Studi Perbandingan Kebijakan Manajemen Bencana di Negara Negara ASEAN
Main Article Content
Abstract
Studi ini bertujuan untuk membandingkan kebijakan manajemen bencana di negara-negara ASEAN Melalui analisis komparatif terhadap kerangka hukum, lembaga, dan praktik di lapangan, penelitian ini mengungkap keragaman pendekatan yang diterapkan oleh masing-masing negara dalam menghadapi risiko bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat kesamaan dalam prinsip-prinsip dasar manajemen bencana, terdapat perbedaan signifikan dalam hal penekanan pada tahap mitigasi, kesiapsiagaan, dan respons darurat. Studi ini menyoroti pentingnya mempertimbangkan konteks lokal dan kapasitas institusional dalam merumuskan kebijakan yang efektif.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Fatmawati, S., & Syahbana, J. A. (2015). Penerapan Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan di Lingkungan Kampus (Studi Perbandingan Antara Kampus Tembalang Universitas Diponegoro dan Kampus Tertre Universitas Nantes). Jurnal Pembangunan Wilayah & Kota, 11(4), 484. https://doi.org/10.14710/pwk.v11i4.17599
JASMINE, K. (2014). 済無No Title No Title No Title. Penambahan Natrium Benzoat Dan Kalium Sorbat (Antiinversi) Dan Kecepatan Pengadukan Sebagai Upaya Penghambatan Reaksi Inversi Pada Nira Tebu, 18(02), 133–150.
Kadun MT, A. D. N. (2023). Perbandingan Komunikasi Bencana Media Sosial Pemerintah Dan Masyarakat. Musamus Journal of Public Administration, 5(2), 328–339. https://doi.org/10.35724/mjpa.v5i2.5051
Kindangen, I. N., Lasut, R., & Karisoh, F. J. M. M. (2021). Peran Lembaga Internasional Dan Lembaga Asing Nonpemerintah Menurut Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana. Lex Privatum, IX(13), 184–194.
Kurniasih, E. P. (2020). Perkembangan investasi asing di negara ASEAN. In Seminar Akademik Tahunan Ilmu Ekonomi Dan Studi Pembangunan. 362–370.
Shalih, O., & Nugroho, R. (2021). Reformulasi Kebijakan Penanggulangan Bencana di Indonesia. Cakrawala, 15(2), 124–138. https://doi.org/10.32781/cakrawala.v15i2.379