Parental Stress Pada Ibu Anak Berkebutuhan Khusus Ditinjau Dari Efikasi Diri
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dan parental stress pada ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif korelasional dengan subjek sebanyak 34 ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus dan terdaftar pada SLB, lembaga inklusif, atau pusat terapi di Kabupaten Kudus. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan kriteria inklusi tertentu. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner online menggunakan Parental Stress Scale (PSS) dan General Self-Efficacy Scale (GSES) yang masing-masing memiliki reliabilitas 0,828 dan 0,90. Analisis data dilakukan dengan uji asumsi dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri berhubungan negatif signifikan dengan parental stress (r = –0,951; p < 0,001), yang berarti semakin tinggi efikasi diri ibu, semakin rendah tingkat stres pengasuhan yang dialami. Temuan ini menegaskan bahwa efikasi diri merupakan faktor internal penting yang berperan sebagai pelindung psikologis bagi ibu dalam menghadapi tuntutan pengasuhan anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian mengenai faktor-faktor psikologis yang memengaruhi stres pengasuhan, dan merekomendasikan perlunya intervensi yang berfokus pada peningkatan efikasi diri ibu untuk menurunkan parental stress.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Aktu, Y. (2024). The role of parenting stress on parenting self-efficacy and parental burnout among Turkish parents: a moderated mediation model. BMC psychology, 12(1), 475.
Asiyadi, I. P., & Jannah, M. (2021). Hubungan antara parenting stress dengan parenting self-efficacy pada ibu yang memiliki anak disabilitas intelektual. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 8(5), 122-132.
Chen, Y., Cheng, T., & Lv, F. (2022). Sense of parenting efficacy, perceived family interactions, and parenting stress among mothers of children with autistic spectrum disorders. Frontiers in psychology, 13, 878158.
Faradina, N. (2016). Penerimaan diri pada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus (Vol. 4, Issue 1).
Intan Putri Asiyadi, & Miftakhul Jannah. (2021). Hubungan antara parenting stress dengan parenting self-efficacy pada ibu yang memiliki anak disabilitas intelektual Intan Putri Asiyadi Miftakhul Jannah.
Miranda, D. (2013). Strategi Coping Dan Kelelahan Emosional (Emotional Exhaustion) Pada Ibu Yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus. 1(2), 64–71.
Novrianto, R., Marettih, A. K. E., & Wahyudi, H. (2019). Validitas Konstruk Instrumen General Self Efficacy Scale Versi Indonesia. Jurnal Psikologi, 15(1), 1. https://doi.org/10.24014/jp.v15i1.6943 Ratri Desiningrum, D. (2016). Psikologi anak berkebutuhan khusus.
Sugiana, S., Sasmiati, S., & Yulistia, A. (2020). Relationship between parenting self efficacy and parenting stress on parents to support early children playing at home. Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies, 9(2), 124-129.
Tourniawan, I., Rahayu Utami Rahman, P., Putrie Dimala, C., Psikologi, F., & Buana Perjuangan Karangan, U. (n.d.). Parental Stress Pada Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus Ditinjau Dari Efikasi Diri Melalui Dukungan Sosial Sebagai Mediator. 4(3), 218–229. https://doi.org/10.51849/j-p3k.v4i3.211