PERAN PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA
Main Article Content
Abstract
Pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi elemen strategis dalam menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing tinggi di era globalisasi dan transformasi digital. Dalam konteks ini, pelatihan tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun kemampuan adaptasi terhadap perubahan lingkungan kerja. Artikel ini mengeksplorasi peran program pelatihan, khususnya pendidikan vokasi, yang telah diimplementasikan oleh pemerintah Indonesia sebagai upaya untuk menghadapi tantangan revolusi industri 4.0 dan ekonomi digital. Salah satu kebijakan utama adalah revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi melalui reformasi lembaga pelatihan, sertifikasi tenaga kerja, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk sektor industri dan swasta. Pemerintah telah menetapkan kebijakan yang terintegrasi dengan Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja di sektor prioritas. Langkah-langkah tersebut mencakup perencanaan strategis jangka pendek dan menengah yang bertujuan untuk mempercepat peningkatan kualitas tenaga kerja. Penelitian ini juga menganalisis faktor-faktor pendukung keberhasilan pelatihan, seperti kurikulum berbasis kebutuhan pasar, teknologi pembelajaran, dan komitmen pemerintah. Temuan menunjukkan bahwa program pelatihan yang dijalankan secara berkesinambungan mampu memberikan dampak signifikan pada produktivitas tenaga kerja, pertumbuhan ekonomi, dan daya saing bangsa di kancah internasional. Oleh karena itu, investasi dalam pengembangan SDM menjadi prioritas bagi organisasi maupun negara dalam menghadapi tantangan global.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.