MEMBANGUN TAMAN DI DINDING: MENYULAP BOTOL BEKAS MENJADI VERTICAL GARDEN: SOLUSI HIJAU DI TEMPAT BELAJAR DAN MENGAJI AL-KAUTSAR EDUCATION CENTER
Main Article Content
Abstract
Pemanfaatan sampah anorganik, seperti botol bekas, pada vertical garden dapat mengurangi volume sampah sekaligus menciptakan lingkungan yang indah dan asri. Pemberian pengetahuan sejak dini tentang pengelolaan sampah anorganik berperan penting dalam membentuk generasi muda yang kreatif dan peduli terhadap lingkungan. Penelitian ini dilakukan oleh mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Jember di Tempat Belajar dan Mengaji Al-Kautsar Education Center, dengan tujuan mengenalkan pemanfaatan botol bekas sebagai bahan untuk membuat vertical garden melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi. Metode yang digunakan meliputi observasi dan pelaksanaan sosialisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi yang melibatkan partisipasi aktif dari para siswa berhasil memberikan pengetahuan dalam keterampilan dalam memanfaatan botol bekas menjadi vertical garden. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah program berkelanjutan, seperti pengumpulan botol bekas secara rutin dan pengembangan instalasi vertical garden di lingkungan Al-Kautsar Education Center.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), "Data Sampah Plastik di Indonesia," 2022.
Pramono, A., Fauziah, S., Mufarikhoh, H. N., Ramadhani, A. P., Fauziah, S., Maharani, A., & Novitra, I. (2024). MITA GEDANG SELIRANG: PROGRAM KAMPUNG IKLIM DENGAN SUMBER DAYA LOKAL KELURAHAN KAUMAN. MAJU: Indonesian Journal of Community Empowerment, 1(2), 47-60.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 23 Tahun 2020 tentang Penguatan Pendidikan Karakter.