PELATIHAN GURU DALAM MENCIPTAKAN SEKOLAH SEHAT: STRATEGI MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN SISWA MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN DAN GIZI DI KOTA MAKASSAR

Main Article Content

Afdhal Fatawuri Syamsuddin
Muhammad Nur Abdullah
Muh Faisal
Hardianto Rahman
Siti Zahra Mulianti Natsir

Abstract

Kesehatan siswa adalah fondasi penting untuk mendukung pembelajaran dan pembentukan karakter yang optimal. Namun, di banyak sekolah dasar di Kota Makassar, pendidikan kesehatan dan gizi belum terintegrasi secara sistematis ke dalam pembelajaran. Guru menghadapi tantangan seperti kurangnya pengetahuan tentang pendidikan kesehatan, minimnya fasilitas sanitasi, dan tidak tersedianya materi ajar yang relevan dengan konteks lokal. Untuk mengatasi hal ini, program pelatihan guru berbasis pendekatan ICARE (Introduction, Connection, Application, Reflection, Extension) dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menciptakan sekolah sehat.Program ini melibatkan 50 guru dari Kelompok Kerja Guru (KKG) di Kota Makassar. Pelatihan dimulai dengan analisis kebutuhan, diikuti oleh pelatihan teori dan praktik, pengembangan modul pembelajaran berbasis kesehatan dan gizi, pendampingan implementasi di sekolah, dan evaluasi. Modul yang dirancang mencakup topik seperti pola makan sehat, kebersihan diri, sanitasi lingkungan, dan aktivitas fisik. Dengan panduan modul, guru dapat mengintegrasikan pendidikan kesehatan dalam pembelajaran sehari-hari secara lebih efektif dan interaktif. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 90% peserta berhasil menyusun modul pembelajaran berbasis kesehatan, dan 75% sekolah peserta mulai mengimplementasikan Program Sekolah Sehat, termasuk kegiatan kebersihan rutin, penyediaan makanan sehat di kantin, serta penguatan aktivitas fisik melalui senam pagi. Siswa menunjukkan perubahan perilaku positif, seperti mencuci tangan secara rutin, membawa bekal sehat, dan lebih aktif dalam olahraga. Program ini memberikan dampak positif pada siswa, guru, dan lingkungan sekolah. Meski demikian, keterbatasan fasilitas sanitasi dan variasi kesiapan sekolah menjadi tantangan utama. Dukungan berkelanjutan dari pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait sangat diperlukan untuk keberlanjutan program ini. Dengan adaptasi yang tepat, model ini memiliki potensi besar untuk direplikasi di wilayah lain guna menciptakan generasi muda yang sehat dan produktif.


 

Article Details

How to Cite
Syamsuddin, A. F. ., Nur Abdullah, M. ., Faisal, M., Rahman, H., & Natsir, S. Z. M. (2024). PELATIHAN GURU DALAM MENCIPTAKAN SEKOLAH SEHAT: STRATEGI MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN SISWA MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN DAN GIZI DI KOTA MAKASSAR. Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar Dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 1245–1256. https://doi.org/10.32672/ampoen.v2i3.2488
Section
Articles
Author Biographies

Afdhal Fatawuri Syamsuddin, Universitas Negeri Makassar

Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Negeri Makassar, Kota Makassar

Muhammad Nur Abdullah, Universitas Negeri Makassar

Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Negeri Makassar, Kota Makassar

Muh Faisal, Universitas Negeri Makassar

Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Negeri Makassar, Kota Makassar

Hardianto Rahman, Universitas Negeri Makassar

Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Negeri Makassar, Kota Makassar

Siti Zahra Mulianti Natsir, Universitas Negeri Makassar

Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Negeri Makassar, Kota Makassar

References

Grantham-McGregor, S. M., Fernald, L. C., Kagawa, R. M., & Walker, S. (2014). Effects of integrated child development and nutrition interventions on child development and nutritional status. Annals of the New York Academy of Sciences, 1308(1), 11-32.

Saavedra, J. M., & Prentice, A. M. (2023). Nutrition in school-age children: A rationale for revisiting priorities. Nutrition Reviews, 81(7), 823-843.

Juniansyah, & Elana, T. (2023). Implementasi Pendidikan Kesehatan di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 1(1), 21–25.

World Health Organization. (2022). School health and nutrition. WHO Publications.

Fadila, N., & Sari, P. (2020). Pengaruh kebiasaan sehat terhadap prestasi belajar siswa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 12(2), 45-55.

Triana, S., & Hardiman, H. (2018). Penerapan modul kesehatan untuk meningkatkan pemahaman siswa di SD. Jurnal Pendidikan Dasar, 6(3), 13-20.

Ministry of Health Indonesia. (2021). Laporan nasional kesehatan anak usia sekolah. Jakarta: Kemenkes RI.

UNESCO. (2020). Health and education: Partners for life. Paris: UNESCO.

Faridi, A., & Mukhlis, S. (2019). Peran guru dalam membangun kebiasaan hidup sehat siswa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru, 9(2), 12-19.

Cahyaningrum, E. (2017). Efektivitas pelatihan guru terhadap peningkatan pemahaman pendidikan kesehatan di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 5(4), 21-30.

Nurhadi, R., & Maulana, R. (2022). Pendekatan ICARE dalam pelatihan pendidikan kesehatan. Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 11(1), 56-64.

Lestari, M. W., & Fitriani, A. (2021). Hubungan pendidikan gizi terhadap perubahan perilaku siswa. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 14(2), 45-60.

Roberts, S., & Foster, P. (2015). Integrating health education in primary schools: A global perspective. Global Health Journal, 10(2), 34-46.

Hasanah, R., & Yusuf, H. (2020). Pengaruh lingkungan sekolah terhadap kebiasaan hidup sehat siswa. Jurnal Pendidikan dan Lingkungan, 8(3), 18-28.

Ministry of Education and Culture Indonesia. (2020). Panduan sekolah sehat: Strategi integrasi kesehatan dalam kurikulum. Jakarta: Kemdikbud.

Hadi, S., & Susanti, E. (2019). Pengembangan modul kesehatan berbasis lokal untuk sekolah dasar di Indonesia. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 31-40.

Yulianti, T., & Arifin, F. (2021). Peran orang tua dalam mendukung pola hidup sehat anak usia sekolah. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(3), 19-27.

UNICEF. (2021). Children’s health and education: Building a better future. New York: UNICEF Publications.

Prasetyo, M., & Widodo, H. (2020). Efektivitas program pelatihan kesehatan terhadap perilaku guru dan siswa. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(4), 28-40.

Johnson, K., & Walker, D. (2019). Health education in schools: Strategies for implementation. Education & Health, 8(1), 15-23.

Supriyadi, A. (2022). Implementasi kebijakan pendidikan kesehatan di sekolah dasar. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 14(2), 33-50.

Harahap, S. (2018). Hubungan pendidikan kesehatan terhadap prestasi akademik siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 6(1), 22-35.

Pratiwi L., & Syamsul, A. (2020). Pendekatan berbasis komunitas dalam penguatan program sekolah sehat. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan, 5(3), 42-55.

Fajar, M. (2021). Manajemen program sekolah sehat: Studi kasus di SD wilayah urban. Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(2), 36-50.

World Bank. (2020). Investing in health and education for sustainable development. Washington, DC: World Bank Publications.