Singkil, Jenis Penelitian yang digunakan Pre Experimental dengan menggunakan rancangan one grup presert-posttest design Dengan Metode Ceramah. Objek Penelitian ini adalah Siswa kelas 1 yang terbagi 2 ruang di SDN 1 Biskang. Pengambilan Sampel Seluruh Siswa Kelas 1 teridiri dari 39 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian siswa Di SDN 1 Biskang mengetahui tetapi tidak menerapkannya sehari-hari mereka hanya mengetahui mencuci tangan itu pada saat makan dan selesai makan dan disaat tangan kotor saja serta mereka tidak mengetahui cara mencuci tangan dengan bersih dan benar. Diharapkan siswa dapat menerapkan cara cuci tangan dengan benar pada saat makan dan selesai makan serta memegang barang yang berdebu, setelah menggunakan toilet, saat tangan terlihat kotor, dan pada saat bermain dll. Serta peran guru dalam menerapkan dan memeberikan contoh dalam membiasakan anak-anak mencuci tangan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Achmadi (2013) Kesehatan Masyarakat dan Teori Aplikasi.Azwar (2008) Metode Penelitian.Dinkes Surabaya (2017) ‘Profil Dinas Kesehatan Kota Surabaya Tahun 2016’, in Profil Dinas Kesehatan Kota Surabaya, pp. 66– 67.Green (1980) Health Education Diagnosis Approach.
Irma, M. (2015) ‘Pengetahuan, Sikap, Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Mahasiswa ,FKIK UIN SYARIF HIDAYATULLAH Jakarta’,Jurnal Kesehatan, pp. 56–57.
Kanro, R. (2017) ‘Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Anak Usia Sekolah Dasar Negeri 08 Moramo
Utara Desa Wawatu Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan’, Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 2(6), pp. 1–11.
Kemenkes RI (2008) ‘Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 129 Tahun 2008’. Jakarta. Kemenkes RI (2011) Panduan Pembinan dan Penilaian Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Rumah Tangga. Kemenkes RI (2015) Profil Kesehatan Indonesia.
Kustantya, N. (2013) ‘Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Pada murid’, Jurnal Keperawatan, 4(1), pp. 31– 33.
Nurhajati N. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Masyarakat Desa Samir dalam Meningkatkan Kesehatan Masyarakat.
Umaroh, A. K., Heri, Y. H., Choiri. Gambaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Wilayah Kerja Puskesmas Bulu Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Kesehatan. 2016; 1(1): hal 25-31.
Raksanagara, A. S., Ahyani, R. PHBS sebagai Determinan Kesehatan yang Penting pada Tatanan Rumah Tangga di Kota Bandung. JSK. 2015; 1(1).
Riset Kesehatan Dasar. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2013.
Gani, A.H., Erdi, I., Prita, E. P. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Tatanan Rumah Tangga Masyarakat Using. Jurnal IKESMA. 2015; 11(1).
Sirait Anna Maria, Yulianti Pradono & Ida L Toruan. 2012. Perilaku Merokok.
Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2012; 30(3): hal 1-14.