PERAN PROGRAM SEDATI (SEHARI BERBUDAYA PASTI ACEH ) DALAM MENINGKATKAN KARAKTER KREATIVITAS SISWA DI SD NEGERI 11 BANDA ACEH
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran program SEDATI (Sehari Berbudaya Pasti Aceh) dalam meningkatkan karakter kreativitas siswa di SD Negeri 11 Banda Aceh. Pendidikan adalah suatu proses pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekumpulan manusia yang diwariskan dari satu generasi ke generasi selanjutnya melalui pengajaran, pelatihan, dan penelitian. Ada juga yang mengatakan definisi pendidikan adalah suatu usaha sadar yang dilakukan secara sistematis dalam mewujudkan suasana belajar mengajar agar para peserta didik dapat mengembangkan potensi dirinya. Secara praktis dapat memberikan manfaat kepada penulis dalam memperluas wawasan serta bagi pihak sekolah dapat memberikan pemahaman yang dalam mengenai karakter kreativitas siswa melalui program SEDATI. Program SEDATI ini merupakan kebijakan yang diluncurkan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk memperkenalkan kearifan budaya lokal Aceh kepada siswa sejak dini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Fokusnya adalah melihat peningkatan karakter kreativitas siswa melalui peran program SEDATI yang berfokus pada tarian tradisional Aceh melalui gerakan-gerakan tarian yang dihasilkan dari beberapa ide/gagasan, jawaban dan saran. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi dan wawancara. Peran Program SEDATI menunjukkan hasil yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai budaya, antusiasme dan semangat dalam belajar dan berlatih, serta kemampuan menginterpretasikan unsur-unsur budaya secara kreatif. Dapat disimpulkan bahwa, Peran Program SEDATI sangat efektif dalam meningkatkan dan membentuk karakter kreativitas siswa dilingkungan sekolah.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Aisara, F., Nursaptini, N., & Widodo, A. (2020). Melestarikan kembali budaya lokal melalui kegiatan ekstrakulikuler untuk anak usia sekolah dasar. Cakrawala Jurnal Penelitian Sosial, 9(2), 149-166.
Gusmail, S., Nugra, P. D., & Airiansyah, F. (2019). Peningkatan Kreativitas Pengelolaan Unsur-Unsur Gerak Tari di Aceh Besar. DESKOVI: Art and Design Journal, 2(1), 53-58.
Mahmud (2011), Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: CV Pustaka Ceria.
Mansur, M. (2020). MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI KEARIFAN LOKAL (Suatu Tinjauan di Halmahera Barat). Jurnal Pusat Studi Sejarah Arkeologi Dan Kebudayaan (PUSAKA), 1(1), 22–33.
Muthma’innah, M. (2023). Urgensi Pendidikan Karakter dalam Dunia Pendidikan. TADRIBUNA: Journal of Islamic Education Management, 3(1), 61–71. https://doi.org/10.61456/tjiec.v3i1.72
Putri, D., & Syahrul, R. (2019). Korelasi Keterampilan Membaca Pemahaman dan Keterampilan Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Pariaman. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(2), 62-69.
Sebayang, S., & Rajagukguk, T. (2019). Pengaruh Pendidikan, Pelatihan dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru Di SD Dan SMP Swasta Budi Murni 3 Medan. Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX, 2(2), 105–114.
Sundari, R. S. (2016). Pengembangan kepribadian dalam pembelajaran seni tari di sekolah. Imajinasi: Jurnal Seni, 10(1), 61-66.
Widiastuti, H., Koagouw, F. V., & Kalangi, J. S. (2018). Teknik wawancara dalam menggali informasi pada program talk show Mata Najwa episode tiga Trans 7. Acta Diurna Komunikasi, 7(2).
Wigaringtyas, A. A., & Katoningsih, S. (2023). Kemampuan Motorik Kasar melalui Kegiatan Tari Dongklak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 312-322.