ANALISIS KEMAMPUAN MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI TINGKAT KEMAMPUAN AWAL DI MTs
Main Article Content
Abstract
Matematika sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan yang berperan penting dalam pendidikan, khususnya dalam melatih kemampuan berpikir logis dan kritis. Namun, realitasnya masih terdapat kendala dalam kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika, khususnya pada materi bilangan berpangkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan menyelesaikan masalah matematika siswa ditinjau dari tingkat kemampuan awal mereka. Penelitian ini dilakukan di MTsN 2 Aceh Besar dengan subjek penelitian sebanyak 28 siswa. Data penelitian diperoleh melalui tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kemampuan menyelesaikan masalah matematika di antara siswa berdasarkan tingkat kemampuan awal mereka. Siswa dengan kemampuan awal tinggi mampu memenuhi lebih banyak indikator menyelesaikan masalah dibandingkan siswa dengan kemampuan awal sedang atau rendah. Indikator yang dianalisis meliputi pemahaman masalah, perencanaan penyelesaian, pelaksanaan penyelesaian, dan pengecekan kembali. Temuan penelitian ini dapat menjadi bahan evaluasi dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran matematika, khususnya pada materi bilangan berpangkat.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Ansari, B. I., Taufiq, T., & Saminan, S. (2020). The use of creative problem solving model to develop students’ adaptive reasoning ability: Inductive, deductive, and intuitive. International Journal on Teaching and Learning Mathematics, 3(1), 23-36.
Basri, Z., Nursalam, N., & Suharti, S. (2018). Perbandingan Penerapan Model Pembelajaran Guided Inquiry Approach Dan Modified Free Inquiry Approach Terhadap Pemecahan Masalah Matematika Siswa. AULADUNA: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 5(1), 94-104.
Branca, N. (1980). Problem solving as a goal, process and basic skills. New York: The National Council of Teachers of Mathematics Vol2 hal.27-28.
Iffi, Martin., & Gida, Kadarisma, (2020) "Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMA pada Materi Fungsi," JPMI, 3(6), h. 649.
Jaelani, R. R., & Hidayati, N. (2021). Analisis kemampuan pemecahan masalah siswa SMP pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Jurnal Pendidikan Matematika. 10(1), 44–58.
Kushendri dan Zanthy, (2019). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMA, Journal On Education, 1(3), h. 99.
Laelatul Dhian Permata, (2017) Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika pada Materi Faktorisasi Suku Aljabar Berdasarkan Langkah Gagne Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Gatak Tahun Ajaran 2016/2017, Skripsi, Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta..
Lestari, P. (2016). Kemampuan pemecahan masalah siswa dengan penerapan PMRI pada materi kubus dan balok di SMP Negeri 17 Palembang. Skripsi. Inderalaya: FKIP UNSRI.
Muis, M. (2019). Model Pembelajaran Berbasis Masalah : Teori Dan Penerepannya. Gresik: Caremedia.
OECD. (2019). Results Whats Students Know and Can Do. Paris: OECD Publishing.
Octaviani, Kiranti Dwi, Nonik Indrawatiningsih, and Ani Afifah. (2021). Kemampuan Visualisasi Spasial Siswa Dalam Memecahkan Masalah bilangan berpangkat. International Journal of Progressive Mathematics Education, (1)1: 27-40.
Razak, F. (2017). Hubungan kemampuan awal terhadap kemampuan berpikir kritis matematika pada siswa kelas VII SMP Pesantren IMMIM Putri Minasatene. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1), 117-128.
Romika dan Yuli Amalia. (2014). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa pada Materi Bilangan Berpangkat Sisi Datar dengan Teori Van Hiele, Jurnal Bina Gogik, 1(2), hal. 30.
Ruseffendi. (2006). Pengantar Kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Bandung: Tarsito.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.