Kontribusi Kecerdasan Intelektual Dengan Hasil Belajar PJOK pada Siswa SMA Negeri 16 Banda Aceh
Main Article Content
Abstract
Berdasarkan studi pendahuluan yang sudah penulis jelaskan secara rinci di atas tentang keadaan atau fenomena Siswa SMA Negeri 16 Banda Aceh yang berhubungan dengan tingkat kecerdasan intelektual yang berbeda-beda dalam mengikuti pelajaran PJOK. Maka peneliti tertarik untuk membuat sebuah penelitian dengan judul : “Kontribusi Kecerdasan Intelektual Dengan Hasil Belajar PJOK pada Siswa SMA Negeri 16 Banda Aceh”. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Apakah terdapat kontribusi kecerdasan intelektual terhadap hasil belajar PJOK pada Siswa SMA Negeri 16 Banda Aceh. Adapun tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Untuk mengetahui konstribusi kecerdasan intelektual terhadap hasil belajar PJOK Siswa SMA Negeri 16 Banda Aceh. dapat dirumuskan hipotesis adalah: Terdapat kontribusi kecerdasan intelektual dengan hasil belajar PJOK Pada Siswa SMA Negeri 16 Banda Aceh. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian korelasi. Maka yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah berjumlah 46 orang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket kecerdasan intelektual dan hasil rapot siswa. Teknik analisis data menggunakan rumus statistik. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan oleh penulis mengenai Kontribusi Kecerdasan Intelektual dengan Hasil belajar Pendidikan Jasmani Murid SMA Negeri 16 Banda Aceh, maka penulis akan mengemukakan beberapa kesimpulan sebagai berikut: Keoefisien korelasi Kecerdasan Intelektual dengan Hasil belajar Pendidikan Jasmani Murid SMA Negeri 16 Banda Aceh sebesar 0,58, dengan tingkat korelasi yang sedang. Untuk taraf kepercayaan α = 0,05 dan n = 46, dengan rhitung=0,58 dan rtabel = 0,246. Hal ini dapat disimpulkan bahwa rhitung>rtabel (0,58>0.246), kontribusi sebesar 33,64%, artinya kecerdasan intelektual memberikan kotribusi yang rendah dengan hasil belajar pendidkan jasmani Murid SMA Negeri 16 Banda Aceh. Dengan kecerdasan intelektual yang rendah siswa kurang memahami teori-teori yang di ajarkan guru penjas di sekolah.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.