Ketimpangan Politik Representasi dalam Sistem Bikameral Indonesia: Keterbatasan Peran DPD dalam Menyuarakan Aspirasi Daerah
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini mengkaji ketimpangan politik representasi dalam sistem bikameral Indonesia dengan menyoroti keterbatasan peran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dalam menyuarakan aspirasi daerah. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui analisis dokumen, dengan menelaah ketentuan konstitusi, pengaturan undang-undang, serta putusan Mahkamah Konstitusi yang relevan terhadap fungsi legislasi dan pengawasan DPD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DPD masih menghadapi pembatasan kewenangan institusional: dapat mengusulkan dan membahas rancangan undang-undang tertentu, memberi pertimbangan, dan melakukan pengawasan, tetapi tidak memiliki kewenangan menentukan dalam pengambilan keputusan pembentukan undang-undang. Kondisi tersebut melemahkan prinsip checks and balances dan menurunkan kualitas representasi kepentingan daerah pada keluaran kebijakan nasional. Penelitian menyimpulkan perlunya penguatan kelembagaan DPD melalui penataan mekanisme legislasi, penguatan tindak lanjut pengawasan, dan harmonisasi regulasi.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Chidqi, A. L. (2020). Perluasan kewenangan Dewan Perwakilan Daerah ditinjau dari bikameral yang ideal. Alethea: Jurnal Ilmu Hukum, 4(1), 75–94. https://ejournal.uksw.edu/alethea/article/download/3773/2042/26728(9,Desember 2025)
Huda, N. (2013). Kedudukan dan kewenangan Dewan Perwakilan Daerah dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 20(2), 179–198. https://journal.uii.ac.id/IUSTUM/article/download/4420/3903. (9,Desember 2025)
Isra, S. (2010). Sistem bikameral dalam ketatanegaraan Indonesia. Jurnal Konstitusi, 7(1), 1–20. https://jurnalkonstitusi.mkri.id/index.php/jk/article/download/221/204.(10,Desember 2025)
Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2013). Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 92/PUU-X/2012. https://www.mkri.id/public/content/persidangan/putusan/putusan_sidang_92%20PUU%202012.pdf. (8,Desember 2025)
Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2015). Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 15/PUU-XIII/2015. https://www.mkri.id/public/content/persidangan/putusan/putusan_sidang_15_PUU_XIII_2015.pdf. (9,Desember 2025)
Pradita, T. W., Wisnaeni, F., & Hananto, U. D. (2017). Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 15/PUU-XIII/2015 terhadap pelaksanaan fungsi legislasi Dewan Perwakilan Daerah. Diponegoro Law Journal, 6(1), 1–15. https://media.neliti.com/media/publications/55045-ID-implikasi-putusan-mahkamah-konstitusi-no.pdf (11,Desember 2025)