FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KEBERHASILAN PROGRAM POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAKTI KABUPATEN PIDIE

Main Article Content

Wilda Lovita
Ismail Ismail

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan survei awal yang penulis dapatkan melalui laporan Puskesmas Sakti Kabupaten Pidie   Bulan Tahun 2019 diketahui bahwa Cakupan  NS : 26,4%, Cakupan D/S : 46,6%, Cakupan K/S : 98,8%, Cakupan D/K: 47,1%, Cakupan N/D: 56,8%. Dari hasil tersebut jelas bahwa target SKDN belum tercapai, hanya cakupan Program yang telah sesuai dengan target Nasional yaitu 98,8%. Para kader posyandu diharapkan dapat mencapai tujuan Posyandu terutama menyangkut dengan upaya-upaya kesehatan tentang  masyarakat. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor- faktor yang berhubungan dengan tingkat keberhasilan program Posyandu di wilayah kerja Puskesmas sakti Kabupaten Pidie Tahun 2021. Metode: Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kader posyandu yang ada di 14 desa dengan 14 posyandu yang ada dalam wilayah kerja Puskesmas Sakti Kabupaten Pidie dengan jumlah kader yang aktif 39 orang. Penelitian dilakukan pada 31 Mei-8 Juni 2021. Data diolah secara univariat dan bivariat. Hasil: Penelitian didapatkan ada hubungan pengetahuan (P value = 0,004), ada hubungan keaktifan kader (P value = 0,001), ada hubungan sikap (P value = 0,032), ada hubungan sarana (P value = 0,014) dengan tingkat keberhasilan program Posyandu.  Kesimpulan: berdasarkan hasil penelitian bahwa, variabel pengetahuan, keaktifan kader, sikap dan sarana posyandu memiliki hubungan dengan keberhasilan program Posyandu di wilayah kerja Puskesmas sakti Kabupaten Pidie Tahun 2021. Diharapkan kepada Kader Posyandu agar dapat meningkatkan pengetahuan tentang posyandu melalui keikutsertaan pada pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan oleh Puskesmas dan dapat lebih aktif dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan pada saat posyandu.

Article Details

Section
Articles

References

Aceh, D.P., 2019. Profil Kesehatan Provinsi Aceh. Banda Aceh.

Ambarita, L.P., Husna, A., Sitorus, H., 2019. Pengetahuan Kader Posyandu, Para Ibu Balita Dan Perspektif Tenaga Kesehatan Terkait Keaktifan Posyandu Di Kabupaten Aceh Barat. Bul. Penelit. Sist. Kesehat. 22, 147–157.

Arisdiani, T., Livana, P.H., 2019. Gambaran Sikap Ibu Dalam Pemberian Asi Eksklusif. J. Keperawatan Jiwa 4, 137–140.

Arwinda, R., Arifin, S., Herawati, H., 2017. Hubungan Ketersediaan Sarana dengan Pelaksanaan Posyandu pada Wilayah Kerja Puskesmas Di Kota Banjarbaru. Dunia Keperawatan J. Keperawatan dan Kesehat. 2, 55–60.

Cahyanti, R., Fitriahadi, E., 2017. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Kader Dengan Pelayanan Posyandu di Desa Sidorejo Godean Sleman.

Gusmiati, R., Mesby, Y.N., 2019. Faktor yang berhubungan dengan keaktifan kader posyandu. J. Kesehat. 10, 63–69.

Hane, Y.L., Hariyanto, T., Ardiyani, V.M., 2017. Hubungan keaktifan kader Posyandu dengan keberhasilan Pemberian Makanan Tambahan pada Anak Kurang gizi di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru malang. Nurs. News J. Ilm. Keperawatan 2.

Hanum, N., Rafsanjani, T.M., Hz, M., Winandar, A., Syukur, M., Yusuf, N., 2024. Dukungan Kader Posbindu Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah Puskesmas Lambaro Angan Aceh Besar. J. Healthc. Technol. Med. 10, 532–545.

Wahyuningsih, W., Setiyaningsih, A., 2019. Hubungan peran kader posyandu dengan status gizi balita. J. Kebidanan 24–34.