Harmonisasi Elemen Tradisional dan Kontemporer dalam Desain Restoran Saudah Lestari Rasa, Yogyakarta
Main Article Content
Abstract
Filosofi yang tertanam dalam setiap bagian dan fungsi bangunan Joglo memiliki nilai historis yang tinggi. Namun, di era modern ini, kita menyaksikan peruba han drastis dalam lanskap arsitektur di seluruh dunia. Gaya arsitektur tradisional semakin banyak hilang dan tergantikan oleh desain dan konstruksi yang lebih modern. Oleh karena itu, upaya pelestariannya merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga keberagaman budaya dan memperkuat rasa kebanggaan komunitas. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan wawancara secara online/daring untuk menggali lebih dalam mengenai konsep desain Restoran Saudah Lestari Rasa yang berlokasi di Yogyakarta. Dalam perbincangan dengan arsiteknya, terungkap sebuah visi yang menarik di balik desain Restoran Lestari Rasa yaitu menghadirkan sebuah ruang makan yang modern namun tetap menghormati warisan budaya Jawa, khususnya arsitektur joglo yang begitu khas. Lingkungan sekitar restoran yang didominasi oleh bangunan joglo menjadi tantangan sekaligus inspirasi bagi tim desain. Mereka ingin menciptakan sebuah bangunan yang berbeda namun tetap sejalan dengan semangat tradisional. Hasilnya adalah sebuah harmonisasi yang unik antara elemen-elemen kontemporer dan sentuhan-sentuhan klasik.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Andrianto, F. (2025). The Philosophy of the Joglo House. Jurnal Arsitektur Zonasi, 8(1), 169–178. https://doi.org/10.17509/jaz.v8i1.77835
Azmi, A. U., Rohmadhoni, I. D., Syaebani, A. S., Frediansyah, M. A., Abdullah, A., & Nursyahada, A. A. (2024). IDENTIFIKASI PENGGUNAAN ARSITEKTUR JOGLO PADA STUDI KASUS RESTORAN KAYU MANIS LAMONGAN. 01(01).
Dewata, S. A., Ischak, M., & Saladin, A. (2023). PENERAPAN TATA RUANG DAN ORNAMEN RUMAH JOGLO YOGYAKARTA PADA TAMAN BUDAYA SLEMAN DENGAN PENDEKATAN NEO-VERNAKULAR. 01(02), 241–249.
Dharma, W. N., Murti, F., & Tohar, I. (2025). Kajian Arsitektur Neo Vernakular pada Bangunan di Taman Krida Budaya Kota Malang. 9.
Haryotedjo, T. (2024). Pemaknaan Ruang Dalam pada Arsitektur Vernakular Jawa di Indonesia. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 10(4), 1175. https://doi.org/10.32884/ideas.v10i4.1482
Maulana, M. A., & Tohar, I. (2023). PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR PADA PERENCANAAN REVITALISASI PASAR TRADISIONAL PEGIRIAN KOTA SURABAYA. Jurnal Ilmiah Arsitektur, 13(2), 208–218. https://doi.org/10.32699/jiars.v13i2.5909
Naufalamas, R., & Prayogi, L. (2021). KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR HIBRID (TRADISIONAL DAN FUTURISTIK); Studi Kasus: Gedung Rektorat Universitas Muhamadiyah Surakarta, Indonesia. 14(2). https://doi.org/10.24002/jars.v14i2.5069
P. Prihatmaji, Y. (2007). PERILAKU RUMAH TRADISIONAL JAWA “JOGLO” TERHADAP GEMPA. DIMENSI (Journal of Architecture and Built Environment), 35(1), 1–12. https://doi.org/10.9744/dimensi.35.1.1-12
Ramdhani, M. R. & Anisa. (2022). Kajian Arsitektur Neo-Vernakular pada Agrowisata Studi Kasus: Gunung Mas Agrowisata. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 11(4), 171–179. https://doi.org/10.32315/jlbi.v11i4.39
Susilo, G. A. (2014). MODEl RAGAM HIAS JOGlO PONOROGO (Aesthetic Decorative Models of Joglo Ponorogo). JURNAL TESA ARSITEKTUR, XII, 1.
Syifa’urrosyid, B. (2024). Rumah joglo sebagai identitas visual arsitektur tradisional. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 2(11), 1–8.
Tranggono, Sugiharti, L., Shanzani, H. A., Ahmad, R. A., Pujiantoro, A. E., & Hanifah, S. N. R. (2023). Pengaplikasian Arsitektur Tradisional Terhadap Arsitektur Modern.
Widayati, E., Rakhmawati, N., & Pratama, D. (2019). The Architectural Structure of Joglo House as the Manifestation of Javanese Local Wisdom. https://doi.org/10.4108/eai.8-12-2018.2283855