MINAT BELAJAR SISWA SMA KELAS XI PADA KONSEP SISTEM EKSKRESI MELALUI PENGGUNAAN MULTIMEDIA BIOLOGI (STUDI KASUS DI SMA NEGERI 11 KOTA BANDA ACEH)
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa terhadap materi sistem ekskresi yang dianggap sulit karena sifat materinya yang abstrak dan tidak didukung oleh media pembelajaran yang bervariasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat memahami pengaruh penggunaan multimedia biologi terhadap minat belajar siswa SMA Kelas XI dalam konsep sistem ekskresi di SMA Negeri 11 Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI (54 siswa) dan 3 orang guru Biologi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Observasi dilakukan dengan instrumen terstruktur yang memuat indikator minat belajar seperti antusiasme, pemahaman, dan keterlibatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan multimedia biologi mampu meningkatkan minat belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dengan dominasi tanggapan positif siswa, kategori “Setuju” (S) memiliki jumlah skor tertinggi yaitu 740,77 (rata-rata 37,04%), diikuti oleh kategori “Tidak Setuju” (TS) sebesar 679,6 (rata-rata 33,98%), “Sangat Setuju” (SS) sebesar 403,72 (rata-rata 20,19%), dan “Sangat Tidak Setuju” (STS) sebesar 175,91 (rata-rata 8,80%). Ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menyatakan setuju terhadap pernyataan positif dan tidak setuju terhadap pernyataan negatif, yang berarti mereka memiliki ketertarikan dan motivasi belajar yang baik dalam konteks penggunaan multimedia. Selain itu, pengakuan guru bahwa siswa lebih memahami dan tertarik ketika materi disampaikan melalui gambar dan video. Guru juga menyatakan bahwa materi sistem ekskresi menjadi lebih mudah dipahami dan menarik saat dibantu dengan media interaktif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan multimedia biologi efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa pada materi sistem ekskresi dibandingkan metode pembelajaran konvensional.
Article Details
References
Hamidi, I. (2018). Penilaian Ekonomi Ekosistem Hutan Mangrove dan Aplikasi Dalam Perencanaan Wilayah Pesisir. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Harahap, F. R., & Widya, L. (2022). Efektivitas Penggunaan Multimedia Interaktif Dalam Pembelajaran Biologi SMA. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(2), 135–145.
Hidayat, A., & Azzahra, M. (2022). Gaya belajar dan pendekatan diferensiasi dalam pembelajaran sains. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 8(3), 180–190.
Kinara, I. (2020). Konsep Kependudukan Dalam Sistem Pendidikan Biologi. Bandung: Erlangga.
Ningsih, Y., & Putra, H. (2023). Keterbatasan Infrastruktur Dan Tantangan Penerapan Multimedia di Sekolah Menengah. Jurnal Administrasi Pendidikan, 17(2), 101–110.
Pratiwi, M. A., & Rahma, L. (2023). Multimedia Sebagai Sarana Meningkatkan Fokus Dan Pemahaman Siswa Dalam Pembelajaran Sains. Jurnal Media Pembelajaran Sains, 10(1), 22–30.
Rahmadani, S. (2025). Visualisasi Organ Tubuh Dengan Teknologi Multimedia Dalam Meningkatkan Literasi Sains Siswa. Jurnal Pendidikan IPA Terapan, 7(2), 91–100.
Setiawan, A., & Nurul, I. (2024). Sinergi Guru dan Kebijakan Sekolah Dalam Transformasi Digital Pendidikan. Jurnal Manajemen Pendidikan Digital, 6(1), 40–49.
Suryani, F., Hidayah, T., & Rahmad, D. (2024). Pengaruh Media Animasi Terhadap Pemahaman Konsep Biologi Siswa SMA. Jurnal Pendidikan Interaktif, 5(2), 66–74. https://doi.org/10.21580/jpi.v5i2.66
Yuliana, S., & Siregar, D. R. (2023). Penggunaan Simulasi Digital Untuk Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran IPA. EduBiologi: Jurnal Pendidikan Biologi, 12(3), 99–108.
Zuhreh, S. (2019). A Pilot Study To Investigate The Effectiveness Multimedia CD-Room Traditional E-Print Based Technology Teaching Fourth Grade. International Journal On E-Learning, 4(2),42-51.