LITERASI SAINS BAGI SISWA SEKOLAH DASAR DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI ACEH

Main Article Content

Dina Ariani
Jumarsa
M. Khalil
Zulfikar

Abstract

Abstrak:


Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji  dan  memberikan  gambaran  mengenai  hakikat  literasi  sains;  analisis  literasi  sains  peserta  didik di Aceh berdasarkan survei PISA; serta upaya dan gagasan untuk pengembangan literasi sains di Indonesia melalui pendekatan saintifik. Penulisan artikel ini berdasarkan telaah kepustakaan dari berbagai sumber hasil penelitian  yang  relevan.  Hasil  yang  diperoleh  dari  survei  PISA  sejak  tahun  2010  sampai  tahun  2021 menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan peringkat literasi sains yang rendah. Padahal, salah satu tujuan utama pendidikan IPA adalah menciptakan generasi muda yang memiliki kecakapan literasi sains yang memadai. Literasi sains dapat diartikan sebagai pengetahuan dan kecakapan ilmiah untuk mampu mengidentifikasi pertanyaan, memperoleh pengetahuan baru, menjelaskan fenomena ilmiah, serta mengambil simpulan berdasar fakta, memahami karakteristik sains, kesadaran bagaimana sains dan teknologi membentuk lingkungan alam, intelektual, dan budaya; serta kemauan untuk terlibat dan peduli terhadap isu-isu yang terkait sains. Peringkat PISA Indonesia mencerminkan sistem pendidikan Indonesia yang belum mampu memfasilitasi pemberdayaan literasi sains peserta didik. Implementasi  Kurikulum 2013 diharapkan dapat memberi ruang yang lebih besar bagi pemberdayaan literasi sains peserta didik. Kurikulum 2013 melalui pendekatan saintifik, sangat menonjolkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, serta menekankan pada proses berinquiri melalui tahapan pendekatan saintifik. Pendekatan saintifik adalah suatu titik tolak atau cara pandang yang dilakukan oleh guru dalam rangka meniru ilmuwan, karena pendekatan ini meniru langkah-langkah metode ilmiah yang digunakan oleh ilmuwan dalam menemukan ilmu pengetahuan. Pendekatan ini dapat melatih peserta didik untuk menjadi  ilmuwan  dalam  menemukan  konsep  yang  dipelajari.  Metode  pembelajaran  tradisional  menjadikan peserta didik menjadi pendengar yang pasif, sedangkan pembelajaran dengan pendekatan saintifik akan mendorong peserta didik aktif dalam kegiatan belajar.


 


Kata Kunci: Literasi,  Sains, Survei PISA, Pendekatan Saintifik

Article Details

How to Cite
Dina Ariani, Jumarsa, M. Khalil, & Zulfikar. (2024). LITERASI SAINS BAGI SISWA SEKOLAH DASAR DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI ACEH. Jurnal Pembelajaran Dan Sains (JPS), 3(1). Retrieved from https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/jps/article/view/2089
Section
Articles