Perkembangan Perkembangan Pusat Pendidikan Baitul Hikmah (House of Wisdom) terhadap Proses Renaisans di Eropa

Main Article Content

Junifer Saputra
Muhammad Zalnur
Fauza Masyhudi

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pusat pendidikan Baitul Hikmah yang didirikan pada abad ke-9 di Baghdad, yang menjadi salah satu pusat pendidikan dan pengetahuan terbesar dalam sejarah peradaban Islam, dan pengaruhnya terhadap Renaisans di Eropa. Pengetahuan yang disebarkan dari Baitul Hikmah menjadi dasar penting bagi Revolusi Sains dan Renaisans Eropa, khususnya di bidang matematika, astronomi, dan kedokteran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research), di mana data dikumpulkan dengan cara memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang berkaitan dengan pusat pendidikan Baitul Hikmah dan pengaruhnya terhadap Renaisans Eropa. Dengan demikian, Baitul Hikmah tidak hanya memainkan peran penting dalam kemajuan pengetahuan di dunia Islam, tetapi juga menjadi katalisator utama bagi kebangkitan intelektual di Eropa. Warisan Baitul Hikmah mencerminkan pentingnya pertukaran lintas budaya dalam pengembangan pengetahuan global.

Article Details

How to Cite
Saputra, J., Zalnur, M., & Masyhudi, F. (2024). Perkembangan Perkembangan Pusat Pendidikan Baitul Hikmah (House of Wisdom) terhadap Proses Renaisans di Eropa . Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, 2(1), 348–358. https://doi.org/10.32672/mister.v2i1.2433
Section
Articles
Author Biographies

Junifer Saputra, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Muhammad Zalnur, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Fauza Masyhudi, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

References

Abbas, N. (2016). Pemikiran Politik Islam Pada Masa Pemerintahan Dinasti Abbasiyah. Jurnal Dakwah Tabligh, 17(1), 68–83. https://doi.org/https://doi.org/10.24252/jdt.v17i1.6077

Absor, N. F., Armiyati, L., Pangestika, V. P., Maulida, C. Z., & Riliani, T. F. (2020). Tumbuh dan Berkembangnya Humanisme Pada Masa Renaisans Abad Ke 14 Sampai 17. Alur Sejarah: Jurnal Pendidikan Sejarah, 3(2).

Al-Azizi, A. S. (2018). Untold Islamic History. Laksana.

Al-faruq, U., Anwar, A. C., Seto, D. A., & Amalia, W. A. (2024). Masa Taqlid Ke Masa Jumud: Dinamika Perubahan Hukum Dalam Sejarah Islam. Relinesia: Jurnal Kajian Agama Dan Multikulturalisme Indonesia, 3(2), 150–154. https://doi.org/https://doi.org/10.572349/relinesia.v3i2.1894

Al Farabi, M. (2016). Bayt al-Hikmah: Institusi awal pengembangan tradisi ilmiah Islam. MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 37(1). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30821/miqot.v37i1.74

Alkadafi, M. A., Rifqi, M. A. F., Maulidia, T. A., Prayogi, A., Riyadi, R., Pujiono, I. P., & Nasrullah, R. (2024). Islam Dan Kontribusinya Terhadap Perkembangan Ilmu Pengetahuan: Suatu Telaah. Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 1(5), 6325–6334.

Asy’ari, H. (2018). Renaisans Eropa dan Transmisi Keilmuan Islam ke Eropa. JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam), 2(1), 1–14. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30829/j.v2i1.1792

Hamid, R. (2011). Pengaruh Falsafat Ibn Rusyd di Barat.

Herlina, N. (2020). Metode sejarah. Satya Historika. http://digilib.isi.ac.id/id/eprint/6127

Hidayat, C. (2024). Perkembangan Sains Dalam Sejarah Peradaban Islam. At-Thariq: Jurnal Studi Islam Dan Budaya, 4(02).

Hidayat, C., Hidayat, T., & Permana, S. Y. (2024). Sains dan Sastra Pada Zaman Dinasti Abbasiyah. Tanjak: Sejarah Dan Peradaban Islam, 4(3), 247–253. https://doi.org/https://doi.org/10.19109/tanjak.v4i3.24489

Hidayat, H. (2013). Teologi lembaga pendidikan islam. Ijtimaiyya, 6(2), 115–142.

Hindami, Q. H., & Yusuf, M. (2023). IBN SINA DAN IBN RUSYD DALAM PENGEMBANGAN SAINS MODERN DI BARAT.

