Tantangan dan Keuntungan Belajar Bahasa Jerman bagi Penutur Bahasa Indonesia

Main Article Content

Danis Ladies
Natasya Angel
Ezra Damanik
Nurul Azizah

Abstract

This study aims to analyze the challenges and advantages of learning German for Indonesian speakers. Some of the main challenges include differences in grammatical structure, case system (Nominative, Accusative, Dative, and Genitive), complex verb conjugation, and pronunciation that differs from Indonesian. On the other hand, there are several benefits to learning German, such as wide educational opportunities in Germany, better career prospects, and access to rich German culture and literature. With effective learning methods, such as the use of technology, active speaking practice, and understanding language patterns, challenges in learning German can be minimized. The results of the study show significant challenges related to differences in phonological systems, grammar, and vocabulary.

Article Details

How to Cite
Ladies, D., Angel, N., Damanik, E., & Azizah, N. (2025). Tantangan dan Keuntungan Belajar Bahasa Jerman bagi Penutur Bahasa Indonesia. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, 2(2), 3577–3583. https://doi.org/10.32672/mister.v2i2.3210
Section
Articles
Author Biographies

Danis Ladies, Universitas Negeri Medan

Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan, Kota Medan, Indonesia

Natasya Angel, Universitas Negeri Medan

Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan, Kota Medan, Indonesia

Ezra Damanik, Universitas Negeri Medan

Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan, Kota Medan, Indonesia

Nurul Azizah, Universitas Negeri Medan

Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan, Kota Medan, Indonesia

References

Jahrani, M. A., & A. S. (2023, Desember). Perbedaan fonologi bahasa Indonesia dan bahasa Jerman. Publikasi Para Ahli Bahasa dan Sastra Inggris, 1, 10-27.

Rijal, S., & Fatimah, S. (2019). Metode pembelajaran bahasa asing (Jerman) dan sekelumit perkembangannya. Eralingua: Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra, 3(1).

Setiawan, A. (2019). Kesulitan mahasiswa Indonesia dalam mempelajari struktur gramatikal bahasa Jerman. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 18(2), 145-163.

Supardi, S. (2021). Pengaruh penguasaan bahasa Inggris terhadap kemampuan belajar bahasa Jerman di kalangan mahasiswa Indonesia. Jurnal Ilmu Pendidikan, 24(3), 211-227.

Syahputri, A. W. (2022). Interferensi kesalahan pengucapan fonem bahasa Indonesia terhadap pengucapan fonem bahasa Jerman yang dilafalkan oleh siswa kelas XII bahasa di SMA Negeri 1 Tarik, Sidoarjo. Jurnal ..., 38-49. (Judul jurnal perlu dilengkapi)

Tamaela, I. C., Wenno, E. C., & Soumokil, P. (2022). Persepsi peserta didik tentang pentingnya belajar bahasa Jerman di era globalisasi. Jurnal German für Gesellschaft (J-Gefüge, 1)(1).

Wulandari, D. (2020). Interferensi sintaksis bahasa Indonesia dalam pembelajaran bahasa Jerman. Jurnal Linguistik dan Sastra, 15(1), 56-71.