PROGRAM PELAKSANAAN KUNJUNGAN BAYI BARU LAHIR USIA 0 – 28 HARI (Studi Kasus Di Desa Lamblang Manyang Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar)
Main Article Content
Abstract
Latar Belakang: Kematian neonatus merupakan salah satu indikator kesehatan masyarakat yang mencerminkan kesejahteraan suatu wilayah. Neonatus memiliki risiko kematian tertinggi pada 28 hari pertama kehidupan. Program penatalaksaan kunjungan bayi usia 0-28 hari salah satu upaya untuk mencegah risiko kecacatan dan kematian. Tujuan: Studi kasus adalah melakukan studi kasus program pelaksanaan kunjungan bayi baru lahir uisa 0-28 hari di Desa Lamblang Manyang Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan pendekatan asuhan kebidanan melalui empat kali kunjungan, meliputi asuhan esensial (0–2 jam), kunjungan I (7 jam), kunjungan II (5 hari), dan kunjungan III (8 hari). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil: Bayi mendapatkan 4 kali kunjungan selama usia 0-28 hari. Hasil observasi menunjukkan bayi dalam kondisi normal, IMD berhasil dilakukan, tidak ditemukan tanda bahaya, berat badan sempat menurun 100 gram pada hari ke-5 namun kembali normal pada hari ke-8. Ibu telah memahami konseling mengenai ASI eksklusif, perawatan bayi, dan imunisasi. Kesimpulan: Program pelaksanaan kunjungan bayi baru lahir usia 0-28 hari bermanfaat bagi ibu dan bayi dalam pemantauan tumbuh kembang bayi, serta bayi mendapatkan asuhan yang sesuai dengan kebutuhan setiap kunjungannya.
Article Details
References
Afrida, B.R., Aryani, N.P., 2022. Buku Ajar Asuhan Kebidanan pada Neonatus, Bayi, Balita, dan Anak Prasekolah. Penerbit NEM.
Andriana, I.S., Yunita, D., Kirana, N., 2022. Kesehatan Ibu dan Anak: Konsep Dasar Teori Perspektif Akademisi dan Praktisi. Indie Press, Bandung.
Badan Pusat Statistik Indonesia, 2023. Sensus Penduduk 2010 - Indonesia 1–44.
Damayanti, Y., Sutini, T., Sulaeman, S., 2019. Swaddling dan Kangaroo Mother Care Dapat Mempertahankan Suhu Tubuh Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). J. Telenursing 1, 376–385.
Dinas Kesehatan Aceh, 2023. Profil Kesehatan Aceh 2022. In: Aceh. pp. 1–10.
Ernawati, Wahyuni, S., Aritonang, T.R., Meliyana, E., Mayasari, D., Widarti, L., Rohmah, A.N., Hasanah, Z., Kusumasari, H.A.R., Suprobo, N.R., 2023. Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir Jilid 1. Rena Cipta Mandiri, Malang.
Karo, M.B., Isnaini, F., Fatmawati, I., Hidayati, N., Ummiyati, M., Dewi, P.D.P.K., Iswati, R.S., Hubaedah, A., Dewi, R.S., Damalita, A.F., 2022. Ketidaknyamanan dan komplikasi yang sering terjadi selama kehamilan. Rena Cipta Mandiri.
Kemenkes RI, 2023. Asi Eksklusif (ASI) [WWW Document]. Kementeri. Kesehat. RI. Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan.
Kementrian Kesehatan RI, 2024. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.
Kusuma, D.C.R., Elmeida, I.F., Nofita, R., Supardi, N., Aldriana, N., Handayani, L., Purba, J., Bebasari, M., Argaheni, N.B., Sianipar, K., 2022. Asuhan Neonatus dan Bayi Baru Lahir dengan Kelainan Bawaan. Global Eksekutif Teknologi.
Ni Ketut, M., 2021. Model Mommyng Guide Kangoroe Mother Care Skin to Skin Contact Terhadap Kestabilan Suhu Tubuh dan Berat Badan pada BBLR di Puskesmas. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Yogyakarta.
Profil PKM Ingin Jaya, 2023. Kecamatan Ingin Jaya _ Sistem Informasi Kecamatan [WWW Document].
UNICEF, 2021. World Prematurity Day: 15 Million Preterm Born Babies Worldwide Need a Strong Voice.
WHO, 2023. Trends in maternal mortality 2000 to 2020: estimates by WHO, UNICEF, UNFPA, World Bank Group and UNDESA/Population Division: executive summary.
Wigunantiningsih, A., Noviani, A., 2025. Perawatan Bayi Baru Lahir dalam Perspektif Budaya: Studi Etnografi di Kabupaten Karanganyar. J. Penelit. Inov. 5, 943–950.