REKOMENDASI UPAYA PENINGKATAN MUTU PELAYANAN POLI KIA/KB BERDASARKAN METODE PLANNING MATRIX (Studi di Puskesmas Keputih Surabaya)
Main Article Content
Abstract
Salah satu fungsi Puskesmas adalah sebagai pusat untuk memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh, terpadu dan bermutu kepada masyarakat dalam rangka memelihara dan melindungi kesehatan masyarakat. Puskesmas Keputih merupakan penyedia pelayanan Poli KIA/KB sehingga diharapkan memiliki mutu pelayanan yang baik dan memenuhi kepentingan dan kepuasan konsumen. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan rancangan cross sectional dengan analisis deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 73 orang yang diambil secara accidental sampling. Variabel penelitian terdiri dari karakteristik individu, tingkat kepentingan dan kepuasan konsumen, serta planning matrix yang meliputi importance to customer, customer satisfaction performance, competitive satisfaction performance, goal, improvement ratio, sales point, raw weight, normalized raw weight. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan poli KIA/KB Puskesmas Keputih Surabaya dengan nilai Normalized Raw Weight sebesar 4,98 yang artinya belum memenuhi standar pelayanan yang baik sehingga pelaksanaan pelayanan tersebut perlu upaya perbaikan dan peningkatan pelayanan terutama pada aspek fisik dan sumberdaya manusia, dimana hal tersebut merupakan prioritas kebutuhan pasien. Terdapat 10 rekomendasi dari lima atribut pelayanan poli KIA/KB yang disusun berdasarkan hasil temuan penelitian. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah secara keseluruhan mutu pelayanan manajemen Poli KIA/KB Puskesmas Keputih Surabaya perlu ditingkatkan berdasarkan lima atribut yang telah.
Article Details
References
Ernawaty, Supriyanto.S, Setianto.D. 2004. Model Puskesmas Kota Berdasarkan Analisis Kebutuhan Dan Harapan Masyarakat (Kajian Di Puskesmas Kota Surabaya). Jurnal Administrasi Dan Kebijakan Kesehatan, 2(1): pp.26-36.
Andriani, A. (2017) ‘Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan Dengan Puskesmas Bukittinggi’, Endurance, 2(February), pp. 45–52.
Anshari, N. A. (2014) ‘Penerapan Konsep Qfd (Quality Function Deployment) Dalam Meningkatkan Kualitas Produk Sepeda Motor Yamaha Vixion 150cc’, (08660029).
Pohan. S. 2006. Jaminan Mutu Layanan Kesehatan. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran ECG.
Gasperz, V. 2011. Total Quality Management (TQM) Untuk Praktisi Bisnis dan Industri. Jakarta:PT. Percetakan Penebar Swadaya.
Donabedian, A. 1979. The Quality of Medical Care: A Concept In Search Of A Definition. J Fam. Pract, 9(2): pp.84-277.
Avrianti, Ika. (2016) Upaya Peningkatan Mutu Pelayanan Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Bhakti Rahayu Surabaya Berdasarkan Planning Matrix. Skripsi. Universitas Airlangga.
Kondobungin,S. 2013. Penyusunan Planning Matrix (Matriks Perencanaan) Untuk Peningkatan Mutu Pelayanan Laboratorium Klinis di Puskesmas Pacar Keling Surabaya. 2013. Skripsi. Surabaya. Universitas Airlangga.
Kumalasari.D. 2012. Analisis Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Kualitas Pelayanan Jasa di Pusat Layanan Kesehatan Universitas Airlangga Surabaya tahun 2012. Skripsi.
Brady, M.K., Cronin, J.J. 2001. Some New Thought of Conceptualizing Perceived Service Quality: A Hirearchical Approach. Journal of Marketing, 65(7):pp.34-39.
Depkes. R.I., 2004. Konsep Dasar Puskesmas. Jakarta:Ditjen Yankes
’Aini, Yulfita; Andari, E. (2016) ‘Analisis kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien berobat di puskesmas pembantu desa pasir utama’, Ilmiah Cano Ekonomos, 5(1), pp. 81–88.
Burhanuddin, N., Masyarakat, F. K. and Indonesia, U. M. (2016) ‘Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan Dengan Kepuasan Pasien Rsud Syekh Yusuf Gowa Relationship between Health Service Quality and Patients ’ Satisfaction of RSUD Syekh Yusuf Gowa’, 12(1), pp. 41–46.
Cohen, L. 1995. Quality Function Deployment: How to Make QFD Work for You, foreword by Don Clausing. Massachusetts: Addyson Wesley Publishing Company.
Gronroos, C. 1990. Service Management: A Management Focus For Service Competition. International Journal of Service Industry Management. 1(1):pp. 6-14.
Kuntoro, W. and Istiono, W. (2017) ‘Kepuasan Pasien Terhadap Kualitas Pelayanan di Tempat Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Puskesmas Kretek Bantul Yogyakarta’, Kesehatan Vokasional, 2(1).
Tamba. A. 2012. Analisis Equity Hak Pasien Atas Informasi Kesehatan di Poli Umum Puskesmas Pacarkeling Surabaya. Skripsi. (Sitasi 12 September 2018).
Widodo, H.S. (2006). Analisis Peningkatan Mutu Pelayanan dengan Metode Quality Function Deployment (QFD) di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam Darus Syifa Surabaya. Tesis. Surabaya. Universitas Airlangga.
Wijaya, Toni. 2011. Manajemen Kualitas Jasa: Desain Servqual, QFD, dan Kano Disertai Contoh Aplikasi dalam Kasus Penelitian. Jakarta: PT Indeks.
Yanuaria. M. 2012. Penyusunan Upaya Peningkatan Layanan Alternative Care Berdasarkan Voice of Customer di Puskesmas Pacarkeling Surabaya. Skripsi. (Sitasi 12 September 2018).