Representasi Ancaman Maskulinitas pada Poster Toxic Masculinity Karya Crysanda Faza Kinanti Tinjauan Semiotika Peirce

Main Article Content

Novy Hidayanti. H
Fahira Raihani Ananda
Nabila Abd Kadir
Andi Sahtiani Jahrir

Abstract

Penelitian ini akan mendeskripsikan representasi ancaman maskulinitas pada poster toxic masculinity yang diposting dalam situs Clapeymedia karya Crysanda Faza Kinanti dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini akan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Analisis pada objek penelitian akan menggunakan konsep Tritomi dari semiotika Charles sanders pierce yakni meliputi Representament, Object dan Interpretant Hasil dari penelitian ini dapat dijelaskan jika Makna dari poster Toxic Masculinity karya kinanti ditemukan Representament yang mencakup sigsing dan Qualisign, kemudian Object mencakup Ikon, Indeks, Simbol dan terakhir Interpretant yang mencakup Rheme dan Argument, poster ini merupakan gambaran dari maskulinitas beracun mulai dari penggunaan warna, visual, kalimat yang digunakan merupakan representasi yang dialami oleh laki-laki yang menjadi korban standar maskulinitas tradisional sejak lama.

Article Details

How to Cite
Hidayanti. H, N., Raihani Ananda, F. ., Nabila Abd Kadir, & Sahtiani Jahrir, A. . (2024). Representasi Ancaman Maskulinitas pada Poster Toxic Masculinity Karya Crysanda Faza Kinanti Tinjauan Semiotika Peirce. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, 2(1b), 1778–1788. https://doi.org/10.32672/mister.v2i1b.2754
Section
Articles
Author Biographies

Novy Hidayanti. H, Universitas Negeri Makassar

Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Makassar, Makassar, Indonesia

Fahira Raihani Ananda, Universitas Negeri Makassar

Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Makassar, Makassar, Indonesia

Nabila Abd Kadir , Universitas Negeri Makassar

Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Makassar, Makassar, Indonesia

Andi Sahtiani Jahrir, Universitas Negeri Makassar

Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Makassar, Makassar, Indonesia

References

Belgrine, A. (2021). Animal Symbolism in the Propaganda Posters: A Comparative Multimodal Analysis (Doctoral dissertation, Mouloud Mammeri University OF Tizi-Ouzou).

Carr, C. T., & Hayes, R. A. (2015). Social media: Defining, developing, and divining. Atlantic journal of communication, 23(1), 46-65.

https://doi.org/10.1080/15456870.2015.972282

Courtenay, W. H. (2000). Constructions of masculinity and their influence on men's wellbeing: a theory of gender and health. Social science & medicine, 50(10), 1385-1401.

https://doi.org/10.1016/S0277-9536(99)00390-1

PMid:10741575

De Saussure, F. (2011). Course in general linguistics. Columbia University Press

Fuady, M. F. (2017). Pergeseran makna warna pink dari maskulinitas menjadi femininitas di Amerika Serikat Tahun 1940-1970. Jurnal Desain Interior, 2(2), 97-110.

https://doi.org/10.12962/j12345678.v2i2.3546

Güzel, S. (2023). Semiotic analysis of Fresh movie poster. RumeliDE Dil ve Edebiyat Araştırmaları Dergisi, (32), 1367-1373.

https://doi.org/10.29000/rumelide.1252905

Gökaşan, G., & Cyprus, N. (2017). Digital collage, poster design and stephan bundi: the semiotic analysis of theatre posters. Online Journal of Communication and Media Technologies, 7(3), 46-64.

https://doi.org/10.29333/ojcmt/2599

Hamburg, H.C. (1956). Symbol and Reality: Studies in the Philosophy of Ernst Cassirer. Dordrecht: Springer Netherlands.

https://doi.org/10.1007/978-94-011-9461-7

Hermawan, I., & Hidayah, N. (2023). Toxic masculinity dan tantangan kaum lelaki dalam masyarakat Indonesia modern. Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi, 12(2), 171-182.

https://doi.org/10.21831/dimensia.v12i2.60991

Hoopes, J. (Ed.). (2014). Peirce on signs: Writings on semiotic by Charles Sanders Peirce. UNC Press Books.

Iman Gunawan. (2013). Metode Penellitian Kualitatif Teori dan Praktik, (Jakarta: PT Bumi Aksara, hal. 88.

Infid, T. P. (2020). Laporan Studi Kuantitatif Barometer Kesetaraan Gender. Jakarta: Infid.

Liszka, J. J. (1996). A general introduction to the semiotic of Charles Sanders Peirce. Indiana University Press.

Moayeri, B., & Ahmadpanah, S. A. (2024). Semiotic Investigation of Visual Components of World Health Organization Educational Posters (Case Study: Coronavirus 2020-2021). Karafan Journal, 20(4), 87-109.

Peirce, C. S. (1991). Peirce on signs: Writings on semiotic. UNC Press Books.

Scannell, P. (1998). Media language Media Discourse. Oxford: Blackwell, pp. 251 267

Umberto Eco. (1979). A theory of semiotics. Bloomington: Indiana University Press

Yakin, H. S. M., & Totu, A. (2014). The semiotic perspectives of Peirce and Saussure: A brief comparative study. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 155, 4-8.

https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.10.247

Yunita, A. R. (2024). Analisis semiotika charles S. Peirce pada poster street harassment karya Shirley. VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Design, 2(1), 122-133.

Yudhistira, D. (2019). Toxic masculinity dalam globalisasi kontemporer: Studi kasus Toxic Masculinity di Indonesia. student working paper ksm iron fire.

Wandi, G. (2015). Rekonstruksi maskulinitas: menguak peran laki-laki dalam perjuangan kesetaraan gender. Kafaah: Journal of Gender Studies, 5(2), 239-255.

https://doi.org/10.15548/jk.v5i2.110

Wicaksono, L. D., & Heriyati, N. (2023). Semiotic Analysis of the Little Mermaid Movie Poster Using Peirce (1996). Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 3(2), 167-174.

https://doi.org/10.34010/mhd.v3i2.10567

Most read articles by the same author(s)