FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI PT. SEMEN BOSOWA BANYUWANGI

Main Article Content

Maulida Rachmadiyawati
Y. Denny Ardyanto W

Abstract

Pekerja tidak menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) saat bekerja adalah termasuk ke dalam perilaku tidak aman yang dapat meningkatkan risiko keparahan akibat kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja sehingga dapat menimbulkan kerugian bagi pekerja maupun perusahaan. Saat observasi di PT. Semen Bosowa Banyuwangi, ditemukan 10% pekerja bagian produksi yang sedang melakukan pekerjaannya saat itu tidak menggunakan APD lengkap diantaranya hanya menggunakan helm safety dan tidak memakai sepatu safety sedangkan yang lain hanya memakai sepatu dan helm safety tanpa memakai masker kain. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis faktor yang berhubungan dengan perilaku penggunaan APD (Alat Pelindung Diri) pada pekerja bagian produksi di PT. Semen Bosowa Banyuwangi. Penelitian ini termasuk dalam penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 30 pekerja bagian produksi PT. Semen Bosowa Banyuwangi. Variabel yang diteliti adalah activator (pengetahuan dan motivasi), consequence (punishment), dan perilaku penggunaan APD (Alat Pelindung Diri). Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji koefisien kontingensi untuk menganalisis kuat hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara pengetahuan dengan perilaku penggunaan APD adalah sangat rendah (CC=0,155), hubungan antara motivasi dengan perilaku penggunaan APD (Alat Pelindung Diri) adalah rendah (CC=0,299) dan hubungan antara punishment dengan perilaku penggunaan APD (Alat Pelindung Diri) adalah sangat rendah (CC=0,149) pada pekerja bagian produksi PT. Semen Bosowa Banyuwangi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor activator (pengetahuan dan motivasi) dan consequence (punishment) memiliki hubungan sangat rendah dengan perilaku penggunaan APD (Alat Pelindung Diri) pada pekerja bagian produksi PT. Semen Bosowa Banyuwangi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan kepada perusahaan dan pekerja untuk meningkatkan perilaku aman menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) yaitu dengan cara mengadakan toolbox meeting, observasi perilaku aman, dan pengadaan program reward.

Article Details

Section
Articles

References

Irzal, 2016. Dasar-Dasar Kesehatan dan Keselamatan Kerja: Edisi Pertama. [e-book] Jakarta: Kencana. Tersedia di: https://books.google.co.id

OHSAS, 2007. Occupational Health snd Safety Assessment Series 18001: Occupational Health and Safety Management ystems Requirements. Tersedia di: http://www.aims.org.pk/wp- content/uploads/2014/08/OHSAS- 18001-2007-Standards.pdf [27 Oktober 2018].

Suma’mur, P. K., 2009. Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (Hiperkes). Jakarta: CV Sagung Seto.

Brito, G.T., 2015. Analisis Aspek Pembentuk Budaya K3 dengan Kepatuhan Penggunaan APD Pada Pekerja Produksi Resin di Sidoarjo. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, [e- journal] 4(2): pp.1-10. Tersedia di: [diakses tanggal 27 Oktober 2018].

Repi, A.A., Josephus, J., dan Rattu, A.J.M., 2016. Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap dengan Tindakan Penggunaan Alat Pelindung Diri Pada Tenaga Kerja di PT Tropica Cocoprima Desa Lelema Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan. [ejournal] 5(1): pp.1-10. Tersedia di: <https://ejournal.unsrat.ac.id/index. php/kesmas/article/view/12681> [diakses tanggal 27 Oktober 2018].

Barizqi, I.N., 2015. Hubungan Antara Kepatuhan Penggunaan APD dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Bangunan PT. Adhi Karya Tbk Proyek Rumah Sakit Telogorejo Semarang. Skripsi. Universitas Negeri Semarang.

Utami, S.D., 2006. Hubungan Antara Pemakaian Alat Pelindung Tangan dengan Kecacatan Akibat Kecelakaan Kerja di PT. Purinusa Eka Persada Semarang Tahun 2005. Skripsi. Universitas Negeri Semarang.

Geller, E. Scott, 2001. Working Safe : How to Help People Actively Care for Health and Safety. Florida : Lewis Publisher.

Notoatmodjo, S., 2010. Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Maulana, H. D. J., 2009. Promosi Kesehatan. Jakarta: EGC

Rachmansyah, A. H., 2016. Analisa Perilaku Memakai APD Sarung Tangan Berdasarkan Model Perilaku ABC pada Tenaga Kerja Bagian Penimbangan Serbuk Menthol di PT Coronet Crown Sidoarjo. Skripsi. Universitas Airlangga.

Putri, K. D. S., 2017. Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Menggunakan Alat Pelindung Diri. The Indonesian Journal of Occupational Safety, Health and Environment, [e-journal] 6(3): pp.1-10. Tersedia di: [diakses tanggal 19 Mei 2019]

Robbins, S. P., dan Judge, T. A., 2008. Edisi 12: Perilaku Organisasi (Penerjemah Diana Angelica, dkk). Jakarta: Salemba Empat.

Fleming, M. & Lardner, R., 2002. Strategies to Promote Safe Behaviour As Part Of A Health and Safety Management System. Tersedia di www.hse.gov.uk/research/crr_pdf/2 002/crr02430.pdf

Retnani, N.D. dan Ardyanto, D., 2013. Analisis Pengaruh Activator dan Consequence Terhadap Safe Behavior Pada Tenaga Kerja di PT. Pupuk Kalimantan Timur Tahun 2013. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, [e- journal] 2(2): pp.1-11. Tersedia di: [diakses tanggal19 Mei 2019].