KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MTSN 2 BANDA ACEH PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL
Main Article Content
Abstract
Kemampuan komunikasi matematis merupakan kompetensi esensial yang harus dimiliki siswa untuk menyampaikan gagasan secara sistematis, khususnya pada materi aritmatika sosial yang erat dengan kehidupan sehari-hari. Namun, realita di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan tersebut masih tergolong rendah. Siswa sering menghadapi kesulitan dalam mengubah permasalahan kontekstual ke dalam model matematika serta menjelaskan alasan dari langkah penyelesaian secara logis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VII MTsN 2 Banda Aceh pada materi aritmatika sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa kelas VII-6 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes uraian sebanyak lima soal yang disusun berdasarkan indikator kemampuan komunikasi matematis. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji One Sample t-Test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa sebesar 79,60, lebih tinggi dari Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yaitu 75. Sebanyak 25 siswa (83,33%) mencapai ketuntasan, sedangkan 5 siswa (16,67%) belum tuntas. Hasil uji normalitas menunjukkan nilai signifikansi 0,154 > 0,05, sehingga data berdistribusi normal. Selanjutnya, uji One Sample t-Test memperoleh nilai signifikansi 0,016 < 0,05, yang menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa secara signifikan lebih tinggi daripada nilai acuan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VII-6 MTsN 2 Banda Aceh pada materi aritmatika sosial berada pada kategori tinggi dan telah mencapai ketuntasan belajar yang diharapkan
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Baroody, A. J., & Coslick, R. T. (1993). Problem Solving, Reasoning, and Communicating, K–8: Helping Children Think Mathematically. New York: Merrill.
Dewanti, S. S., & Muna, K. (2023). Analisis kemampuan komunikasi matematis pada soal cerita aritmetika sosial. JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika), 7(2), 263–279. https://doi.org/10.33603/jnpm.v7i2.7885
National Council of Teachers of Mathematics. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. Reston, VA: National Council of Teachers of Mathematics.
Rahmawati, I. (2020). Analisis kemampuan komunikasi matematis siswa sekolah dasar pada materi volume kubus dan balok. Skripsi. Universitas Pendidikan Indonesia.
Sumarmo, U. (2010). Berpikir dan disposisi matematik: Apa, mengapa, dan bagaimana dikembangkan pada peserta didik. FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia.
Syafira, N., Hasibuan, L. R., & Ammamiarihta. (2023). Analisis kemampuan komunikasi matematis siswa dalam pembelajaran matematika. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(3), 2864–2874