Open Acces Policy
PERISAI: Jurnal Pendidikan dan Riset Ilmu Sains menerapkan kebijakan akses terbuka (Open Access) terhadap seluruh artikel yang diterbitkan. Seluruh artikel dapat diakses secara bebas dan langsung oleh masyarakat tanpa biaya berlangganan, biaya akses, kewajiban registrasi, maupun bentuk pembatasan akses lainnya. Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung penyebarluasan ilmu pengetahuan secara lebih luas serta meningkatkan akses, visibilitas, dan pemanfaatan hasil penelitian.
Seluruh artikel yang telah diterbitkan tersedia secara gratis dan permanen melalui laman jurnal segera setelah artikel dipublikasikan. Pembaca diperbolehkan membaca, mengunduh, menyalin, mencetak, membagikan, dan menggunakan artikel untuk tujuan yang sah sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Artikel yang diterbitkan oleh PERISAI: Jurnal Pendidikan dan Riset Ilmu Sains menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0). Lisensi ini memperbolehkan setiap orang untuk menyalin, mendistribusikan, dan mengadaptasi karya, termasuk untuk tujuan komersial, dengan ketentuan bahwa pengguna memberikan atribusi yang sesuai kepada penulis dan sumber asli, mencantumkan tautan ke lisensi, serta menyatakan apabila terdapat perubahan pada materi asli. Setiap karya turunan atau adaptasi wajib didistribusikan dengan menggunakan lisensi yang sama, yaitu CC BY-SA 4.0.
Hak cipta tetap berada pada penulis. Dengan menerbitkan artikel pada PERISAI: Jurnal Pendidikan dan Riset Ilmu Sains, penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal serta memberikan izin kepada publik untuk menggunakan dan menyebarluaskan artikel sesuai dengan ketentuan lisensi CC BY-SA 4.0.
Penulis tetap memiliki hak untuk menyimpan, membagikan, dan menyebarluaskan versi artikel yang telah diterbitkan melalui repositori institusi, repositori bidang ilmu, laman pribadi, maupun media akademik lainnya, sepanjang tetap mencantumkan atribusi dan mengikuti ketentuan lisensi yang berlaku.
PERISAI: Jurnal Pendidikan dan Riset Ilmu Sains tidak menerapkan masa embargo (embargo period) terhadap artikel yang telah diterbitkan. Seluruh artikel dapat diakses secara terbuka dan permanen segera setelah publikasi. Dengan demikian, jurnal berkomitmen untuk mendukung prinsip keterbukaan, transparansi, dan pemerataan akses terhadap pengetahuan ilmiah.