TANGGUNG JAWAB NEGARA TERHADAP JAMINAN KESEHATAN DALAM PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA
Main Article Content
Abstract
Artikel ini mengupas rapor SD sebagai alat holistik pendidikan di era Kurikulum Merdeka, bukan sekadar nilai angka. Dengan data Kemendikbud 2025 (75% peningkatan motivasi siswa) dan studi global seperti PISA 2022 serta Harvard Grant Study, kita bahas struktur rapor—akademik, deskripsi progresif, dan Profil Pelajar Pancasila—serta argumen mengapa soft skills lebih prediktif sukses (85%). Dilengkapi contoh nyata, tabel strategi rumah (boost 30% kerjasama), dan tips kolaborasi orang tua-guru (kenaikan prestasi 22%). Tujuannya: bantu orang tua ubah rapor dari stressor jadi panduan tingkatkan prestasi anak secara berkelanjutan
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 21 Tahun 2022 tentang Standar Penilaian Pendidikan. Jakarta: Kemendikbudristek.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2025). Laporan AKSI (Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia) Tahun 2025: Dampak Kurikulum Merdeka pada SD. Pusat Penilaian Pendidikan, Kemendikbudristek. https://pusmendik.kemdikbud.go.id/aksi-2025
OECD. (2023). PISA 2022 Results (Volume I & II): The State of Learning and Equity in Education. Paris: OECD Publishing. https://www.oecd.org/pisa/publications/PISA2022results.htm
Rachman, A. (2024). Pendidikan Holistik di Era Kurikulum Merdeka: Peran Orang Tua dalam Profil Pelajar Pancasila. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 12(2), 45-62. Universitas Indonesia.
Harvard University. (2023). The Harvard Study of Adult Development (Grant Study Update 1938-2023). Cambridge, MA: Harvard Medical School. https://www.adultdevelopmentstudy.org
UNICEF Indonesia. (2024). Perkembangan Otak Anak Usia Dini: Implikasi untuk Pendidikan Holistik. Jakarta: UNICEF. https://www.unicef.org/indonesia/id/laporan-otak-anak-2024
World Bank. (2025). Learning During Crisis: RCT Interventions for Soft Skills in Indonesian Primary Schools. Washington, DC: World Bank Group. https://www.worldbank.org/en/education/indonesia-2025
Journal of Child Psychology and Psychiatry. (2024). "Emotional Support and Academic Progress: Longitudinal Study of Primary Students" (Vol. 65, Issue 3, pp. 234-248).
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2025). Panduan Rapor Digital Kurikulum Merdeka untuk SD. Diakses dari https://rapor.kemdikbud.go.id pada 12 Januari 2026.
Pusat Penilaian Pendidikan Kemendikbudristek. (2025). Survei Guru SD: Implementasi Deskripsi Progresif pada Rapor (n=15.000 guru). Jakarta: Kemendikbudristek.
Maryanto, H.M. (2020). Tanggung Jawab Negara Terhadap Jaminan Kesehatan dalam Perspektif Hak Asasi Manusia. Jurnal HAM, 11(2), 319-332. https://ejournal.balitbangham.go.id
Sianturi, et al. (2022). Tanggung Jawab Negara Terhadap Jaminan Kesehatan dalam Perspektif HAM. E-Journal UHN. https://repository.uhn.ac.id
Neliti. (n.d.). Tanggung Jawab Negara dalam Pemenuhan Hak atas Kesehatan. https://media.neliti.com
Komnas HAM. (2016). Buku Pendamping Guru dalam Pembelajaran HAM. https://www.komnasham.go.id
Mitra Hukum. (2012). Metode Pembelajaran HAM. http://mitrahukum.org
Jurnal Hukum Pendidikan. (2024). Tanggung Jawab Negara terhadap Jaminan Kesehatan. https://law.ojs.co.id