EDUKASI KADER POSYANDU MELALUI PRAKTIK PEMBUATAN PUDING KELOR: OPTIMALISASI POTENSI DESA KKN DALAM PENCEGAHAN STUNTING

Main Article Content

Bahrijal Bahrijal
Miratil Afrita
Lusyana Masthurri
Roudhatul Husna
Ega Silvianita
Rizki Maulana
Fauzah Fauzah
Kurniawan Kurniawan
Darmawan Darmawan

Abstract

Artikel ini membahas upaya edukasi kader Posyandu melalui praktik pembuatan puding kelor sebagai strategi untuk mengoptimalkan potensi desa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) serta pencegahan stunting. Stunting merupakan masalah serius yang dihadapi banyak desa di Indonesia, khususnya disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi yang memadai pada masa pertumbuhan anak. Dalam konteks ini, puding kelor, yang terbuat dari daun kelor kaya nutrisi, diperkenalkan sebagai solusi praktis dan ekonomis untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak di komunitas tersebut. Latar belakang masalah yang dihadapi oleh kader Posyandu sering kali berkaitan dengan kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan edukasi tentang gizi yang tepat. Oleh karena itu, tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas kader dalam menyampaikan informasi gizi dan cara pembuatan makanan bergizi yang mudah diakses. Metode pelaksanaan pengabdian ini mencakup pelatihan intensif yang terdiri dari teori gizi, praktik pembuatan puding kelor, serta diskusi interaktif dengan masyarakat setempat untuk membangun pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya gizi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan kader serta partisipasi masyarakat. Dengan melibatkan masyarakat secara aktif, program ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan makan sehat, khususnya bagi anak-anak usia balita yang sangat rentan terhadap masalah gizi. Pembahasan tentang isu stunting dan kelebihan puding kelor sebagai makanan tambahan gizi menjadi fokus utama, sehingga masyarakat lebih memahami pentingnya konsumsi makanan bergizi dalam mendukung pertumbuhan anak. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa edukasi yang tepat dan partisipasi aktif dari masyarakat dapat berkontribusi signifikan terhadap perbaikan gizi anak serta penurunan prevalensi stunting di desa. Saran untuk masa depan termasuk pengembangan lebih lanjut dari program ini, dengan fokus pada keberlanjutan dan perluasan jangkauan edukasi gizi di masyarakat, agar dampak positifnya dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan.

Article Details

How to Cite
Bahrijal, B., Afrita, M., Masthurri, L., Husna, R., Silvianita, E., Maulana, R., Fauzah, F., Kurniawan, K., & Darmawan, D. (2024). EDUKASI KADER POSYANDU MELALUI PRAKTIK PEMBUATAN PUDING KELOR: OPTIMALISASI POTENSI DESA KKN DALAM PENCEGAHAN STUNTING . Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar Dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 937–944. https://doi.org/10.32672/ampoen.v2i2.2355
Section
Articles
Author Biographies

Bahrijal Bahrijal, Universitas Teuku Umar

Fakultas Pertanian, Universitas Teuku Umar

Miratil Afrita, Universitas Teuku Umar

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Teuku Umar

Lusyana Masthurri, Universitas Teuku Umar

 

Fakultas Pertanian, Universitas Teuku Umar

Roudhatul Husna, Universitas Teuku Umar

Fakultas Ekonomi, Universitas Teuku Umar

Ega Silvianita, Universitas Teuku Umar

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Teuku Umar

Rizki Maulana, Universitas Teuku Umar

Fakultas Teknik, Universitas Teuku Umar

Fauzah Fauzah, Universitas Teuku Umar

Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Teuku Umar

Kurniawan Kurniawan, Universitas Teuku Umar

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Teuku Umar

Darmawan Darmawan, Universitas Teuku Umar

Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Teuku Umar

References

Fikawati, S. & Syafiq, A. (2020). Kelor dan Stunting: Peluang, Tantangan, dan Implementasi Program

Rohmatulloh, A., & Amalia, F. (2022). Potensi Daun Kelor Sebagai Pangan Fungsional dalam Pencegahan Stunting

Putri, L., & Suryani, A. (2021). Edukasi Gizi untuk Pencegahan Stunting pada Anak di Desa Tanjung

Zahra, A., & Arief, R. (2020). Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Pencegahan Stunting

Susilowati, R., & Handayani, R. (2023). Pembuatan Puding Daun Kelor sebagai Alternatif

Camilan Bergizi di Posyandu

Widyaningsih, V., & Astuti, D. (2020). Pemanfaatan Daun Kelor sebagai Sumber Gizi dalam Mencegah Stunting pada Balita

Nugroho, S., & Wulandari, P. (2021). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemanfaatan Daun Kelor sebagai Pangan Fungsional.

Maharani, D., & Hartati, S. (2020). Peran Edukasi Gizi terhadap Pencegahan Stunting di Posyandu

Rizki, A. & Yulia, R. (2022). Efektivitas Program Edukasi Gizi Berbasis Pemanfaatan Daun Kelor terhadap Penurunan Kasus Stunting

Wahyuni, R., & Rahayu, P. (2023). Pengembangan Produk Pangan Berbasis Daun Kelor untuk

Pencegahan Stunting