Penaklukan Sunda Kelapa 1527: Peran Fatahillah Melawan Portugis

Main Article Content

Usman Supendi
Via Nurhasanah

Abstract

Penelitian ini membahas penaklukan Sunda Kelapa pada tahun 1527 oleh Pangeran Jayakarta, peristiwa bersejarah ini sebagai perlawanan terhadap pengaruh Portugis di pelabuhan Sunda Kelapa. Penelitian ini juga membahas pengaruh penaklukan terhadap perkembangan Islam di wilayah Jawa Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami latar belakang, proses, dan dampak dari penaklukan Sunda Kelapa, khususnya dalam konteks pertumbuhan Jayakarta sebagai wilayah strategis dalam perkembangan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah, yang meliputi empat tahapan utama: heuristik (pengumpulan sumber primer dan sekunder), Kritik (Verifikasi sumber), interpretasi, dan historiografi (penulisan sejarah). Pengumpulan sumber-sumber tertulis seperti buku dan sumber internet seperti jurnal-jurnal yang relevan. Teori yang digunakan sebagai pisau analisis adalah teori Islamisasi yang dikembagkna oleh M.C. Ricklefs bahwa Islam masuk ke Jawa dan berkembang melalui perdagangan, hubungan politik, dan akulturasi dengan budaya lokal. Penelitian menemukan bahwa Pangeran Jayakarta memainkan peran dalam memimpin penaklukan Sunda Kelapa, yang berlandaskan aliansi antara Kerajaan Cirebon dan Kerajaan Demak. Penaklukan ini berhasil mengusir Portugis dari Sunda Kelapa, mengubah nama wilayah tersebut menjadi Jayakarta, dan menjadikannya pusat penyebaran Islam di wilayah Jawa Barat. Dampaknya terlihat dalam transformasi politik, ekonomi dan budaya di kawasan tersebut, sekaligus memunculkan Jayakarta sebagai simbol perlawanan terhadap kolonialisme di Nusantara.

Article Details

How to Cite
Supendi, U., & Nurhasanah, V. (2024). Penaklukan Sunda Kelapa 1527: Peran Fatahillah Melawan Portugis. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, 2(1b), 1556–1567. https://doi.org/10.32672/mister.v2i1b.2719
Section
Articles
Author Biographies

Usman Supendi, Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati

Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati

Via Nurhasanah, Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati

Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati

References

Lubis, Nina H Dkk. Sejarah Banten: Membangun Tradisi dan Peradaban. (Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Banten 2014)

-------- Sejarah Perkembangan Islam di Jawa Barat.

Ridwan, Iwan. Studi Kebantenan Dalam catatan Sejarah. (Banten : Media Edukasi Indonesia, 2021).

Reid, Anthony (1993), Southeast Asia in the Age of Commerce.

Tjandrasasmita, Uka. Banten: Sejarah dan Perkembangannya. (Jakarta: Balai Pustaka, 2009)

Ekajati, Edi S. (1988). Sejarah Cirebon: Pada Masa Kejayaan Kerajaan. Bandung: Pustaka Jaya.

Slametmuljana. (1976). Nagarakretagama dan Tafsir Sejarah Cirebon. Jakarta: Bhratara.

Zuhdi, Susanto. (2019). Perkembangan Islam di Pesisir Utara Jawa. Jakarta: Balai Pustaka.

Poesponegoro, Marwati Djoened & Nugroho Notosusanto (ed.). 2011. Sejarah Nasional Indonesia III: Zaman Pertumbuhan Dan Perkembangan Kerajaan-Kerajaan Islam Di Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Supendi, Usman. (2024). Dampak Islamisasi Kerajaan Pajajaran: Sistim Pendidikan dan Nilai-Nilai Sosial dalam Kehidupan Masyarakat Sunda. https://attractivejournal.com/index.php/aj/article/view/1037

Asmar, T. (1975). Sejarah Jawa Barat dari Masa Pra-Sejarah hingga Masa Penyebaran Agama Islam. Proyek Penunjang Peningkatan Kebudayaan Nasional Provinsi Jawa Barat.

Wawan, Hernawan. (2011). Perkembangan Islam di Jawa Barat. Bandung: Yayasan Masyarakat sejarawan Indonesia.

Sulasman. (2018). Islamisasi di Tatar Sunda Era Kerajaan Sukapura. Jakarta: Puslitbang Lektur.

Suryana, Effendy. (2018). Kapita Selekta Siliwangi dan Bela Negara.Bandung: Cakra.

Sulyana. (2006). Siliwangi Adalah Jawa Barat, Jawa Barat Adalah Siliwangi. Bandung, Badan Pembina Citra Siliwangi.

Subiantoro, Untung. (2004). Kiprah Siliwangi dari Masa ke Masa. Bandung, Kodam III Siliwangi Jawa Barat.

Most read articles by the same author(s)