PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RSUD DR. FAUZIAH BIREUEN
Main Article Content
Abstract
Latar Belakang: Kepuasan kerja yang rendah menimbulkan berbagai dampak negatif seperti mangkir kerja, lambannya menyelesaikan tugas dan tingginya turn over. Tingkat kepuasan kerja berdampak terhadap kinerja yang pada akhirnya meningkatkan produktivitas dan daya saing. Rumah sakit diharuskan dan seharusnya memberikan perhatian yang besar pada kepuasan kerja para perawatnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik individu dan karakteristik organisasi terhadap kepuasan kerja perawat di RSUD dr. Fauziah Bireuen. Metode: Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan instrumen berupa angket/kuesioner menggunakan skala Likert 1–5. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 83 perawat dengan teknik accidental sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square yang diolah dengan SPSS versi 26.0. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh antara karakteristik organisasi yang diinisiasikan oleh fasilitas dan insentif terhadap kepuasan kerja (p = 0,000) dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia, jenis kelamin, pendidikan, dan masa kerja dengan kepuasan kerja perawat di RSUD dr. Fauziah Bireuen. Kesimpulan: Sarana prasarana dan kesejahteraan berpengaruh terhadap kepuasan kerja perawat. Hendaknya manajemen rumah sakit merancang program kompensasi yang lebih baik, termasuk peningkatan gaji, pengembangan insentif yang sesuai, dan pengakuan atas kontribusi perawat. Peningkatan kepuasan kerja perawat akan berdampak positif pada kualitas perawatan yang diberikan kepada pasien di rumah sakit.
Article Details
References
Afandi, P. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia (Teori, Konsep dan Indikator). Riau: Zanafa Publishing.
Anggraeni, C., dan Hasanah, O. (2008). Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap motivasi Kerja Kader Posyandu.
Aryudi, D.R., C. Suryawati, dan N. Nandiru. (2023). Analisis Kepuasan Kerja Perawat Rumah Sakit Nasional Diponegoro Semarang. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia. 11(3):269-280.
Barkhowa, M. K., Widodo, T., & Fahlefi, M. F. (2021). Work Life Balance Dan Work Engagement: Peran Mediasi Kepuasan Kerja Dalam Menghadapi Era New Normal. Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan (JIMAT), 12(2), 115-117.
Budiaji, W. (2013). Skala pengukuran dan jumlah respon skala likert. Jurnal ilmu pertanian dan perikanan, 2(2), 127-133.
Delectа, P. (2011). Work Life Bаlаnce. Internаtionаl Journаl of Current Reseаrch Vol. 33, Issue, 4,186-189
Dewi, R. S., Setiadi, I. K., & Mulyantini, S. (2022). Pengaruh Work- Life Balance, Employee Engagement dan Burnout Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Milenial Kelurahan Kamal Jakarta Barat. Jurnal Ilmu Manajemen, 1(1), 53–67.
Elysa, M., & Ariyanti, F. (2022). Hubungan Faktor Demografi dan Kebahagiaan di Tempat Kerja dengan Kepuasan Kerja Staf Rumah Sakit di Provinsi Lampung (Analisis Data RISNAKES Tahun 2017). Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS), 6(1), 29-40.
Hartina. (2020). Hubungan Karakteristik Perawat dengan Dokumentasi Asuhan Keperawatan di Ruang Perawat Rumah Sakit Haji Makassar. Bussiness Law Binus, 79(2):33-48.
Kusnanto (2019). Karakteristik Individu dan Reward System Berhubungan dengan Kinerja Perawat. Jurnal Ners, 4(1):89-93.
Meilinda. (2022). Hubungan Tingkat Kepuasan dengan Motivasi Kerja Perawat di Rumag Sakit. Thesis. Universitas Islam Sultan Agung, Semarang.
Wibowo. (2023). Hubungan faktor-faktor dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap di Rumah sakit Permata Bunda Purwodadi. Indonesia Jurnal Perawat. 8(1):24-32.
Yuanita T. (2019). Pengaruh Imbalan, Pengawasan, Kondisi Kerja, Pengembangan Karier, Penghargaan Dan Kelompok Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Perawat Pelaksana Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Tgk. Chik Ditiro Sigli. Jurnal Sains Riset. Mar 15;8(1):18-24.