FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN (BABS) DI DESA BLANG BARO KECAMATAN BANDAR BARU KABUPATEN PIDIE JAYA

Main Article Content

Juliana Juliana
Redha Rahmi

Abstract

Latar Belakang: Kondisi Kehidupan masyarakat di Desa Blang Baro Kecamatan bandar baru kabupaten Pidie Jaya masih ditemukan adanya masyarakat yang buang air besar sembarangan yang disebabkan karena mereka bekerja sebagai petani dan sudah terbiasa buang air besar disembarangan tempat seperti di sungai, hutan, semak-semak atau area terbuka lainnya, masyarakat merasa lebih nyaman BAB sembarangan dari pada BAB di jamban. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku buang air besar sembarangan di desa Blang Baro Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie jaya Tahun 2024. Metode: Penelitian ini adalah kuantitatif yang bersifat deskriftif analitik dengan desain cross sectional , populasi dalam penelitian ini seluruh penduduk yang menetap di desa blang baro dengan jumlah kk 409 KK, dengan jumlah 80 sampel, penelitian ini dilakukan di akhir bulan juni sampai pertengahan bulan Juli 2024. Tehnik analisis data yang di gunakan  dalam penelitian ini adalah analisis Bivariat chi-square. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik  di ketahui variabel tingkat pengetahuan p value = 0,031 < 0,05, sikap p value = 0,048 < 0,05, Tingkat pendapatan p value = 0,004 < 0,05, tempat pembuangan tinja p value = 0,000 <0,05 menunjukan  bahwa ke empat faktor tersebut berpengaruhi terhadap buang air besar sembarangan. Kesimpulan: Diharapkan kepada masyarakat di desa blang baro ikut berperan serta dalam menyukseskan program puskesmas dan pemerintah desa tentang perilaku hidup bersih dan sehat, salah satunya tidak buang air besar sembarangan dan dapat memanfaatkan jamban sebaik-baiknya. Perlu adanya peningkatan edukasi dengan cara kreatif, edukatif, dan komunikatif menggunakan berbagai media seperti aktif di sosial media dan elektronik guna menyadari tidak membuang air besar sembarangan

Article Details

Section
Articles

References

Departemen Kesehatan RI. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2014 Tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI.

Kemenkes RI. (2014). PMK Nomor 3 Tahun 2014 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Jakarta: Kemenkes RI.

Pamsimas. (2018). Pemicuan Perubahan Perilaku Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Pamsimas III.

Profil Desa Blang Baro Kecamatan Bandar Baru Kabupaen Pidie Jaya Tahun 2023.

Regita, D. P., Joko, T., & Rahardjo, M. (2020). Hubungan Karakteristik Sosial Individu, Pengetahuan, Sikap dan Ketersediaan Fasilitas Sanitasi dengan Praktik Buang Air Besar di Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang. Media Kesehatan

Zhang, Z., Zhang, G., & Su, (2022). The spatial impacts of air pollution and socio- economic status on public health: Empirical evidence from China. Socio-Economic Planning Sciences, 83. https://doi.org/10.1016/j.seps.20 21.101167