HUBUNGAN PERAN KADER, DUKUNGAN KELUARGA DAN BUDAYA DENGAN PENDAMPINGAN IBU HAMIL RISIKO TINGGI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KRUENG BARONA JAYA ACEH BESAR
Main Article Content
Abstract
Latar Belakang: Angka kematian Ibu (AKI) kini menjadi salah satu indikator penting untuk melihat derajat kesehatan suatu Negara. AKI digambarkan dari jumlah wanita yang meninggal dari suatu penyebab kematian yang terkait dengan gangguan kehamilan atau penanganannya termasuk kecelakaan selama kehamilan. Deteksi dini pada kehamilan dapat dijadikan salah satu upaya untuk mencegah kehamilan risiko tinggi ibu hamil. Penyebab kematian ibu oleh beberapa hal seperti pendarahan, hipertensi dalam kehamilan, nfeksi, gangguan metabolik, gangguan sistem peredaran darah dan kematian akibat lainnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui hubungan peran kader, dukungan keluarga dan budaya (adat istiadat) dengan pendampingan ibu hamil risiko tinggi di wilayah kerja Puskesmas Krueng Barona Jaya Aceh Besar. Metode: Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang ada di Wilayah kerja Puskesmas Krueng Barona Jaya Aceh Besar yang berjumlah 337 orang dan sampel berjumlah 72 orang menggunakan tehnik random sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 19–24 Mei 2023. Data diolah secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil: Ada hubungan peran kader (p-value = 0,009), dukungan keluarga (p-value = 0,009) dan budaya/adat istiadat (p-value = 0,015) dengan pendampingan ibu hamil risiko tinggi di wilayah kerja puskesmas Krueng Barona Jaya Aceh Besar. Kesimpulan: Peran kader, dukungan keluarga dan budaya berhubungan dengan pendampingan ibu hamil risiko tinggi. Diharapkan Dinas Kesehatan Aceh Besar membuat kebijakan tentang pemberdayaan dukun-dukun di masyarakat misalnya menjadi pendamping ibu hamil, menemani ibu hamil di rumah tunggu, merujuk ibu hamil ke bidan. Dan bagi Puskesmas melakukan pemantauan kepada kader-kader terpilih untuk melakukan kunjungan rumah bagi ibu hamil yang tidak melakukan pemeriksaan kesehatan sesuai jadwal serta menggalakkan program-program khusus untuk ibu hamil yang berisioko tinggi dengan pendekatan keluarga.
Article Details
References
Aryastami, N.K., Mubasyiroh, R., 2019. The role of culture in maternal healthcare utilization. Bantul Kementeri Kesehat RI.
Dinkes Aceh, 2022. Profil Kesehatan Aceh Tahun 2021. Dinas Kesehatan Aceh, Aceh.
Dinkes Aceh Besar, 2022. Profil Kesehatan Aceh Besar Tahun 2021. Dinas Kesehatan Aceh Besar, Aceh Besar.
Hatijar, I.S., Yanti, L.C., 2020. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Pada Kehamilan. Gowa.
Indrawati, N.D., Damayanti, F.N., Nurjanah, S., 2016. Buku Ajar Pendidikan Kesehatan Kehamilan Resiko Tinggi Berbasis Tinggi (LCD dan Leaflet). FEBS Lett. http//repository. unimus. ac. id/id/eprint/3804.
Ismawati, I., 2020. Hubungan Peran Kader Pendamping Ibu Hamil Risiko Tinggi Dengan Kepatuhan Pemeriksaan Kehamilan Pada Ibu Hamil Risiko Tinggi Di Puskesmas Mejuwet Bojonegoro.
Kemenkes RI, 2023. Profil Kesehatan Indonesia 2022. Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.
Rahmawati, D., Sopiatun, R., 2022. Pemberian Dukungan Keluarga Dan Kader Terhadap Penurunan Kecemasan Ibu Hamil Resiko Tinggi Dalam Menghadapi Persalinan. J. Midwifery Updat. 4, 1–8.
Sinaga, V., 2021. Hubungan Pengetahuan Ibu, Sikap Ibu dan Dukungan Sosial dengan Kejadian Kehamilan Resiko Tinggi di UPTD Puskesmas Batumarta VIII Kabupaten OKU Timur. J. Kesehat. Saelmakers PERDANA 4, 102–114.
Sunaryo, Lestari, E., Apriliana, S., Khotimah, K., Setiadi, I.M.D., KUsuma, S.H., 2022. Buku Pendampingan Sabu Saka (Satu Ibu Satu Kader). BRIN, Jakarta.
WHO, UNICEF, UNFPA, Group, W.B., Division, U., 2023. Trends in maternal mortality 2000 to 2020 [Internet]. World Health Organization, Geneva, Switzerland.