ASUPAN SERAT DAN AIR SEBAGAI FAKTOR RISIKO KONSTIPASI DI KOTA BANDA ACEH

Main Article Content

Nunung Sri Mulyani
Wiqayatun Khazanah
Suci Febrianti

Abstract

Konstipasi adalah suatu keadaan yang ditandai oleh perubahan konsistensi feses menjadi keras, ukuran besar, penurunan frekuensi atau kesulitan defekasi. Angka menunjukkan bahwa sekitar 2,5 juta kunjungan ke dokter setiap tahun adalah untuk mengobati konstipasi dan jumlah orang yang menderita konstipasi meningkat dengan usia. Serat makanan di dalam feses dapat menyerap banyak air, sehingga membuat feses menjadi lunak atau mencegah konstipasi. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional studi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 orang. Data yang dikumpulkan yaitu asupan serat, asupan cairan dan aktivitas fisik yang dikumpulkan dengan cara wawancara menggunakan food recall dan kuisioner. Analisis statistik yang digunakan yaitu Uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi kejadian konstipasi di Puskesmas Batoh sebesar 66,7%. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara asupan serat dengan kejadian konstipasi (p value = 0,002), ada hubungan yang bermakna antara asupan cairan dengan kejadian konstipasi (p value= 0,005), dan tidak ada hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan kejadian kontipasi (p value = 0,057). Diharapkan pihak Puskesmas memberikan komunikasi informasi edukasi (KIE) agar masyarakat meningkatkan kualitas kesehatan agar mengurangi risiko yang dapat menyebabkan terjadinya konstipasi.

Article Details

Section
Articles

References

Lee, W.T., Ip, K.S., Chan, J.S., Lui, N.W., Young, B.W. 2008. Increased prevalence of constipation in pre-school children is attributable to under- consumption of plant foods: a community-based study. J Paediatr

Child Health; 44(4) :170-5.

Riskesdas 2013. Laporan hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) Provinsi Aceh. Jakarta. Badan Penelitian dan pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan RI; 2013

Claudina, I., Rahayuning, D., Kartini, A. Hubungan Asupan Serat Makanan dan Cairan dengan Kejadian Konstipasi Fungsional pada Remaja di SMA Kesatrian 1Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2018;6(1):486-495

Oktaviana, E.S., Setiarini, A. Hubungan Asupan Serat dan Faktor-faktor lain dengan Konstipasi Fungsional pada Mahasiswi Reguler Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat UI Tahun 2013. Program Studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat UI Depok

Utari, D. M., H. Riyadi., Muhilal, dan Purwantyastuti. 2011. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional. 5(4) : 166-170.

de Carvalho, É. B., Vitolo, M. R., Gama, C. M., Lopez, F. A., Taddei, J. A. C., & de Morais, M. B. 2006. Fiber intake, constipation, and overweight among adolescents living in Sao Paulo city. Nutrition and Dietetic, 22(7), 744-749.

Puspamika, DM., Sutiari, NK. Konsumsi serat pada Anak Sekolah Dasar Kota Denpasar. J Community Health. 2014;II(1):133-140

Kranz, S., Brauchla, M., Slavin, J.L., & Miller, K. B. (2012). What Do We Know about Dietary Fiber Intake in Children and Health? The Effects of Fiber Intake on Constipation, Obesity, and Diabetes in Children. American Society for Nutrition. Adv. Nutr, 3, 47-53.

Eva F. Prevalensi Konstipasi dan Faktor Risiko Konstipasi pada Anak. Program Magister Program Studi Ilmu Biomedik Universitas Udayana Denpasar; 2015

Oktariyani, 2013. Analisis Praktik Klinik Keperawatan Kesehatan Masyarakat Perkotaan Pada Bapak B Dengan Masalah Konstipasi Di Wisma Bungur Sasana Tresna Werdha Karya Bhakti Cibubur .Depok . Universitas Indonesia

Ambarita EM, Madanijah S, Nurdin NM. Hubungan Asupan Serat Makanan dan Air dengan Pola Defekasi anak Sekolah Dasar di Kota Bogor. J Gizi dan Pangan. 2014; 9(1) : 7-14

Wulandari M. Hubungan antara Asupan Serat dengan Kejadian Konstipasi pada Pekerja di PT Tiga Serangkai Surakarta.

Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta

Hidayah, S, N. 2010. Hubungan Asupan Serat, Cairan, Aktifitas Fisik terhadap Kejadian Yogyakarta (Skripsi), Fakultas Kedokteran UGM, Yogyakarta.

Amelia, D.K. Sari, Wirjatmadi. Hubungan aktivitas fisik dengan Kejadian Konstipasi pada Lansia di Kota Madiun. Jurnal Media Gizi indonesia, Januari-Juni 2016, 11(1) : hlm 40-47

Amry, LY. Analisis Faktor-faktor Kejadian Konstipasi pada Lanjut Usia di Panti Wredha Budhi Dharma Umbulharjo Yogyakarta. Jurnal Surya Medika, Juli 2013, 9(2)