HUBUNGAN STRATEGI PROMOSI KESEHATAN DENGAN CAKUPAN IMUNISASI MEASLES RUBELLA (MR) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTA BARO ACEH BESAR TAHUN 2020

Main Article Content

Husna Husna
Siti Marlina
Said Usman
Masyudi Masyudi

Abstract

Kampanye imunisasi massal MR dilaksanakan di sekolah, Puskesmas dan posyandu dengan sasaran anak usia 9 bulan sampai 15 tahun. Capaian imunisasi MR di Provinsi Aceh terendah diantara 28 Provinsi diluar pulau Jawa. Cakupan imunisasi MR di Aceh tahun 2019 sebesar 53%, menurun dari tahun 2018 (77%). Tujuan penelitian ini adalah untuk hubungan strategi promosi kesehatan dengan cakupan imunisasi Measles Rubella (MR) di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro Aceh Besar tahun 2020. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 660 orang dan sampel berjumlah 87 orang. Penelitian dilakukan pada Juni 2020. Data yang diperoleh dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan advokasi (p value 0,002) dan pemberdayaan masyarakat (p value 0,004) dan bina suasama (p value 0,000) dengan cakupan imunisasi Measles Rubella (MR) di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro Aceh Besar tahun 2020. Disarankan kepada Puskesmas agar lebih gencar melakukan promosi kesehatan melalui penyuluhan dan pendampingan imunisasi Measles Rubella (MR) dengan memberdayakan kader-kader atau tokoh-tokoh masyarakat agar dapat meningkatkan kesadaran masyarakat.

Article Details

Section
Articles

References

Amin, Ahmad Farid, Sellie Damayanti, dan Vicka Aulia Rahmawati. 2018. Moderasi Islam Terhadap Penggunaan Vaksin Measles Rubella (MR) Pada Masyarakat Multikultural. Skripsi. Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah. Jakarta. (diakses 10 Januari 2020).

Hartono, 2019. Advokasi, Cara Efektif Tingkatkan Cakupan Imunisasi. https://www.liputan6.com/health/read/ 3954412/advokasi-cara-efektiftingkatkan-cakupan-imunisasi. Diakses Juni 2020.

Kemenkes RI, 2016. Pedoman Umum Program Indonesias Sehat Dengan Pendekatan keluarga. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Jakarta.

Kemenkes RI, 2017. Petunjuk Teknis Introduksi Imunisasi Measles Rubella (MR). Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. Jakarta.

Kemenkes RI, 2017. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/191/2017 tentang Kelompok Kerja Nasional Eliminasi Campak Dan Pengendalian Rubela (Congenital Rubela Syndrome). Kementerian Kesehatan Indonesia. Jakarta.

Kemenkes RI, 2018. Strategi Imunisasi Massal Campak-Rubella (MR). Kementerian Kesehatan RI. Jakarta

Kemenkes RI, 2018. Data dan Informasi, Profil Kesehatan Indonesia 2018. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta.

Riskesdas, 2018. Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar. Kementerian Kesehatan. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Jakarta.

Sholichah, 2018. Pengaruh Lingkungan Sosial Budaya Terhadap Tingginya Penolakan Imunisasi MR (Meases Rubella). Naskah Publikasi. Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan. Surya Mitra Husada Kediri. (diakses pada 22 Juni 2020).

WHO, 2012. Global Measles and Rubella Strategic Plan 2012-2020. World Health Organization. Geneva.

Yulida, I., 2018. Hubungan Informasi Yang Diterima Ibu Dari Media Promosi Kesehatan Tentang Vaksin MR (Measles Rubella) Dan Paritas Terhadap Minat Keikutsertaan Vaksinasi MR Di Puskesmas Kartasura. Skripsi. Program Studi Pendidikan Dokter, Universitas Muhammadiyah Surakarta. (Diakses 15 Januari 2020).

Rafsanjani, T.M., Amni, U., Hamzah, D.F., Muhammad, R. and Akbar, H., 2022. Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Kejadian Drop Out Imunisasi Difteri, Pertusis dan Tetanus (DPT) pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Lampisang Aceh Besar. Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(1), pp.5055.