Literature Review: Faktor-Faktor Reinforcement dalam Keluarga
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagian-bagian penguatan dalam kehidupan keluarga dengan meninjau penelitian-penelitian yang membahas studi nyata tentang aspek-aspek positif dari penguatan dan bagaimana hal tersebut memengaruhi cara berpikir serta keinginan anak. Penguatan dalam keluarga sangat penting untuk membantu anak belajar berperilaku dengan baik, yaitu mengelola emosi, menaati aturan, dan memiliki motivasi untuk belajar. Studi ini menggunakan metode telaah pustaka terhadap sepuluh penelitian yang menggunakan berbagai pendekatan, seperti metode kuantitatif, kualitatif, dan campuran. Hasil kajian menunjukkan bahwa penguatan dalam keluarga dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, seperti komunikasi yang harmonis di keluarga, konsistensi dalam memberikan penguatan, kejujuran emosional, keterlibatan orang tua dalam aktivitas anak, serta kerja sama antara keluarga dan sekolah. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan yang diberikan dengan cara yang tepat dapat membuat anak berperilaku lebih baik, mengurangi perilaku agresif, dan meningkatkan motivasi belajar. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi sumber gagasan bagi guru, konselor, dan keluarga untuk menerapkan strategi penguatan yang efektif.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Fajriyah, L. (2024). Teknik Reinforcement dalam Menurunkan Perilaku Agresif pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 95–111.
Fitria, N. I., Astriani, D., & Ningtyas, D. O. (2024). Konseling Behavioral dengan Teknik Positive Reinforcement untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Anak. Psycho Aksara Jurnal Psikologi, 2, 1–7.
Hasibuan, R. J. K., Habibi, A. N., & Jamaluddin, M. (2025). Efektivitas Reinforcement Positif Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa. Jurnal Media Akademik, 3(6).
Kizilkaya, A. E., & Sari, H. (2021). Effectiveness of the Reinforcement Parent Education Program Designed for Parents of Children with Autism Spectrum Disorder on Supporting Positive Behaviours. Asian Journal of Education and Training, 7(2), 103–114.
Latifa, W. (2025). Efektifitas Konseling Behavior Dengan Teknik Reinforcement Positive Dalam Meningkatkan Self- Confidence Mahasiswa. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran, 42(1), 27–33.
Padila, L. A., Suryati, & Fitri, H. U. (2025). Penerapan Konseling Individu Mengunakan Teknik Reinforcement Positif dalam Mengatasi Perilaku Agresif ( Studi Kasus pada Klien “ I ” d i Desa Letang Kecamatan Babat Supat ). Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(2), 8292–8298.
Patimah, Alfiani, D. A., & Saniah, S. (2023). Risalah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Penerapan Reinforcement Positif Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Broken Home. Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 9(3), 1062–1073.
Sari, P., Utami, F. P., Prasetyo, A., Siregar, I. K., & Rafiolai, R. H. (2022). Reinforcement positif : Teknik untuk Meningkatkan Academic Engagement Siswa pada Pandemi Covid-19. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 4(3), 584–589.
Siljeholm, O., Eckerström, J., Molander, O., Sundbye, J., & Hammarberg, A. (2024). ‘ Before , we ended up in conflicts , now we can provide support ’— Experiences of Community Reinforcement and Family Training ( CRAFT ) for parents of young adults with hazardous substance use. BMC Psychiatry, 1–15.
Yuhe, X., & Bhaumik, A. (2025). The Role Of Teacher Praise And Positive Reinforcement In Improving Student Motivation In Middle School. Journal Of Local Self-Government, 4, 3150–3158.