FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB GIZI KURANG PADA BALITA YANG DIRAWAT DI PUSKESMAS BATOH KECAMATAN LUENG BATA KOTA BANDA ACEH TAHUN 2021
Main Article Content
Abstract
Status gizi kurang pada balita dapat menimbulkan pengaruh yang dapat menghambat pertumbuhan fisik, mental maupun kemampuan berpikir. Balita yang menderita gizi buruk dapat mengalami penurunan kecerdasan (IQ). Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian kasus control (case control) dengan jumlah sampel sebanyak 68 responden yang terdiri dari 34 balita gizi kurang dan 32 balita tidak mengalami gizi kurang. Penelitian ini dilakukan pada 04 s/d 18 Januari Tahun 2021 di Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh. Uji statistik yang digunakan adalah uji deskriptif dan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa balita yang menderita penyakit infeksi memiliki 8 kali resiko gizi kurang, ibu balita yang pengetahuan kurang baik memiliki 4 kali resiko gizi kurangpada balita, balita yang sosial ekonomi rendah memiliki 7 kali resiko gizi kurang dan balita yang asupan makanan kurang cukup memiliki 5 kali resiko gizi kurang di Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh Tahun 2021. Kesimpulan adalah penyakit infeksi, pengetahuan, sosial ekonomi, dan asupan makanan menjadi faktor resiko yang menyebabkan kejadian gizi kurang pada balita di Puskesmas Batoh
Kota Banda Aceh Tahun 2021.
Article Details
References
Adisasmito, (2017). Sistem Kesehatan, Jakarta: PT.Raja Persada.
Adriani, (2016), Grafindo Pengantar Gizi Masyarakat. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Ardiansyah, Sandy, et al. Gizi dalam Kesehatan Reproduksi. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini, 2022.
Dewi, (2015). Pengetahuan Ibu Tentang Tumbuh Kembang Pada Balita Di Kampung Sabi Kabupaten Tanggerang.Jakarta: FKUI.
Dinkes Aceh, (2019). Laporan Prevalensi Status Gizi Balita di Aceh Tahun 2019, Aceh: Dinas Kesehatan Aceh.
Dinkes Kota Banda Aceh, (2019). Laporan Status Gizi Balita di Kota Banda Aceh Tahun 2019, Aceh: Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh.
Kemenkes, (2015), Situasi dan Analisis Gizi, Pusat Data dan Informasi, Jakarta: Kemenkes RI..
Kusminiarti, (2017). Menjaga Kesehatan Bayi dan Balita. Jakarta : Puspa Swara. Masyudi, Masyudi, Mulyana Mulyana, and T. M. Rafsanjani. "Dampak pola asuh dan usia penyapihan terhadap status gizi balita indeks BB/U." AcTion: Aceh Nutrition Journal 4.2 (2019): 111-116.
Rona,F. (2015). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Anak Balita di Puskesmas Naggalo Padang, Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, Padang: Universitas Andalas.
Setyawati, (2018), Buku Ajar Dasar Ilmu Gizi Kesehatan Masyarakat, Yogayakarta: Deepublish. Soekirman, (2015), Ilmu Gizi dan Aplikasinya. Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional.
Sudargo, T. (2018), 1000 Hari Pertama Kehidupan, Yogyakarta: UGM PRESS.
Sugiyanto, (2017). Ilmu Kesehatan Anak Untuk Kebidanan. Medika. Jakarta: Pendidikan Salemba
Suhaimi, A. (2016), Pangan, Gizi dan Kesehatan, Yogyakarta: Deepublish.
Sumampouw, O. (2017). Diare Balita: Suatu Tinjauan dari Bidang Kesehatan Masyarakat, Yogyakarta: Deepublish.
Yuanita, S. (2019). Asuhan Keperawatan Kehamilan, Jakarta: CV. Jakad Publishing.