FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSONAL HYGIENE PENJAMAH MAKANAN PADA RUMAH MAKAN AYAM PENYET PAK ULIS DI KOTA SIGLI KABUPATEN PIDIE
Main Article Content
Abstract
Latar Belakang: Makanan merupakan salah satu kebutuhan pokok makhluk hidup untuk dapat melangsungkan kehidupan Makanan yang sehat dan aman merupakan salah satu faktor yang penting untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Oleh karena itu kualitas makanan baik secara bakteriologis, kimiawi, maupun fisik harus selalu dipertahankan, secara global penyakit bawaan makanan merupakan salah satu penyebab utama kematian di negara berkembang dan menyebabkan 1,9 juta kematian orang pertahun. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Personal Hygiene Penjamah Makanan pada Rumah Makan Ayam Penyet Pak Ulis di Kota Sigli Kabupaten Pidie. Metode: Jenis Penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional dengan metode wawancara langsung dengan Responden, Intrumens quesioner yang berisikan pernyataan dengan sampel sebanyak 31 responden. Hasil: dari 31 responden, menunjukan bahwa setelah uji chi-square tidak ada pengaruh antara pengetahuan dengan personal hygiene penjamah makanan (P.value = 0,123), ada pengaruh antara sikap dengan personal hygiene penjamah makanan (P.value = 0,002) dan ada pengaruh antara penggunaan APD dengan personal hygiene penjamah makanan (P.value = 0,031). Kesimpulan: dalam penelitian ini adalah Kepada pihak perusahaan agar dapat melakukan monitoring dan evalusi setiap 6 bulan sekali pada penjamah maka dengan melakukan cek kesehatan berkala pada penjamah makanan dan kepada penjamah makanan diharapkan dapat menjaga kebersihan diri selama bekerja.
Article Details
References
Abidin, Z., 2018. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Personal Hygiene Penjamah Makanan Di Unit Instalasi Gizi Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Madiun. Glob. Heal. Sci. 3, 339–345.
Dasnawati, 2013. Manajemen Higine dan Sanitasi Layanan Makanan Di Asrama Darul Aitami Kec Pasie Raja Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2013. In: Skripsi. FKM Universitas Serambi Mekkah, Banda Aceh.
Fatmawati, S., Rosidi, A., Handarsari, E., 2013. Perilaku higiene pengolah makanan berdasarkan pengetahuan tentang higiene mengolah makanan dalam penyelenggaraan makanan di Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Jawa Tengah. J. Gizi 2.
Fitriana, S.W., 2023. Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Pedagang Kaki Lima Dengan Perilaku Higiene Sanitasi Pengolahan Makanan Di Alun-Alun Gresik. GIZI UNESA 3, 261–266.
Herdianti, H., Trioktoriana, W., Noviyanti, N., 2019. Perilaku dan Karakteristik Penjamah Makanan Terhadap Higiene Sanitasi Makanan Pada Rumah Makan. Kampurui J. Kesehat. Masy. (The J. Public Heal. 1, 17–25.
Kementerian RI, 2020. Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan Repoblik Indonesia [WWW Document]. Kemenkes RI.
Novita, L., Lestari, R., 2018. Gambaran pengetahuan dan sikap penjamah makanan tentang personal higiene pada 3 pedagang di kantin Poltekkes Kemenkes Riau. J. ibu dan anak 6, 81–88.
Sawong, K.S.A., Andrias, D.R., Muniroh, L., 2016. Penerapan Higiene Sanitasi Jasa Boga pada Katering Golongan A2 dan Golongan A3 di Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah. Media Gizi Indones. 11, 1–10.
Suryansyah, Y., 2018. Evaluation of Hygiene and Sanitation Catering in Gayungsari Surabaya Street. J. Kesehat. Lingkung. 10, 165.
World Health Organization, 2019. 23 million people falling ill from unsafe food each year in Europe is just the tip of the iceberg [WWW Document]. World Heal. Organ. URL https://www.who.int/news/item/05-06-2019-23-million-people-falling-ill-from-unsafe-food-each-year-in-europe-is-just-the-tip-of-the-iceberg
Yuliana, S., 2013. Kajian Tentang Pengelolaan Makanan untuk Santri di Pesantren Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo. J. Tata Boga 2.