Tingkat Pemahaman Remaja terhadap Pembentukan Identitas Berdasarkan Tahap Perkembangan Psikososial Eric Erikson
Main Article Content
Abstract
Masa remaja merupakan masa dimana remaja memiliki ciri khas tersendiri yaitu keingintahuan yang sangat besar, mencari tantangan-tantangan baru serta berani menerima resiko yang akan diterima tanpa pertimbangan yang matang terlebih dahulu. Sehingga dampak yang sering terjadi pada remaja yaitu kebingungan tentang jati diri dan kurangnya dalam pengambilan keputusan dikarenakan kurangnya kematangan dalam diri remaja seperti kematangan dalam aspek fisik, psikis, sosial, bahkan emosi yang dapat menimbulkan kebingungan itu sendiri kepada remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mendeskripsikan dan menganalisis secara keseluruhan tingkat pemahaman remaja terhadap pembentukan identitas berdasarkan tahap perkembangan psikososial erik erikson. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Yang bertujuan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan karakteristik suatu populasi atau fenomena secara sistematis menggunakan data numerik atau angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja memiliki tingkat pemahaman rendah sebesar 65,9%, sedangkan 34,1% berada pada kategori sedang dan tidak ada responden yang memiliki pemahaman tinggi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemahaman remaja mengenai pembentukan identitas masih tergolong rendah Sehingga diperlukan dukungan edukatif dan pendampingan yang memadai agar remaja dapat memahami dan mengembangkan identitas diri dengan lebih optimal.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Anggraeni, A. (2021). Pembentukan Identitas Diri pada Remaja yang Diadopsi. Acta Psychologia, 1(2), 124–133. https://doi.org/10.21831/ap.v1i2.43149
Simamora, S. C., Bima, Saputri, Y., & Purba, C. (2025). Perkembangan kepribadian pada remaja: Membangun identitas. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 2(3), 251–259.
Theressia, S. A., & Marheni, A. (2025). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Masalah Remaja dalam Pencapaian Status Identitas. Jurnal Riset Kesehatan Modern, 7(2), 1–15.
Pandiangan, F. N., Gultom, R., But arbutar, A. P., Lafau, D. F., Sembiring, A. E., & Siregar, E. F. (2025). Analisis Tahap Perkembangan Sosial-Emosional Remaja Putri Di Asrama Santa Teresia: Kajian Berdasarkan Teori Psikososial Erik Erikson. Lapak Jurnal.
Sitepu, Y. S. U., Astri, M. A. P. D., & Purnamawati, D. (2024, August). Gambaran Deteksi Dini Masalah Psikososial Anak menggunakan Pediatric Checklist Symptom-17 (PSC-17) pada Anak Usia 4-17 Tahun di Puskesmas Pasar Minggu. In Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (pp. 315-328).
Rindorindo, A., & Purwanti, M. (2025). Gambaran Status Identitas Remaja di Persekutuan Remaja Gereja" F". MANASA, 14(1), 1-16.
Rerung, A. E. (2023). Peran orang tua dalam menciptakan kepercayaan diri anak usia 18 tahun menggunakan teori psikososial Erik Erikson. Harati: Jurnal Pendidikan Kristen, 3(1), 45-60.
Muhlisin, A. N., & Sa’diyah, E. H. (2025). Self-Adjustment And Academic Hardiness In Students At Islamic Boarding School (Through Erik Erikson's Psychosocial Approach). Empatia: Jurnal Psikologi, 2(1), 1-11.
Humaniora, F., Psikologi, P. S., Pembangunan, U., & Belakang, A. L. (2022). Hingga Dewasa menurut Pandangan Erik Erikson Ratu Fajrina Julieta ( 2021031035 ) Abstrak B . Identifikasi & Batasan Masalah. 2021031035.
Simangunsong, N. (2020). Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Terhadap Peningkatan Kemandirian Dan Hubungan Interpersonal Siswa Di SMP N 5 Percut Sei Tuan (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara).
Deona, S. (2021). Permainan Tradisional Dalam Rangka Menstimulus Perkembangan Sosio Emosional Anak Selama Masa Pandemi Covid-19. Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 5(2), 47-55.
Sobh, Z. M. (2020). Identity among adolescent Arab-Americans in Dearborn, Michigan: An Eriksonian perspective. University of Michigan-Dearborn.
Inayah, M. N., Yusuf, A., & Umam, K. (2021). Krisis Identitas dalam Perkembangan Psikososial Pelaku Klitih di Yogyakarta Identity Crisis in the Psychosocial Development of Klitih Actors in Yogyakarta. Jurnal PKS, 20(3), 245–256.
Nadiah, S., Nadhirah, N. A., & Fahriza, I. (2021). Hubungan faktor perkembangan psikososial dengan identitas vokasional pada remaja akhir. Quanta, 5(1), 21–29.
Jannah, M., & Satwika, Y. W. (2022). Pengalaman Krisis Identitas Pada Remaja Yang Mendapatkan Kekerasan Dari Orangtuanya. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 8(2), 51–59.
Manurung, E. S. D., Salsabila, F. I., Wirawan, P. T. P., Anggraini, N. D., Glorino, M., & Pandin, R. (2022). Identity crisis as a threat among Indonesian young generations.Populasi, 30(1), 1–9.