ANALISIS PENGETAHUAN DAN KEPEMILIKAN JAMBAN DENGAN KEBIASAAN BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN (BABS) (Studi Kasus di Desa Seumantok Kecamatan Sampoinet Kabupaten Aceh Jaya)

Main Article Content

Husna
Suci Mailanie

Abstract

Sanitasi, personal hygiene dan lingkungan yang buruk berkaitan dengan penularan beberapa penyakit infeksi yaitu penyakit diare, cacingan dan sebagainya. Perilaku buang air besar sembarangan dapat menimbulkan pencemaran sumber air dan bau busuk serta estetika. BABS dapat berdampak pada timbulnya berbagai penyakit dan pencemaran lingkungan. Desa Semantok Kecamatan Sampoinet Kabupten Aceh Jaya memiliki akses sanitasi yang masih rendah dan termasuk salah satu desa yang bermasalah dengan perilaku BABS. Penelitian ini merupakan survei analitik bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dan kepemilikan jamban dengan kebiasaan masyarakat BABS di Desa Seumantok Kecamatan Sampoinet Aceh Jaya menggunakan rancangan crossectional. Populasi penelitian yang dilakukan pada Juli- Agustus 2017 ini adalah seluruh kepala keluarga (101 KK) yang memiliki jamban tapi belum tau apakah masih BABS. Sampel penelitian sebanyak 55 KK diperoleh berdasarkan rumus Lameshow. Alat yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian dianalisis secara Univariate dan Bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dan kepemilikan jamban dengan BABS di Desa Seumantok (P<0,05). Hasil ini menyimpulkan bahwa masyarakat Desa Seumantok masih melakukan BABS walaupun memiliki jamban. Diharapkan kepada pihak terkait untuk melakukan penyuluhan mendalam tentang penggunaan jamban yang sehat dan dampak BABS terutama terkait kesehatan lingkungan dan wabah penyakit menular.

Article Details

Section
Articles

References

Nilansari N.W,. 2015. Hubungan Karakteristik Pemilik Rumah Dengan Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Kabupaten Sragen. Naskah Publikasi FIK, Universitas Muhammadiya Surakarta.

Budiman, C. Pengantar Kesehatan Lingkungan, Jakarta: (2007)Otaya LG., 2012. Pengetahuan, Sikap Dan Tindakan Masyarakat Terhadap Penggunaan Jamban Keluarga. Jurnal KESMAS, 1(2);20-29.

Okullo, J.O., W.N. Moturi, and G.M. Ogendi. Open Defecation and Its Effects on the Bacteriological Quality of Drinking Water Source in Isiolo County, Kenya. Environmental Health Insights. (2017); 11:1-8.

Brunner dan Suddart. 2011. Buku Ajar Keperawatan Bedah. Volume 2. EGC. Jakarta: (2011).

Kementrian Kesehatan. Riset Kesehatan Dasar 2013. Jakarta: 2013.

Dwiana, A., dan Lucky H. Determinan Perilaku Buang Air Besar Pada Masyarakat Pesisir di Kabupaten Buton Selatan. Berita Kedokteran Masyarakat, (2017) 33(6): 273-276

Dinkes Aceh Jaya. 2016. Profil Kesehatan. Aceh Jaya.

Notoatmodjo, S., 2011. Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni, Rineka Cipta, Jakarta.

Widowati, N.N., Giat P., dan Sri D. Hubungan Karakteristik Pemilik Rumah dengan Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Wilayah Kerja Puskesmas Sambungmacan II Kabupaten Sragen. Artikel Penelitian. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta: (2015).

Wijayanti, A.K., Laksmono W. Dan Zahroh S. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Buang Air Besar di Jamban di Desa Gunungsari Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), (2016) 4(1):450-460.

Mumbi, T.L. and Cholo W. An Assessment of Open Defecation Among Residents of Thika East Sub- County, Kiambu County, Kenya. Int. J Mudicine Research. (2017); 2(3): 09-20

Arito. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan Jamban Umum Bagi Rumah Tangga Yang Belum Mempunyai Jamban Pribadi. FKM USU, Medan: (2011)

Yulda, A., Nur A.F., dan Feranita U. Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal Terhadap Perilaku Buang Air Besar di Jamban Pasca Pemicuan di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Batu. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat. (2017); 8(2):109-116.

Panda, P.S., Aditi C., and Gopal P.S.

Prevalence of Open Air Defecation and

Awareness and Practices of Sanitary Latrine Usage in a Rural Village of Raipur District. Int. J Community Med Public Health (2017); 4(9): 3279-3282.

Depkes RI. 2008. Strategi Nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat, Departemen Kesehatan RI, Jakarta.

Dya C.M.S.P, Lilis S. 2009. Hubungan Antara Kepemilikan Jamban Dengan Kejadian Diare Di Desa Karangagung Kecamatan Palang Kabupaten Tuban. Departemen Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga.

Kurniawati, L.D., dan Rudatin W. Faktor-faktor yang Berpengaruh Terhadap Perilaku Kepala Keluarga dalam Pemanfaatan Jamban di Pemukiman Kampung Tambak Lorok Semarang. Public Health Perspective Journal (2017); 2(1):72-79.

Spears D., Ghosh a., and Cumming o. Open Defecation and Childhood Stuntung in India: An Ecological Analysis of New Data from 112 Districts. PLOS ONE (2013); 8(9).