Literatur Review: Analisis Stres Keluarga Menggunakan Perspektif Bowen Family System Theory
Main Article Content
Abstract
Tinjauan literatur ini mengevaluasi bagaimana stres keluarga dipahami dan dianalisis melalui perspektif Bowen Family Systems Theory, yang menempatkan keluarga sebagai satu kesatuan emosional yang saling memengaruhi. Berdasarkan berbagai penelitian, stres tidak hanya dialami oleh individu, tetapi menyebar melalui pola hubungan, tingkat diferensiasi diri, dan proses triangulasi dalam keluarga. Kerangka Bowen menjelaskan bahwa kemampuan keluarga menjaga keseimbangan emosional, menetapkan batasan peran, serta mengatur kedekatan antaranggota menjadi faktor penting dalam menurunkan tekanan yang muncul. Literatur juga menunjukkan bahwa keluarga dengan tingkat diferensiasi diri yang tinggi memiliki kemampuan lebih baik dalam mengelola konflik, mempertahankan regulasi emosi, serta mencegah meningkatnya stres sistemik. Oleh karena itu, pendekatan Bowen memberikan gambaran komprehensif mengenai sumber, pola, serta dampak stres keluarga, sekaligus menawarkan arah intervensi yang berfokus pada penguatan fungsi emosional dan adaptasi keluarga secara keseluruhan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Dwistia, H., Sindika, S., Iqtianti, H., & Ningsih, D. W. (2025). Peran Lingkungan Keluarga dalam Perkembangan Emosional Anak. Jurnal Parenting Dan Anak, 2(2), 1–9.
Fatma, S. H. (2019). Bowenian Family Therapy Untuk Meningkatkan Self- Differentiation Pada Keluarga Dengan Kasus Poligami. Jurnal Psikologi Islam, 6(2), 51–62.
Kumala, H., & Irwanto, I. (2021). Dinamika Relasi Keluarga ODS ( Orang dengan Skizofrenia ) Usia Remaja Berdasarkan Teori Bowen The Dynamic of Family Relationship in a Teenager with Schizophrenia based on Bowen Theory. 7(1), 64–82. https://doi.org/10.22146/gamajop.61411
Mahmudah, U., Maylansari, A., Ruhma, A., & Guidance. (2024). The Implementation of Bowen’s Theory in Family Problems Ulya. 9(1), 498–504. https://doi.org/10.31316/gcouns.v9i1.5820
Muhammad Yazidi Rahman. (2018). Dinamika Dan Problem Psikologis Hubungan Keluarga Dalam Kondisi Perceraian. Media Publikasi Penelitian,.
Oktapianus, Y., Samsor, R. M., Pagau, D. E., Tandungan, R. W., & Rerungan, F. (2024). Peran Konseling Pastoral Dalam Penguatan Ketahanan Keluarga Kristen Era Digital Menurut Efesus5:21-33 Dan Teori Sistem Kelurga Bowen. Jurnal Kajian Agama Dan Multikulturalisme Indonesia, 7693, 407–419.
Oktarima, F. W., & Almaghfiro, E. Z. (2025). Strategi Pengasuhan Intergenerasional : Studi Pola Asuh Anak oleh Lansia Dalam Keluarga Ibu Tunggal Pekerja. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 812–818.
Palombi, M. (2016). Separations : A Personal Account of Bowen Family Systems Theory. Australian and New Zealand Journal of Family Therapy, 327–339. https://doi.org/10.1002/anzf.1170
Peleg, M., & Peleg, O. (2023). Personality and Family Risk Factors for Poor Mental Well-Being.
Ridwan. (2025). Emosi positif dalam resolusi konflik. JURNAL PSIKOLOGI JAMBI, 03(1), 14–19.
Rohman, M. (2024). Family Conflict in the Context of Economic Change: Resilience and Adaptation. JOURNAL OF FAMILY STUDIES, 8(4), 518–532.
Sugitanata, A. (2024a). Integritas Teori Sistem Keluarga Murray Bowen dan Teori Masalah Terhadap Dampak Multidimensi Lemah Syahwat Bagi Keharmonisan Keluarga. Journal of Islamic Family Law, 5(1), 1–13.
Sugitanata, A. (2024b). Memulihkan Keharmonisan keluarga Dari Jeratan Judi Online: Solusi Praktis Dengan Integritas Teori Sistem Keluarga Bowen. Jurnal Studi Gender Dan Anak, 6(1), 84–99.
Sugitanata, A., Nor, M., Fauzan, M., Islam, U., Sunan, N., Yogyakarta, K., Islam, U., Mataram, N., Islam, U., Maulana, N., & Ibrahim, M. (2024). Pengembangan teori kausalitas eksistensial keluarga dalam studi hukum keluarga. JURISY: Jurnal Ilmiah Syariah, 4(2).