PENILAIAN UJI VALIDITAS INSTRUMEN SKRINING ANEMIA PADA SISWA MADRASAH ALIYAH ISLAMIC CENTER BAITURAHMAN BANYUWANGI

Main Article Content

Iswana Zahraa Hidayati
Erni Astutik
Halimah Firdaus
Gayatri Ayodiya

Abstract

Anemia adalah keadaan hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari nilai normal menurut umur dan jenis kelamin. Berdasarkan data Riskesdas tahun 2018 proporsi angka kejadian anemia pada usia 10-19 tahun sebesar 8,1%. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengendalikan kejadian anemia pada remaja yakni dengan mengembangkan dan mendukung aktivitas deteksi dini melalui instrumen skrining dengan validitas yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menilai validitas alat skrining anemia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan desain studi cross sectional. Sasaran skrining adalah sisiwi kelas X, XI, dan XII yang berjumlah 15 siswi dengan rentan umur 16-18 tahun. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-Desember 2018 di Madrasah Aliyah Islamic Center Baiturahman Banyuwangi. Alat skrining yang digunakan berupa kuesioner, sedangkan pemeriksaan anemia menggunakan alat mission Hb strip Hemoglobin sebagai metode baku emas. Hasil penelitian menunjukkan 5 (33,3%) responden mengalami anemia, sedangkan berdasarkan pemeriksaan Hb menggunakan mission Hb strip Hemoglobin ditemukan 1 (6,67%) responden. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa nilai sensivisitas, spesifisitas, nilai prediksi positif, dan nilai prediksi negatif adalah 100%, 71,4%, 20%, dan 100%. Nilai validitas yang diperoleh tinggi, namun instrumen yang dirancang belum dapat digunakan secara luas untuk kegiatan skrining sebagai alternative pencegahan anemia pada remaja karena masih ada beberapa kelemahan dalam pelaksanaan.

Article Details

Section
Articles

References

Adriani, Merryana., & Wirijatmadi,Bambang. 2016. Peranan Gizi dalam Siklus Kehidupan. Jakarta : Pramedia Group.

UNICEF. 2017. Theory of Change Paper, UNICEF Strategic Plan, 2018-2021 Realizing the rights of every child, especially the most disvantaged. https://www.unicef.org/about/execbo ard/files/2017-EB11- Theory_of_Change 2017 .07 .9- EN.pdf. [Diakses pada tanggal 13Oktober 2018].

World Health Organization. 2018. Adolescent health. http://www.who.int/topics/adolescent health/en/. [Diakse pada tanggal 13 Oktober 2018].

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. 2018. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2018.

Kirana, Dian Purwitaningtyas. 2011. Hubungan Asupan Zat Gizi dan Pola Menstruasi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di SMAN 2 Semarang : UNDIP

Depkes RI. 1999. Pedoman Pemberian Zat Bezi dan Sirup Besi bagi Petugas. Jakarta: Direktorat Bina Gizi

Depkes. 2016. Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur ( WUS). Jakarta : Direktorat Gizi Masyarakat. https://www.academia.edu/37154483/Buku_Pedoman_Pencegahan_dan_P enanggulangan_Anemia_Pada_Rema ja_Putri_dan_WUS [ Diakses pada tanggal 10 Juli 2019]

Masrizal. 2007. Anemia Defisiensi Besi. Padang: FKM UNAND [Online] jurnal.fkm.unand.ac.id/index.php/jk ma/article/ view/23/22. [Diakses pada tanggal 14 Oktober 2018].

Fikawati, dkk. 2004. Pengaruh Suplementasi Zat Besi Satu dan Dua Kali Perminggu terhadap Kadar Hemoglobin pada Siswi yang Menderita Anemia. Tanggerang: Universitas Indonesia. http://www.univmed.org /wpcontent /uploads/2011 /02/Sandra(1).p df

Stevani, Annisa. 2018. Memahami Siklus Menstruasi Mam. https://www.parentingclub.co.id

Kalsum dan Halim. 2016. Kebiasaan Sarapan Pagi Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Remaja di SMA Negeri 8 Muaro Jambi. Jambi: Universitas Jambi. https://online- journal.unja.ac.id/index.php/sains/art icle/view/2939/2185

Jaelani, dkk. 2017. Faktor Risiko Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri. Bengkulu: Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan

Syahrul, Fariani, dkk. 2016. Dasar Epidemiologi. Surabaya: FKM UNAIR

UNICEF. 2017. Laporan Baseline SDG Tentang Anak-Anak di Indonesia. https://www.unicef.org/indonesia/id/ SDG _ Baseline_report.pdf. [Diakses pada tanggal 12 Oktober 2018].

UNICEF. 2017. Theory of Change Paper, UNICEF Strategic Plan, 2018-2021 Realizing the rights of every child, especially the most disvantaged. https://www.unicef.org/about/execbo ard/files/2017-EB11- Theory_of_Change-2017. 07.19- EN.pdf. [Diakses pada tanggal 13 Oktober 2018].

World Health Organization. 2018. Adolescent health. http://www.who.int/topics/adolescent_health/en/. [Diakse pada tanggal 13 Oktober 2018].

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. 2018. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2018