DETERMINAN IMPLEMENTASI DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAMADUA

Main Article Content

Sri Rosita
Rahmayani
Tika Indiraswari
Cut Juliana

Abstract

Latar Belakang: Deteksi dini tumbuh kembang balita merupakan salah satu upaya penting dalam pelayanan kesehatan anak untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan sesuai usia serta menemukan secara awal adanya penyimpangan yang memerlukan tindak lanjut. Pelaksanaan deteksi dini membutuhkan keterlibatan ibu, dukungan kader, serta ketersediaan informasi mengenai pelayanan tumbuh kembang. Di wilayah kerja Puskesmas Samadua, deteksi dini tumbuh kembang balita perlu dilakukan secara optimal untuk mendukung pemantauan kesehatan dan perkembangan anak. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan pengetahuan ibu, peran kader, dan akses informasi layanan yang diterima oleh ibu balita. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan ibu, peran kader, dan akses informasi layanan dengan deteksi dini tumbuh kembang balita di wilayah kerja Puskesmas Samadua. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional studi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai balita di Wilayah Kerja Samadua berjumlah 626 orang, dengan sampel berjumlah 87 orang yang diambil dengan metode proportional sampling.Pengumpulan data di lakukan dengan cara pembagian kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square dengan interval kepercayaan 95%. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan deteksi dini tumbuh kembang balita (p value = 0,005), peran kader (p value = 0,007), dan akses informasi layanan (p value = 0,012). Kesimpulan : Pengetahuan ibu, peran kader, dan akses informasi layanan mempunyai hubungan dengan deteksi dini tumbuh kembang balita di wilayah kerja Puskesmas Samadua. Disarankan kepada Puskesmas Samadua untuk meningkatkan pengetahuan ibu melalui penyuluhan rutin, memperkuat pembinaan kader, serta meningkatkan penyampaian informasi mengenai jadwal, tempat, manfaat, dan prosedur pelayanan deteksi dini tumbuh kembang balita.

Article Details

Section
Articles

References

Andersen, R.M., 1995. Revisiting the behavioral model and access to medical care: does it matter? Journal of Health and Social Behavior, 36(1), pp.1–10.

Damarini, S., Yorita, E., Yanniarti, S. and Efriani, R., 2024. Upaya pencegahan stunting melalui pendampingan kader dalam skrining deteksi dini tumbuh kembang balita. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri).

Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Selatan, 2025. Profil Kesehatan Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2024. Tapaktuan: Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Selatan.

Ersila, W., Prafitri, L.D. and Abdurrachman, A., 2022. Deteksi dini tumbuh kembang balita melalui metode “CERITA” (Ceramah, Pemeriksaan dan Demonstrasi) pada kader kesehatan. LINK, 18(1).

Green, L.W. and Kreuter, M.W., 2005. Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach. 4th ed. New York: McGraw-Hill.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2016. Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak di Tingkat Pelayanan Kesehatan Dasar. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2023. Buku KIA: Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2024. Profil Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Notoatmodjo, S., 2014. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nuryani, N., H.N., A. and T.W., N., 2017. Knowledge and the role of cadres in the implementation of early detection of toddlers development using KPSP. Jurnal Kesehatan.

Puskesmas Samadua, 2025. Profil Puskesmas Samadua Tahun 2025. Samadua: Puskesmas Samadua.

Sekarini, N.A.D., Arsani, N.L.K.A. and Pratiwi, P.I., 2024. Peningkatan peran kader Posyandu dalam stimulasi dan deteksi dini pertumbuhan dan perkembangan balita. Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SENADIMAS), 9.

World Health Organization, 2020. Improving Early Childhood Development: WHO Guideline. Geneva: World Health Organization.

World Health Organization, UNICEF and World Bank Group, 2018. Nurturing Care Framework for Early Childhood Development: A Framework for Helping Children Survive and Thrive to Transform Health and Human Potential. Geneva: World Health Organization.