Hubungan Pemberian MP-ASI dengan Status Gizi Anak Usia 6—24 Bulan: Sebuah Tinjauan Literatur
Main Article Content
Abstract
Gizi berperan penting dalam pertumbuhan anak, terutama pada dua tahun pertama kehidupan. Pada sekitar usia enam bulan, kebutuhan energi dan zat gizi bayi meningkat sehingga diperlukan pemberian makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) yang sesuai. Praktik pemberian MP-ASI yang tidak tepat dapat menyebabkan gangguan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara praktik pemberian MP-ASI dan status gizi anak usia 6–24 bulan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur terhadap 12 artikel nasional dan internasional yang diterbitkan antara tahun 2015 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang menerima MP-ASI secara tepat waktu, dengan frekuensi yang cukup, dan keragaman makanan yang baik memiliki risiko malnutrisi yang lebih rendah dibandingkan dengan anak yang menerima MP-ASI secara tidak tepat. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara praktik pemberian MP-ASI dan status gizi anak usia 6–24 bulan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Ahmad, A., Madanijah, S., Dwiriani, C. M., & Kolopaking, R. (2018). Complementary feeding practices and nutritional status of children 6-23 months old: Formative study in Aceh, Indonesia. Nutrition Research and Practice, 12(6), 512–520.
Babys, I. Y., Dewi, Y. L. R., & Rahardjo, S. S. (2022). Meta-Analysis the Effect of Complementary Feeding Practice on Stunting in Children Aged 6-59 Months. Journal of Maternal and Child Health, 4, 465–478.
Dewi, N. P. U. S., Surasmaji, L. I., Hidayati, D. S., & Wiatma, D. S. (2025). Peran Pemberian MPASI Dini, Pengetahuan Ibu, dan Personal Hygiene dengan Kejadian Diare Pada Anak Usia 3–60 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Narmada. MAHESA : Malahayati Health Student Journal, 5(7), 2850–2862.
Fergita, A. N., Kamsiah, Basyir, V., & Amir, A. (2025). Analysis of The Relationship Between Complementary Feeding Practice and Parenting Style with the Nutritional Status of Children Aged 6-24 Months. Jurnal Kebidanan, 15(2), 81–92.
Gunardi, H. (2021). Optimalisasi 1000 Hari Pertama Kehidupan: Nutrisi, Kasih Sayang, Stimulasi, dan Imunisasi Merupakan Langkah Awal Mewujudkan Generasi Penerus yang Unggul. EJournal Kedokteran Indonesia, 9(1), 1–6.
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Standar Antropometri Anak. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan RI. (2024). Petunjuk teknis: pemantauan praktik MP-ASI anak usia 6-23 bulan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan RI. (2025). Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 dalam Angka. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Khanifah, T., Dewanti, L. P., Sitoayu, L., & Nuzrina, R. (2023). Hubungan Perilaku Pemberian MP-ASI dan Kejadian Diare dengan Status Gizi Anak Usia 6-24 Bulan di RSIA PKU Muhammadiyah Cipondoh. Jurnal Gizi Dan Pangan Soedirman, 7(1), 62–76.
Koc, B. M., Karahan, T. O., Yuksel, E. A., & Garipoglu, G. (2025). Complementary feeding practices and nutritional status in infants living in Turkey: Iowa infant feeding attitude scale and complementary feeding index. Maternal and Child Nutrition, 21(1), 1–11.
Nuradhiani, A. (2023). Faktor Risiko Masalah Gizi Kurang pada Balita di Indonesia. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Dan Sosial, 1(2), 17–25.
Rahmadani, R. A., Wahyuni, R., Arda, D., Musrah, A. S., & Sabriana, R. (2023). Faktor Sosial Ekonomi dengan Status Gizi Balita. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(2), 445–451.
Rimandini, K. D., & Syafnil, L. (2022). Hubungan Pemberian MP-ASI dengan Status Gizi Bayi 6-24 Bulan pada Masa Pandemi Covid 19 di Klinik Moty Care Ciangsana Tahun 2021. 4(1), 32–39.
Saaka, M., Wemakor, A., Abizari, A. R., & Aryee, P. (2015). How well do WHO complementary feeding indicators relate to nutritional status of children aged 6-23 months in rural Northern Ghana? BMC Public Health, 15(1), 1–12.
Suci, L. N., Farizi, S. A., & Andriyanti. (2024). Pengaruh pola pemberian MPASI terhadap status gizi balita usia 7-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kesamben Kabupaten Blitar. Blantika: Multidisciplinary Journal, 2(8), 211–219.
Twabi, H. S., Manda, S. O. M., & Small, D. S. (2021). Evaluating the Effect of Appropriate Complementary Feeding Practices on Child Growth in Malawi Using Cross-Sectional Data: An Application of Propensity Score Matching. Frontiers in Nutrition, 8, 1–10.
Udoh, E. E., & Amodu, O. K. (2016). Complementary feeding practices among mothers and nutritional status of infants in Akpabuyo Area, Cross River State Nigeria. SpringerPlus, 5(1), 1–19.
UNICEF, World Health Organization, & International Bank for Reconstruction and Development/The World Bank. (2025). Levels and trends in child malnutrition: UNICEF / WHO / World Bank Joint Child Malnutrition Estimates. Key findings of the 2025 edition. World Health Organization.
WHO. (2023). WHO Guideline for complementary feeding of infants and young children 6–23 months of age. World Health Organization.
Widyawati, W., Febry, F., & Destriatania, S. (2016). Analisis Pemberian MP-ASI dengan Status Gizi pada Anak Usia 12-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Lesung Batu, Empat Lawang. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 7(2), 139–149.
Zogara, A. U., Loaloka, M. S., & Pantaleon, M. G. (2021). Faktor Ibu dan Waktu Pemberian MPASI Berhubungan dengan Status Gizi Balita di Kabupaten Kupang. Journal of Nutrition College, 10(1), 55–61.