KEGAGALAN KOMUNIKASI TERHADAP KESALAHAN MEDIS DI INSTALASI GAWAT DARURAT : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW:

Main Article Content

Khalifah Berlian

Abstract

Latar Belakang: Kegagalan komunikasi dalam pelayanan kesehatan, khususnya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), merupakan faktor signifikan yang berkontribusi terhadap tingginya angka kesalahan medis. Kompleksitas situasi klinis, tekanan kerja tinggi, dan struktur organisasi yang hirarkis meningkatkan risiko miskomunikasi antar tenaga kesehatan. Tujuan: Mengetahui penyebab kegagalan komunikasi terhadap terjadinya kesalahan medis di sintalansi gawat darurat Metode: Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review dengan pendekatan PRISMA. Pencarian artikel dilakukan melalui data base PubMed dan Google scholar menggunakan kata kunci terkait kegagalan komunikasidan kesalahan medis di instalasi gawat darurat. Artikel yang dipilih merupakan original artikel, tersedia full text, open access, serta dipublikasikan dalam Bahasa Indonesia dan inggris pada periode 2021-2025. Dari 234 artikel yang ditemukan, 5 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kegagalan komunikasi di IGD terbukti berkontribusi signifikan terhadap kesalahan medis, baik dari segi faktor individu (kurangnya kompetensi komunikasi), organisasi (sistem dokumentasi, manajemen shift), maupun sistemik (kekurangan SDM, lemahnya kolaborasi antarprofesi). Kesimpulan:  Kegagalan  komunikasi  secara  signifikan  mempengaruhi  terjadinya  kesalahan medis di IGD. Faktor-faktor yang mempengaruhi antara lain individu (kompetensi komunikasi), organisasi (manajemen shift, budaya kerja), dan sistem (prosedur pelaporan dan dokumentasi). Perbaikan sistem komunikasi, pelatihan keterampilan interpersonal, serta penguatan budaya keselamatan sangat penting untuk mencegah kesalahan medis dan meningkatkan mutu pelayanan di IGD.

Article Details

Section
Articles

References

Dabi, A., Tuju, TS., Gonfa, BK., Waldekidan, ET., Beshaw, ED., Mohamed, MA., dan Geressu, ST. 2021. Factors towards patient safety among nurses working at Asella Referral and Teaching Hospital, Ethiopia: A cross-sectional study. PLoS ONE. h.1–19.

Halinen, M., Tiirinki, H., Rauhala, A., Kiili, S., & Ikonen, T. (2024). Root causes behind patient safety incidents in the emergency department and suggestions for improving patient safety – An analysis in a Finnish teaching hospital. BMC Emergency Medicine, 24(209)

Handayani, T., Hasanah, N. Wargiah (2024). Sosialisasi Penerapan Komunikasi SBAR pada HAndover di RSUD Demang Sepulau Raya. Bagimu Negeri : Jurnal Pengabdian Masyarakat. 8(1). 104-107

Karmila, K., Suharni, S., & Alwi, M. K. (2023). Hubungan Budaya Keselamatan Pasien dengan Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien oleh Perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit TK II Pelamonia Makassar. Journal of Muslim Community Health

,4(1),181–189.

Kemenkes RI. (2022). Standar akreditasi rumah sakit. Jakarta: Menteri Kesehatan RepublikIndonesia

Lisnayana, Zakaria,R., Maidar, Abdullah, A., Hermansyah. (2024). Umpan Balik dan Komunikasi Kesalahan Terhadap Insiden Keselamatan Pasien. Journal of Telenursing. 6(2). 2998-3005.

Maulida, S., & Damaiyanti, M. (2021). Hubungan komunikasi dengan keselamatan pasien pada perawat di IGD rumah sakit: Literature review. Borneo Student Research, 3(1).

Mohammadi, F., Rustaee, S., & Bijani, M. (2024). The factors influencing patient safety management as perceived by emergency department nurses: A qualitative study. Nursing Open, 11, e2135.

Okutoyi, L., Godia, P., Adam, M., Sitati, F., & Jaoko, W. (2024). Understanding diagnostic error patterns and contributing factors: A descriptive analysis of medical error reports at a tertiary hospital in Kenya 2019–2021.

Pahlawan, U. (2021). Keselamatan pasien dan keselamatan kesehatan kerja. Diakses dari https://repository.universitaspahlawan.ac.id/1112/1/Buku%20Digital%20-%20Keselamatan%

Pasien%20dan%20Keselamatan%20Kesehatan%20Kerja%281%29.pdf

Rahayu, S.I, Yusuf, M., Yullyzar, Mahdarsari, M., Maurissa,A., 2024. Penerapan Komunikasi Efektif SBAR Saat Handover di Ruang Rawat Inap RSUD dr. Zainoel Abidin. JIM FKep.8(2). 30-37

Rosita, L., Antoro, B., & Sujiah. (2023). Persepsi, sikap dan stres yang berhubungan dengan kegagalan komunikasi pada proses timbang terima asuhan keperawatan pasien di RSUD Bandar Negara Husada. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 4(2).

Tjan, T. E., Wong, L. Y., & Rixon, A. (2024). Conflict in emergency medicine: A systematic review. Academic Emergency Medicine, 31(6).

Yahya, A., Meilando, R., Faizal, M. 2025. Hubungan Antara Triase dan Kondisi OvercrowdedDengan Kepuasan Keluarga Pasien di IGD. Jurnal Penelitian Keperawatan. 11(1). 81-88

Yunita, A., Sumiati. 2022. Hubungan Faktor Komunikasi dan Beban Kerja Terhadap Keselamatan Pasien Saat Bekerja di RSUD Kota Madiun. Indonesian Journal On Medical Science. 9(2). 188-195