EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PEMBERANTASAN PENYAKIT DBD DI WILAYAH DINAS KESEHATAN KOTA BANDA ACEH

Main Article Content

Said Usman
Burhanuddin Syam
Rahmayani Rahmayani
Nadhilah Nurman

Abstract

Latar Belakang: Kasus DBD lagi marak-maraknya sekarang, bahkan ada beberapa anak meninggal dunia karena DBD. kasus penyakit DBD cukup tinggi di Tanah Rencong. Hingga Agustus 2022, tercatat mencapai 952 kasus DBD di Aceh, dengan angka kematian empat orang asal Banda Aceh dan satu orang warga Bireuen. Ini belum semua kabupaten/kota yang terinput. Dari total kasus ini paling tertinggi di Banda Aceh 138 kasus, Pidie 128 kasus dan Aceh Besar 108 kasus. Penyuluhan, sarana dan prasarana serta sumbar daya manusia faktor yang banyak mempengaruhi evaluasi program pemberantasan penyakit demam berdarah dengue sehingga pada dasarnya dinas kesehatan kota Banda Aceh yang memiliki peranan yang paling besar untuk mengurangi kasus Demam Berdarah Dengue. Tujuan: Tujuan untuk menganalisis evaluasi pelaksanaan program pemberantasan penyakit demam berdarah dengue di wilayah dina kesehatan kota Banda Aceh. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yaitu penelitian yang bersifat deskriptif dan menggunakan analisis. Proses dan makna (perpektif) lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif. Landasan teori dimanfaatkan sebagai pemandu agar focus penelitian sesuai dengan fakta dilapangan. Responden pada penelitian ini adalah kepala bidang, kepala seksi dan petugas fogging atau epidemologi yang berjumlah 3 orang. Analisis dalam penelitian menggunakan data Reduction, Data display Conclusion drawing/verification. Hasil: Bahwa penyuluhan melakukan program jumantik kurangnya dukungan dari desa, kemudia pada variabel sarana prasarana kendalanya pada sumber dana yang sedang defisit dan pada variabel sumber daya manusia, masyarakat desa kurang berpartisipasi dalam menanggulangi pencegahan program pemberantasan sarang nyamuk. Kesimpulan: Untuk peneliti selanjutnya dapat lebih mengembangkan penelitian ini dengan metode yang berbeda, sehingga penelitian ini tidak berhenti dan lebih diperluas dan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mahasiswa mengenai analisis pencegahan penyakit DBD.

Article Details

Section
Articles

References

Dienillah Saragih, Izzah., Falefi Reinpal., Juliana, Pohan Devi., Hartati Elliandy, Sri Rezeki, 2019. Analisis Indikator Masukan Program Pemberantasan Demam Berdarah Dengue Di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Contagion : Scientific Periodical of Public Health and Coastal Health 1 (1)..

Departemen Kesehatan RI. 2011. Informasi Umum DBD. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Masrochah S, Susanto E, Irmawati, 2016. Sistem Informasi Pemantauan Kejadiaan Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah Berbasis Geographic Information System (GIS) di Kota Semarang. Jurnal Riset Kesehatan.;5(2):53–59.

Rahayu, T, 2012, Evaluasi Pelaksanaan Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Ketapang 2 (Studi di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur Propinsi Kalimantan Tengah), Jurnal Kesehatan Masyarakat, Vol. 1, No. 2, Tahun 2012, Hal. 479 – 492.