Makna Pengalaman Emosional Konselor Adiksi saat Mendampingi Klien yang Kambuh: Sebuah Studi Fenomenologis

Main Article Content

Go Elisabeth

Abstract

Relapse atau kambuh merupakan fenomena yang umum dalam proses pemulihan adiksi dan sering kali dipahami sebagai tantangan utama bagi klien. Namun, pengalaman emosional konselor adiksi sebagai pendamping profesional dalam menghadapi relapse klien masih relatif kurang mendapat perhatian dalam kajian ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna pengalaman emosional konselor adiksi saat mendampingi klien yang mengalami relapse. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis interpretatif melalui Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Partisipan penelitian terdiri dari dua konselor adiksi yang bertugas di Klinik Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur dan memiliki pengalaman mendampingi klien yang mengalami kambuh. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis secara idiografis serta interpretatif untuk menggali pemaknaan subjektif konselor terhadap pengalaman emosional mereka. Hasil analisis mengungkap empat tema utama, yaitu ketegangan emosional antara harapan dan kekecewaan, tanggung jawab moral dan pergulatan identitas profesional, keterlibatan empatik dan luka reflektif dalam relasi terapeutik, serta pemaknaan ulang relapse sebagai bagian dari proses kemanusiaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengalaman emosional konselor adiksi bersifat kompleks, relasional, dan eksistensial. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan emosional, supervisi reflektif, dan ruang pemaknaan profesional bagi konselor adiksi guna menjaga kesejahteraan psikologis dan keberlanjutan praktik konseling.

Article Details

How to Cite
Go Elisabeth. (2026). Makna Pengalaman Emosional Konselor Adiksi saat Mendampingi Klien yang Kambuh: Sebuah Studi Fenomenologis. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, 3(1), 1402–1410. https://doi.org/10.32672/mister.v3i1.4076
Section
Articles

References

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.

Davidsen, A. S. (2013). Phenomenological approaches in psychology and health sciences. Qualitative Research in Psychology, 10(3), 318–339.

https://doi.org/10.1080/14780887.2013.801634

Finlay, L. (2011). Phenomenology for therapists: Researching the lived world. Wiley-Blackwell.

Heidegger, M. (1962). Being and time (J. Macquarrie & E. Robinson, Trans.). Harper & Row. (Original work published 1927)

Knight, D. K., Becan, J. E., & Flynn, P. M. (2020). Organizational stress, burnout, and turnover intention among substance use disorder counselors. Journal of Substance Abuse Treatment, 113, 108–117.

https://doi.org/10.1016/j.jsat.2020.108117

McKay, J. R., & Weiss, R. V. (2019). Continuing care for substance use disorders: Recent advances and future directions. Current Psychiatry Reports, 21(12), Article 114.https://doi.org/10.1007/s11920-019-1100-2

Merleau-Ponty, M. (2005). Phenomenology of perception. Routledge. (Original work published 1945)

Ricoeur, P. (1976). Interpretation theory: Discourse and the surplus of meaning. Texas Christian University Press.

Smith, J. A., Flowers, P., & Larkin, M. (2009). Interpretative phenomenological analysis: Theory, method and research. Sage Publications.

van Manen, M. (1990). Researching lived experience: Human science for an action sensitive pedagogy. State University of New York Press.

Wells, E. A., Donovan, D. M., & Lewis, M. (2019). Relapse, recovery, and therapist emotional responses. Journal of Substance Abuse Treatment, 104, 45–52.

https://doi.org/10.1016/j.jsat.2019.06.002