Huzain, M. (2018). Pengaruh Peradaban Islam Terhadap Dunia Barat. Tasamuh: Jurnal Studi Islam, 10(2), 355–377. https://doi.org/https://doi.org/10.47945/tasamuh.v10i2.77

Khaeruddin, K. (2024). Baitul Hikmah Sebagai Pusat Peradaban Intelektual Pada Masa Dinasti Abbasiyah. TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 8(1), 1–13. https://doi.org/https://doi.org/10.52266/tadjid.v8i1.1918

Khalik, A. T. (2017). Pemimpin Non-Muslim dalam Perspektif Ibnu Taimiyah. ANALISIS: Jurnal Studi Keislaman, 14(1), 59–90. https://doi.org/https://dx.doi.org/10.24042/ajsk.v14i1.649

Khamami, A. R. (2014). Hubungan Sains Dan Islam Dalam Perspektif Fethullah Gülen (Islamisasi Ilmu dalam Praktik).

Khasanah, N., Hamzani, A. I., & Aravik, H. (2020). Klasifikasi Ilmu Menurut Ibn Sina. SALAM: Jurnal Sosial Dan Budaya Syar-I, 7(5), 993–1008. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v7i11.17739

Lindawati, L. (2021). Tujuh Ilmuwan Muslim Perintis Laboratorium Modern. Integrated Lab Journal, 9(2), 80–92.

Mahesa, L. P., & Hadijah, H. (2023). Manajemen Perpustakaan Baitul Hikmah Pada Masa Dinasti Abbasiyah. TADRIBUNA: Journal of Islamic Education Management, 3(2), 1–10. https://doi.org/https://doi.org/10.61456/tjiec.v3i2.98

Mariane, I., Jumadin, L., Hasan, H., Rahim, A., Fauziah, P. N., Endriyatno, N. C., Astari, C., Nugrahani, R. A. G., Putri, E. T., & Kalalo, M. J. (2022). Dasar Ilmu Farmasi. TOHAR MEDIA.

Muhtar, F. (2014). Abu Abdullah Ibn Musa Al-Khawarizmi (Pelopor Matematika Dalam Islam). Beta: Jurnal Tadris Matematika, 7(2), 82–97. https://www.jurnalbeta.ac.id/index.php/betaJTM/article/view/68

Putri, J., & Ferianto, F. (2023). Kemajuan Peradaban Islam Di Era Society 5.0. Wahana Karya Ilmiah Pendidikan, 7(01), 42–54. https://doi.org/https://doi.org/10.35706/wkip.v7i01.9241

Rahmanita, F., Nashihah, D., & Ramadhan, M. F. (2023). Al-Khawarizmi Serta Kontribusinya Untuk Perkembangan Sains Modern. Ulumuddin: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 13(2), 297–312. https://doi.org/https://doi.org/10.47200/ulumuddin.v13i2.2045

Rizki, H. M. (2022). Analisis Peran Baitul Hikmah Pada Masa Dinasti Abbasiyah Serta Relevansinya Terhadap Integrasi Pendidikan Islam Dan Sains. Uin Prof. Kh Saifuddin Zuhri.

Rofiq, A. C., & Fil, M. (2019). Cara Mudah Memahami Sejarah Islam. IRCiSoD.

Sahlah, L. (2015). Peran Ibnu Sina dalam pengembangan sains islam di Persia: 980–1037 M. http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/29778

Shofia, N., & Soleh, A. K. (2022). Ibnu Sina: jiwa dan keabadian jiwa. Rosyada: Islamic Guidance and Counseling, 3(2), 91–106. https://jurnal.iainponorogo.ac.id/index.php/rosyada/article/view/5450

Subagiya, B. (2024). Kepemimpinan visioner Khalifah Harun Al-Rasyid dalam pengembangan ilmu pengetahuan di masa peradaban Islam. Islamic Learning Horizons: Journal of Islamic Education, 1(1), 1–10. https://journal.melek.id/index.php/ilhjie/article/view/1

Suresman, E. (2022). Filsafat Islam. UPI Press.

Uni, S. Q. A. (2020). Analisis Pemikiran Pendidikan Menurut Ibnu Sina dan Kontribusinya Bagi Pendidikan Islam di Era Modern. Journal of Islamic Education Research, 1(3), 225–238. https://doi.org/https://doi.org/10.35719/jier.v1i3.39

Zaitun, A. (2024). Pengaruh Dinasti Abbasiyah Terhadap Kemajuan Peradaban Islam. Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 3(2), 113–124.